Orang Ketiga Itu Sahabatku

Orang Ketiga Itu Sahabatku
Bab 207 Sangat takut sekali


__ADS_3

Dimas pulang ke rumah dengan istrinya Gea, dia benar-benar asing dengan rumah ini. Dimas menatap sekitar Dimas benar-benar bingung ini di rumah siapa. Dimas juga tadi dipaksa oleh perempuan ini untuk pulang bersamanya.


Padahal Dimas ingin pulang bersama mamanya saja, karena Dimas benar-benar tidak mengingat perempuan ini meskipun mereka menghabiskan waktu seharian di rumah sakit tetap saja ingatan tentang perempuan ini yang bernama Gea itu tidak ada dalam kepalanya Dimas benar-benar bingung dengan semua ini.


Dimas juga melihat fotonya yang terpajang di dinding bersama perempuan ini, apakah Dimas mencintai perempuan yang ada di sampingnya ini. Dimas benar-benar merasa kalau Dimas tak mungkin mencintai perempuan selain Freya.


Karena dari dulu Dimas sangat tergila-gila dengan Freya kan lalu sekarang Dimas harus hidup dengan perempuan lain. Bagaimana ini apakah Dimas bisa melakukan hal itu.


"Lihat Dimas aku tidak berbohong kan padamu, kamu melihat foto kita berdua, banyak sekali kan foto kita yang dipajang di sini. Apalagi yang perlu aku buktikan sama kamu "


Dimas menatap Gea sekilas. Dimas hanya menganggukkan kepalanya. Dimas hanya tak ingin membuat perempuan yang ada di sampingnya ini sakit hati dan nanti menangis. Apalagi dia sedang mengandung, Dimas harus menjaga selalu perasaannya kan. Dimas tak boleh gegabah.


Dimas melihat satu persatu foto yang ada di sana yang dipajang di dinding itu. Dimas masih tidak percaya saja kalau bisa menikah dengan perempuan selain Freya. Dimas mendekati foto itu dan mengusapnya, tapi ini foto sepertinya sudah sangat lama sekali wajahnya saja begitu muda.


"Ini kita sedang di mana foto yang ini " tunjuk Dimas pada salah satu foto.


"Itu adalah saat kita sedang bulan madu, kita pergi bulan madu Dimas dan kamu mau berfoto berdua dengan aku. Itu terjadi 7 tahun yang lalu sangat lama sekali kan, bahkan wajah kita saja sekarang sudah sedikit berbeda. Apakah kamu sudah mengingat sedikit tentang aku Dimas "


Dimas tentu saja jujur dia langsung menggelengkan kepalanya. Dimas tidak mau sampai berbohong pada perempuan ini dengan berpura-pura ingat tentang semuanya, Dimas tidak mau memberi harapan palsu nanti kalau misalnya ditanya-tanya tentang hal yang tidak Dimas ingat bagaimana.

__ADS_1


"Bagaimana caranya agar aku bisa membuatmu ingat lagi padaku Dimas, akan sampai kapan kamu lupa dengan aku. Cara apa yang harus aku lakukan"


"Aku tidak tahu kamu benar-benar tidak ada dalam kepalaku. Aku benar-benar bingung dengan semua keadaan ini, kenapa aku bisa seperti ini dan aku juga masih menunggu jawaban kenapa kita bisa menikah. Apakah kamu tahu masalah apa yang terjadi antara aku dan Freya sampai-sampai aku bercerai dengannya"


"Masalahnya sangat panjang sekali Dimas, aku takut nanti kamu kaget mendengar semua ini. Aku takut nanti kamu tidak menerima kenyataan semua ini, aku benar-benar tidak sanggup untuk menceritakan semuanya"


"Tapi aku ingin tahu, agar aku bisa mengingat kamu juga. Bukannya kamu mau diingat olehku kan maka coba ceritakan sedikit bagaimana kita bisa menikah, kenapa kita bisa bersama seperti ini sedangkan dalam pikiranku dalam hatiku hanya ada Freya saja dan kenapa bisa Freya menikah dengan laki-laki yang bernama Amar itu, aku butuh penjelasan Freya benar-benar pergi meninggalkan aku"


Gea benar-benar sakit hati saat mendengar hal itu. Hatinya seperti ditusuk ribuan belati. Gea benar-benar tidak menyangka akan mendengar kata-kata ini dari suaminya. Kalau dia hanya memikirkan Freya sana.


