Orang Ketiga Itu Sahabatku

Orang Ketiga Itu Sahabatku
Bab 45 Bisa melawan juga


__ADS_3

Freya juga yang tadi sudah menahan Gea tidak kuat, sampai-sampai tadi Freya juga didorong oleh Erik. Untung saja ada ibu-ibu yang menangkapnya "Nak lebih baik kamu jangan ikut campur tentang keluarga orang lain, sudah biarkan saja mereka sedang ada masalah dan kamu jangan tahan tahan mereka untuk pergi. Nanti kamu yang akan bermasalah. Sudah biarkan saja mereka jangan kamu ikut campur, nanti kamu yang akan menjadi korbannya "nasehat ibu-ibu yang menangkap Freya tadi.


Namanya juga Freya dia tidak peduli. Dia mendekati Erik lagi, Freya masih saja tak takut dengan Erik padahal sudah di dorong sangat keras sekali. Kalau saja tadi tak ditangkap oleh seorang ibu-ibu Freya bisa terluka"Aku akan menelpon polisi lihat saja aku akan menelpon polisi, aku akan melaporkan kamu. Dasar laki-laki tidak tahu diri aku akan membuat kamu mendekam dipenjara " ancam Freya.


"Silahkan saja aku tidak takut, aku tidak salah jadi aku tak akan pernah takut "


"Aku akan melakukannya. Di sini banyak saksi mata kalau kamu telah menyakiti Gea, kamu telah menamparnya kan tadi di sini banyak saksinya. Kamu tak akan bisa berbohong lagi "


Freya langsung mengeluarkan ponselnya menghubungi nomor polisi. Dia sedikit menjauh Freya benar-benar menghubungi polisi dan mengadukan hal ini semuanya Freya adukan. Erik yang melihat itu langsung melotot dan menarik tangan Gea secepatnya untuk pergi dari tempat ini.


Erik kira tadi hanya gertakan saja ternyata Freya benar-benar menelpon polisi. Dasar anak itu sudah terlalu dalam ikut campur dalam urusan keluarganya ini.


Freya yang baru saja selesai menelpon kembali berlari mengikuti dua orang itu, ke mana mereka pergi Freya tidak akan pernah melepaskan Gea sampai kapanpun Freya akan terus menyelamatkan temannya. Freya sudah berjuang sangat jauh masa dengan cepat dia melepaskan begitu saja, lalu perjuangannya akan sia-sia saja kalau begitu.


Gea dimasukkan ke dalam mobil dengan paksa "Diam dan jangan pernah membantah lagi kata-kataku. Menjadi lah anak baik jangan terus membantahku. Kamu selama ini diberi makan oleh ku bukan oleh Freya. Dia akan hanya menolongmu tapi aku selamanya akan terus memberimu makan kamu tidak bisa melakukan apa-apa Gea"


Erik langsung masuk ke dalam mobil, tapi baru saja dia akan menjalankan mobilnya sudah ada beberapa polisi yang menghadangnya dan juga Freya yang ada di belakang mereka.


Perempuan itu benar-benar nekat dan juga berani sekali Erik sangat geram sekali dengan tingkah Freya yang makin kemari makin menjadi-jadi saja. Seperti tidak takut saja padanya padahal sudah di kerasi, tapi tetap saja seperti itu.

__ADS_1


Erik menatap Gea dengan tatapan yang manis tidak ada kemarahan lagi "Jagan kemana-mana dan jangan pernah katakan apa-apa, kamu harus pulang denganku dan kamu harus ada di rumah kamu tidak akan pernah bisa lepas dariku. Sampai kamu bicara pada polisi maka kamu akan habis olehku. Kamu akan mati di tanganku jadi diam dan kunci mulutmu itu rapat-rapat Gea "


Erik keluar dari dalam mobil dan menghampiri polisi-polisi itu "Ada apa Pak saya ingin pulang kenapa tiba-tiba dihadang seperti ini. Kurasa aku tidak melanggar apapun dan mobilku juga suratnya lengkap"


"Apakah benar anda telah menampar seorang wanita, Ibu ini sudah melaporkannya pada kami" sambil melihat kearah Freya.


