
keluarga Dimas sedang sarapan tiba-tiba saja ponsel Dimas berdering, saat Freya akan melihatnya Dimas langsung menarik ponselnya itu dan mematikan teleponnya. Tak mau sampai Freya melihat siapa yang menelponnya.
"Kenapa dimatikan. Biasanya juga langsung kamu angkat siapa tahu itu dari pasien, jangan asal matikan Dimas kamu adalah seorang dokter mereka menelfon pasti ada alasannya "
Dimas mengusap rambut istrinya "Tidak masalah ini bukan orang penting. Ini hanya orang yang iseng saja sudah tidak usah dihiraukan, ayo lanjutkan makan mu itu "
Kembali ponsel Dimas berdering, Dimas lagi-lagi mematikannya lagi. Irsyad yang memang sudah tahu kelakuan ayahnya malah jadi kesal dan marah sekali. Irsyad membanting sendok dan garpunya lalu pergi begitu saja sambil membawa tas dan bekal yang mamanya siapkan.
Freya yang kaget dan bingung dengan tingkah anaknya segera mengejarnya, namun saat sudah sampai di luar rumah anaknya sudah pergi jauh. Freya masuk lagi ke dalam rumah dan duduk di samping suaminya lagi.
"Ada apa dengan Irsyad aku lihat dari kemarin dia sangat berbeda sekali. Aku khawatir dengan keadaannya, aku takut dia sedang menyembunyikan sesuatu. Mungkin dia bertengkar dengan temannya di sekolah. Sepertinya aku harus mendatangi sekolahnya"
Astuti juga yang memang merasakan itu langsung menjawab "Benar Mama juga merasakan kalau ada sesuatu yang salah dengan Irsyad, dia menjadi sangat pendiam sekali. Mama juga sangat khawatir dengan Irsyad biasanya dia tidak seperti itu"
"Mungkin dia hanya sedang ingin sendiri saja tidak usah dihiraukan namanya juga anak laki-laki. Mungkin dia sedang patah hati, dia itu sudah dewasa dia pasti akan mengerti mana yang benar dan mana yang salah, kalau anak laki-laki itu tidak perlu terlalu dimanjakan "jawab Dimas dengan santai
__ADS_1
"Tetap saja mau anak laki-laki mau anak perempuan, aku harus selalu memperhatikannya Dimas. Kamu juga mulai berubah tentang bagaimana cara membuat Irsyad senang dan bahagia"
Dimas hanya mengangkat bahunya saja, lalu memainkan ponselnya memberikan sebuah pesan pada orang yang terus saja menelepon padanya. Pada saat itulah tidak ada lagi telepon yang masuk ke dalam ponselnya. Dimas mulai tenang.
Sedangkan Gea yang mendapatkan pesan dari Dimas langsung tersenyum. Dimas mengajaknya bertemu di sebuah taman dan mengatakan jangan dulu menelponnya karena Dimas sekarang sedang bersama istrinya, ibu dan anaknya. Sebenarnya dia sedih mendapatkan pesan seperti ini tapi akhirnya dia bisa bertemu juga kan bersama Dimas.
Gea segera bersiap. Gea berdandan dengan sangat cantik sekali. Gea harus selalu terlihat cantik bahkan lebih cantik dari Freya tidak boleh sampai Dimas berpaling pada siapapun termasuk pada istrinya.
Gea bergegas pergi. Gea juga membawa tas yang diberikan oleh Dimas, hadiah dari Dimas Gea begitu bahagia, hidupnya tanpa beban bahkan tanpa perlu kerja capek-capek mencari uang dia sudah mendapatkan uang kan dari Dimas, uang bulanan ya anggap saja kalau dirinya ini ada istri kedua Dimas.
Mereka berdua akhirnya bertemu di sebuah taman, Gea langsung memeluk Dimas tanpa rasa malu sedikitpun dan tanpa takut kalau ada yang melihat mereka. Dimas pun sama halnya dia membalas pelukan Gea.
