
"Kenapa kita pergi ke pengadilan Freya "
Dimas menatap sekitar dia juga menatap Freya yang hanya fokus pada satu titik dan tak mau menatap kearahnya. Dari pertama dirinya datang Freya tak mau melihatnya.
"Freya "
"Aku sudah sangat tidak mampu untuk hidup dengan kamu. Lebih baik akhiri saja "
"Apa kamu tidak kasihan dengan Irsyad, dia pasti akan sangat sedih sekali. Kamu jangan gegabah Freya mengambil keputusan seperti ini. Irsyad akan sangat kecewa dengan kamu, dia ingin keluarganya utuh "
"Kenapa menyalahkan ku, sebenarnya disini yang membuat masalah, membuat rumah tangga ini hancur, siapa sih "
"Iya aku tahu aku yang salah, tapi tolong beri aku kesempatan sekali lagi Freya aku akan memperbaiki semuanya, aku tak mau kita bercerai, aku mau kita masih sama-sama dan tak terpisahkan, aku tahu aku salah dan aku minta maaf "
Tiba-tiba datang seorang laki-laki dan mendekati Freya, Freya langsung mengenalkan laki-laki itu pada Dimas "Ini adalah pengacaraku Dimas, dia yang akan membantu kita untuk bercerai "
__ADS_1
Dimas hanya bisa membuang muka saja, Dimas tak mau melihatnya kalau tahu akan datang ke pengadilan Dimas tak akan mau, Dimas lebih baik menghindarinya saja.
Mereka berdua dibawa masuk kedalam sebuah ruangan dan disana ada seorang laki-laki juga. Dimas sudah sangat binggung bagaimana ini, bagaimana agar Freya tetap ada disampingnya dan tak kemana-mana.
Dimas tak mau Freya pergi dari hidupnya, Dimas tanpa Freya akan seperti apa, pasti akan sangat kacau sekali.
Pengacara Freya memberikan semua bukti-buktinya pada hakim. Freya hanya bisa diam dan air matanya tak terasa mengalir.
Dimas hanya bisa menatapnya saja, ingin mengusapnya takut malah Freya akan marah padanya. Dimas ingin menanyakan hal yang terus terngiang-giang di fikirannya.
"Tidak "
"Lalu kenapa kamu melakukan ini "
"Ini adalah hidupku, maka aku berhak melakukan apapun itu. Seperti dirimu "
__ADS_1
Lalu hakim bertanya pada mereka "Apa alasan kalian bercerai "
"Aku tidak akan pernah bisa sanggup hidup lagi dengannya. Semua yang terjadi akan terus terngiang-ngiang dan menyakiti diriku sendiri, aku tidak mau terus mengigat itu"
Tapi hakim malah memberikan waktu mereka 3 bulan untuk mencoba memperbaiki semua ini. Setelah berbincang sedikit mereka keluar dari dalam ruangan.
Freya mengusap air matanya, padahal Freya ingin cepat semua ini berakhir tapi ternyata sangat sulit sekali.
"Freya kita bisa membicarakan semuanya dengan baik-baik jangan seperti ini, Mama juga kalau mendengarnya pasti akan sangat marah sekali "
"Coba kamu ada diposisi ku Dimas. Jika aku selingkuh kamu pasti akan sangat marah padaku, mungkin saja kamu akan memukulku. Kita balikan saja bagaimana apa yang akan kamu lakukan hah"tanya Freya.
Dimas hanya bisa diam, kalau Freya yang berselingkuh tentu saja Dimas akan marah besar. Dimas entah akan melakukan apa pada Freya.
"Lihat tak bisa menjawab kan, jadi jangan terus salahkan aku dan meminta sesuatu yang tak pasti. Seharusnya kamu sadar kalau kamu ini salah, bukannya terus saja menanyakan orang-orang yang ada dirumah "
__ADS_1
"Saat kamu selingkuh apa kamu memikirkan tentang mereka Dimas? Tentu saja jawabannya tidak kamu hanya memikirkan egoku, hasratmu dan juga kebahagiaanmu saja tak memikirkan bagaimana istri, anak dan ibumu yang kamu sakiti "