Rasanya sakit sekali, tapi Gea harus tenang suaminya Dimas sedang hilang ingatan dia tidak mengingat tentang masa lalunya yang dulu, dia tidak boleh terbawa emosi atau memasukkannya ke dalam hati. Gea harus tenang menghadapi suaminya yang sedang hilang ingatan.


"Baiklah aku akan menceritakan semuanya. Tapi kamu jangan kaget dengan apa yang aku ceritakan nanti, aku tidak mau nanti kamu tiba-tiba pergi dari sini"


"Ya tentu aku tidak akan kaget. Coba ceritakan yang sesungguhnya kenapa aku sampai bisa menikah dengan kamu, aku benar-benar bingung dengan semua ini"


Gea segera menceritakan semuanya dari awal mereka bertemu, dari pertama dia tinggal di rumah mama Astuti. Lalu perselingkuhan mereka, pernikahan mereka bagaimana Dimas menyakiti Freya semuanya Gea ceritakan tidak ada yang Gea sembunyikan.


Pokoknya Gea semuanya jujur tidak ada yang disembunyikan seperti Mama Astuti waktu itu. Gea bahkan menceritakan bagaimana Dimas yang kasar pada Irsyad anaknya sendiri.

__ADS_1


Dimas tentu saja yang mendengar cerita itu langsung menggelengkan kepalanya, tidak percaya kalau dirinya pernah menyakiti Freya sedalam itu, pernah memukul Irsyad setega itu. Dimas benar-benar tidak percaya dirinya bisa seperti itu pada keluarganya, bahkan Mama Astuti sempat tidak menganggapnya sebagai anaknya.


"Apakah kamu sedang mengarang cerita Gea. Apakah kamu sedang membohongiku"


"Katanya kamu ingin mendengarkan semua cerita tentang kita berdua itulah pada kenyataannya, kita berdua itu berselingkuh dari Freya. Aku adalah sahabatnya Freya tapi aku telah menghianatinya, aku sudah menceritakan semuanya padamu Dimas tidak ada yang aku sembunyikan satupun semuanya sudah aku katakan padamu. Aku tidak mungkin berbohong aku tidak akan menyembunyikan sesuatu darimu aku masih ingin bersamamu aku menceritakan ini agar kamu ingat semuanya Dimas"


Dimas malah menggeleng-gelengkan kepalanya dengan cepat, Dimas tidak mau menerima akan hal ini ternyata dirinya yang menyakiti Freya, bukan Freya yang menyakitinya Dimas benar-benar tidak menyangka kalau kejutannya akan seperti ini.


Kalau dirinya lah pemeran utama yang telah menyakiti Freya dan juga Irsyad. Dimas lama di rumah sakit berfikir kalau Freya selingkuh dengan Amar lalu menikah dengannya, setelah itu dirinya menikahi perempuan yang bersamanya ini tapi ternyata semuanya terbalik.


"Kamu tidak boleh seperti ini Dimas. Ayo istirahat aku antar ke kamar"


Dimas masih tidak mau, dia langsung masuk ke dalam salah satu kamar dan menutup pintunya dengan kencang. Bahkan Dimas menguncinya dari dalam. Gea


yang khawatir terus saja mengetuk pintunya.


"Dimas jangan seperti ini buka pintunya, Dimas buka pintunya aku ingin bicara dengan kamu jangan seperti ini Dimas. Aku jadi khawatir Dimas ayo buka dulu pintunya Dimas aku ingin bicara dengan kamu "


Tapi Gea masih tidak mau membukanya Dimas malah berteriak di dalam kamar itu sendirian. Gea juga mendengar barang-barang yang sepertinya dihancurkan oleh Dimas, makin khawatir saja kan Gea ini, Gea takut Dimas melakukan sesuatu yang fatal nantinya.

__ADS_1


__ADS_2