"Iya aku mengerti, aku hanya sedang rindu saja padamu Dimas, makanya aku terus menelponmu aku rasanya tidak bisa jauh-jauh darimu Dimas "
Dimas mengelus tangan lembut Gea dan menciumnya "Sama halnya denganku. Aku pun tidak bisa jauh-jauh darimu bersabarlah suatu saat kita akan bersama. Kita akan sama-sama dan kita akan satu atap nanti, aku akan terus memeluk mu nanti "
__ADS_1
"Iya aku akan terus menunggu waktu itu aku rasanya tidak sabar, aku ingin sekali memilikimu tapi aku ingin kamu hanya jadi milikku saja tak boleh ada yang memiliki mu lagi "
Dimas bahkan berani mencium bibir Gea di tempat umum seperti ini, Gea tidak keberatan dia malah senang dengan tingkah Dimas yang makin kemari makin romantis dan manja, inilah kisah yang selama ini dirinya mau, kisah romantis tanpa ada kekerasan sama sekali. Gea begitu menikmati hubungan ini.
Tanpa mereka sadari ada dua orang yang mengintip di sana. Iya sebenarnya Irsyad sengaja mengikuti ayahnya bahkan Irsyad memfoto apa yang Ayahnya lakukan, tidak hanya memfotonya tapi video juga. Irsyad akan memberikan semua bukti ini pada ibunya nanti. Irsyad tidak akan pernah mau ibunya disakiti terlalu dalam lagi.
Menurut Irsyad sudah cukup untuk hari ini, Irsyad bisa memata-matai ayahnya nanti lagi sekarang Irsyad harus pergi sekolah, agar mamanya tidak curiga. Irsyad tidak mau membuat mamanya kecewa.
Sedangkan orang yang satu lagi yang tidak jauh ada di antara mereka menggelengkan kepalanya, tak habis fikir dengan tingkah mereka berdua "Sudah aku duga perempuan itu adalah perempuan murahan. Freya juga kenapa harus melepaskan perempuan itu. Aku sudah memberitahu Freya tapi dia tidak percaya kan kalau Gea akan menjadi penghancur rumah tangganya, sekarang sudah kejadian dan akan sulit pastinya"
"Sangat disayangkan sekali Freya terlalu baik dan perempuan itu tidak tahu diri. Aku harus menemui Freya dan mengatakan kalau apa yang aku katakan ini benar. Aku harus melihat Freya menyakiti Gea, aku yakin Freya akan sangat marah sekali"
"Enak saja dia bahagia di atas penderitaanku. Dasar perempuan tidak tahu diri. Kalau Dimas sampai tahu seperti apa Gea yang sebenarnya dia akan sangat menyesal karena telah menyelingkuhi Freya, dasar laki-laki bodoh mau saja dengan perempuan seperti Gea. Gea itu hanya polos di wajah dan tingkahnya saja, tapi kenyataannya dia tidak sepolos itu Dimas akan mendapatkan sesuatu yang sangat-sangat akan membuatnya kecewa dan juga akan sangat membuatnya merasa bodoh karena telah memilih perempuan itu. Tapi nanti pada saatnya aku akan melihat kehancuran mereka, aku akan tertawa melihat itu "
Orang itu melangkah pergi dari sana. Baiklah setelah berbicara pada Freya pasti Gea akan kembali lagi padanya Gea akan ada di sampingnya lagi, akan dirinya hancurkan mereka bertiga dengan berbarengan.
__ADS_1
Gea itu memang terlihat polos dan menarik, tapi kalau belum tahu siapa dia yang sebenernya akan baik padannya. Tapi kalau sudah mengenalnya pasti akan sangat menyesal sekali. Bahkan akan menjauhinya.
"Aku senang sekali melihat ini, akan ada 3 orang yang hancur sekaligus. Aku akan menemui Freya dulu, diawali dari Freya dan nanti mereka berdua, orang yang sedang merasakan cinta "