
Irsyad pulang dengan senyum yang begitu lebar, semuanya sudah selesai Irsyad memeluk mamanya yang sedang membereskan kamarnya. Irsyad benar-benar tidak sempat tadi karena ingin membereskan semua ini.
"Irsyad kamu ini membuat Mama kaget saja, Mama kira siapa yang peluk Mama seperti ini "
"Iya kalau bukan Irsyad berarti Paman Amar gitu aja Ma "
"Ist kamu ini, ya Mama cuma kaget aja, kayaknya kamu lagi seneng banget deh "tebak Freya sambil menatap wajah anaknya yang masih tersenyum.
Irsyad seneng banget semuanya udah selesai. Irsyad udah bilang kan itu tuh bukan salah Irsyad Brian yang salah dan Irsyad sudah menyelesaikan semuanya, Irsyad nggak mau mama pusing"
Freya menutup mulutnya tidak percaya, baru saja Freya menyuruh seseorang untuk menyelidiki semua ini tapi anaknya sudah menyelesaikannya.
"Kamu yakin perempuan itu tidak akan macam-macam lagi atau orang tuanya itu akan datang kemari dan marah-marah sama kamu"
"Tidak akan ma, semuanya sudah selesai "
Irsyad mengeluarkan surat perjanjian tadi pada mamanya, dan flash disk nya kalau inilah bukti semuanya.
"Mama nggak nyangka kamu bisa langsung beresin ini dengan cepat Irsyad. Padahal mama sama paman Amar itu lagi cari cara bahkan Ayah kamu juga mau bantu"
"Sudah pokoknya sudah selesai mama tinggal fokus sama pernikahan Mama. Lebih baik Mama segera cari cincin, gaun, gedung dan semuanya biar cepat-cepat mama nikah sama paman Amar. Aku juga pengen lihat mama nanti tersenyum di pelaminan dengan cantik"
Freya memeluk anaknya dengan erat, Freya begitu bangga dengan anaknya ini, berarti anaknya memang benar-benar tidak bersalah perempuan itu saja yang tidak tahu diri.
__ADS_1
"Tapi Irsyad punya rencana mah "sambil melepaskan pelukan dari mamanya "Irsyad mau laporin ini aja ke kantor polisi agar Layla itu nggak kayak gini terus nanti kalau misalnya sama laki-laki lain gini lagi gimana. ayang terpenting kasus ini kita usut aja sampai selesai"
"Mama ikutin kamu aja, kalau kamu mau masalah ini diusut sampai selesai dan juga membawa pihak berwajib Mama tidak masalah, karena ini juga sudah pencemaran nama baik. Apalagi sudah ada orang-orang yang tahu juga mereka sudah melakukan sesuatu yang seharusnya tidak dilakukan, mereka malah menyebarkan kalau kamu yang menghamili Laila, usut saja lah "
"Katanya sih mau buat klarifikasi, tapi nggak tahu kita lihat aja kalau sampai klarifikasi itu nggak muncul dan lihatin siapa laki-laki sebenarnya yang hamilin Laila baru kita langsung berjalan ma ya, kita usut gitu ya ma "
"Iya sayang, mama setuju saja dengan apa yang kamu mau "
Kembali mereka berdua berpelukan, akhirnya masalahnya selesai juga senang sekali tidak butuh waktu lama untuk menyelesaikan masalah ini. Irsyad benar-benar pintar untuk menyelesaikan segala hal macam yang terjadi dalam hidupnya ini.
...----------------...
"Ada apa Mah"
Mama Astuti yang sudah mengetahui kabar itu dari Freya langsung menghubungi Dimas, memberitahu Dimas yang sedang mencari pelakunya siapa, daripada nanti bentrok dan menjadi masalah besar lagi lebih baik diberitahu sekarang saja kan.