"Tidak, aku tidak melakukan itu untuk apa. Tidak ada gunanya juga kan aku kasar pada orang lain, aku sungguh tak melakukan itu jangan percaya dengannya. Pasti dia hanya mengada-ngada saja atau mungkin kalian salah orang"


"Hei jangan terus mengelak, kamu itu selalu saja membuat drama. Banyak saksi mata di sini orang yang ada di dalam semua tahu kalau kamu sudah menampar Gea. Jangan membuat aku makin marah ya"


Gea langsung turun, Gea selama di dalam mobil mengingat tentang penyiksaan yang dilakukan oleh ayahnya, pelecehan, dijual semuanya apa yang pernah terjadi padanya terngiang-ngiang dalam kepalanya. Gea tidak bisa diam saja.


Gea tidak akan membuat perjuangan Freya sia-sia saja Gea sekarang sudah bisa melawan ayahnya dan akan berani seperti Freya. Freya saja bisa berani kan kenapa dirinya tidak bisa. Dirinya akan melawan dan berbicara di hadapan polisi, tak akan menjadi perempuan lemah lagi.


"Nah ini anakku Pak, coba kamu tanya pada anakku apakah aku menamparnya, apakah aku menyakitinya tanya saja padanya. Aku sama sekali tidak menyakitinya aku benar-benar tidak melakukan itu coba kamu tanya padanya"


"Jelaskan anakku sayang pada mereka, aku sedang difitnah seperti ini ayo berkata lah yang jujur anakku"


Gea menatap Ayah tirinya terlebih dahulu, tatapan peringatan sudah diperlihatkan oleh ayahnya itu lalu Gea menatap Freya yang tersenyum padanya, menyemangatinya untuk bisa terbuka pada polisi untuk bisa mengatakan semuanya pada polisi.

__ADS_1


Dengan tekad yang besar Gea berbicara pada polisi, membicarakan semuanya tentang apa saja yang ayah tirinya ini lakukan "Benar Pak yang dikatakan oleh teman saya kalau dia ayah tiri saya sudah menampar saya di dalam dan banyak saksi mata juga. Lalu dia juga sudah melecehkan saya, sudah menjual saya sudah menyiksa saya. Pokoknya saya dihajar habis-habisan olehnya setiap hari saya tidak pernah bahagia hidup dengannya, saya menderita pak "


Erik yang mendengar itu sampai kaget sekali, kenapa Gea sampai seberani itu mengatakan hal semua ini sialan anak itu. Polisi langsung menodongkan pistol ke arah Erik mau tidak mau Erik langsung mengangkat tangannya.


"Ayo pak anda harus dibawa ke kantor polisi, jelaskan semuanya nanti disana "


Erik benar-benar langsung dibawa oleh polisi-polisi itu. Erik menatap Gea dengan kebencian yang begitu dalam lalu menata Freya juga, sama kebenciannya juga sangat besar pada Freya kalau saja Freya tidak datang dia tidak akan seberani itu.


Gea memeluk Freya dengan erat "Aku sekarang merasa tenang Freya, aku tenang tapi tapi apakah dia tidak akan melakukan apa-apa lagi apakah dia tidak akan datang lagi. Aku takut dia akan balas dendam pada keluargamu "


Freya melepaskan pelukannya dan mencengkram kedua bahu Gea "Semuanya akan baik-baik saja, kamu harus selalu berani seperti ini kamu jangan pernah kalah. Kamu harus mengungkapkan apa yang terjadi pada kamu. Aku akan terus mendukung kamu, aku akan selalu ada di samping kamu jadi kamu tidak perlu takut aku akan selalu bersama kamu. Ingat itu kata-kataku ya "


Gea mengganggukan kepalanya. Gea sangat terharu sekali dengan perjuangan temannya ini, dengan perjuangan Freya selama ini untuk membantunya, memang Gea tidak salah meminta bantuan.


Freya benar-benar menolongnya dengan sepenuh hati, menolongnya dengan segenap jiwanya bahkan tidak memperdulikan nyawanya. Dia sangat-sangat beruntung memiliki Freya.


Gea kembali memeluk Freya dengan erat, rasanya Gea sekarang bebas dia merasa hidupnya akan baik-baik saja, mulai sekarang hidupnya akan kembali bahagia dan lembaran baru itu akan segera dimulai.


Gea akan menghadapi hidupnya yang baru. Gea akan bisa menghirup udara segera. Ayah tirinya sudah ditangkap sekarang.

__ADS_1


__ADS_2