"Alhamdulillah mah, kalau udah selesai Dimas tenang. Dimas tahu kalau anak Dimas nggak mungkin kayak gitu. Ini tuh bener-bener jebakan yang benar-benar merugikan, Dimas berterimakasih sama mama ya udah kasih tahu Dimas "
"Iya Mama pasti akan kasih tahu kamu, takutnya nanti kamu malah cari pelakunya dan kamu malah salah orang terus salahkan dia. Irsyad udah jelas ga salah. Bahkan dia sudah punya bukti katanya sih mau lapor polisi kalau nggak sampai keluarga perempuan itu klarifikasi atas apa yang terjadi"
"Iya bener juga, Dimas senang denger ini Dimas senang sekali. Mama kapan datang ke sini mau tengok cucu yang ada di dalam kandungannya Gea, mama udah lama ga kesini loh "
"Nanti deh kapan-kapan ya Mama di sini kan harus persiapin dulu pernikahan Freya, pernikahannya akan dilaksanakan 1 minggu lagi Amar nggak mau tunda-tunda lagi, apalagi masalah udah selesai semua tadi juga mama, Freya dan juga keluarga Amar udah ketemu lagi dan kami semua setuju kalau pernikahan akan dilaksanakan 1 minggu lagi"
__ADS_1
"Aku ikut senang mendengar semua itu, aku berdoa semoga Freya dan juga Amar hidup bahagia, aku berharap Amad akan bisa membuat Freya lebih bahagia lagi, lebih-lebih dari aku dulu. Aku dulu pernah menyakitinya"
"Iya doakan saja kita saling mendoakan saja untuk kebahagiaan kita masing-masing. Kamu juga jangan cerai nikah cerai nikah udah kamu itu udah punya anak sekarang mau tambah lagi satu kan, jangan cari istri lagi pusing perempuan itu sama-sama aja nggak ada bedanya"
"Iya Mah Dimas akan mencoba untuk bertahan. Dimas juga akan mencoba untuk menerima semua masa lalu Gea, memang pilihan Dimas itu kurang tepat. Tapi ya mau bagaimana lagi mungkin ini sudah jodohnya Dimas"
"Iya terima saja dia, mau bagaimanapun itu sudah pilihan kamu konsekuensi kamu. Mungkin sekarang kamu tahu bagaimana dia yang sebenarnya, ya itu karena ulah kamu juga karena udah nyakitin Freya perempuan yang emang benar-benar baik untuk kamu. Ya udah Mama cuman mau kasih kabar itu aja"
"Makasih ma"
Di seberang sana Dimas langsung menyimpan ponselnya dan menemui istrinya yang sedang olahraga ibu hamil. Dimas di sana hanya memantaunya saja melihat istrinya yang mengikuti setiap langkah yang dia tonton.
"Siapa itu Dimas, sepertinya sangat penting "tanya Gea tapi pandangannya masih ke arah televisi sambil mengikuti olahraga-olahraga kecil itu.
"Mama tadi nelpon, kasih tahu aja kalau masalah Irsyad udah selesai semuanya udah selesai. Jadi aku nggak cari lagi siapa orang yang telah fitnah Irsyad, anak itu sudah menyelesaikan masalahnya sendiri aku tahu Irsyad itu sudah dewasa dia akan bisa menyelesaikan segalanya sendiri"
Gea menatap suaminya sekilas dengan senyumnya yang manis "Aku juga yakin dari awal kalau Irsyad itu akan bisa menyelesaikan masalahnya, tidak mungkin kan anak yang di didik oleh Freya tidak akan pernah bisa menyelesaikan masalahnya, ibunya saja pintar mana mungkin anaknya tidak"
"Iya kamu teruskan olahraga ya, aku akan bersiap-siap dulu pergi ke rumah sakit"
"Iya Dimas"
Gea tersenyum senang, akhirnya semua masalah hilang. Gea sekarang mulai berpikir kalau dia harus menjadi lebih baik lagi, bukannya malah merecoki hidup Freya dan juga anak-anaknya.
__ADS_1
Gea akan mulai berubah apalagi dia kan punya dede bayi sebentar lagi, dia akan punya teman dan akan merasakan bagaimana yang Freya rasakan.