Perselingkuhan

Perselingkuhan
Episode 8


__ADS_3

"Aku ingin mengantarmu pulang." ucap Bryan setelah Angel dan Al jadian.


"Maaf, aku sudah ada janji kak!" tolak Angel berlalu meninggalkan Bryan sendiri di depan kelasnya.


Ini sudah ketiga kalinya Angel menolak untuk diantar pulang olehnya. Bryan bahkan mengancam akan mengumumkan siapa dirinya jika Angel menolak. Tapi, Angel dengan tegas menantang Bryan untuk mengumumkannya dan dia tak takut dengan ancaman Bryan. Meski Bryan sudah mengancam waktu pertama kali dia ditolak, tapi Bryan masih belum memutuskan untuk mengumumkan tentang siapa Angel.


Angel semakin berani menolak melihat ancaman Bryan hanya gertakan saja. Memang setelah dia jadian dengan Al, mereka selalu pulang bareng jika sedang tak ada urusan, dan kebetulan saat Bryan mengajaknya selalu sudah ada janji untuk pulang bersama dengan Al.


Meski akhir-akhir ini Al terlihat sibuk dengan skripsi dan sidangnya, Al menyempatkan diri untuk mengantar pulang Angel, meski sedikit merepotkannya. Karena dia mengantarkan naik bus dan kembali dengan naik bus juga. Kadang Al pinjam motor temannya saat masih ada urusan lagi di kampus.


Al memang tak punya kendaraan pribadi. Keluarganya yang hidup pas-pasan di kota tetangga bagi Al uang sakunya bisa cukup untuk bayar kos dan transportnya itu sudah lebih dari cukup. Al juga bukan anak yang neko-neko minta ini itu pada orang tuanya, meski ponsel dan laptop butut yang dipakainya kini hasil jerih payahnya sendiri selama kerja part time, tapi menjelang skripsi dan sidangnya, Al mengurangi sedikit kerja part time nya.


Dia hanya mengambil kerja part time di cafe saat shif malam setelah pulang ngampus. Keluarga Al memang tidak tinggal di kota tempatnya kuliah, Al selalu menyempatkan diri pulang sebulan sekali jika dia tak benar-benar repot.


Setelah jadian dengan Angel, Al belum menceritakan semua tentang dirinya pada kekasihnya itu, dia berpikir mungkin bukan sekarang saatnya. Al juga tau, orang tua Angel adalah orang kaya, tapi tak tau jika nama Aftano adalah nama keluarganya.


Asal Angel menerima dirinya apa adanya, Al sudah sangat senang sekali. Angel pun tak pernah menanyakan tentang keluarga Al, dia hanya menunggu Al menceritakan sendiri padanya suatu hari nanti.


Tak terasa hubungan mereka sudah lebih dari dua bulan. Mereka pun tak pernah melakukan macam-macam seolah mereka saling menjaga saja. Mungkin hanya sebatas ciuman bibir dan tak lebih. Al ingin menyelesaikan kuliahnya tanpa suatu masalah apapun.


Hanya tinggal beberapa minggu lagi dirinya lulus dan wisuda, setelah skripsinya diterima, dia sedang menunggu tanggal sidangnya yang mungkin tinggal minggu depan.


"Kak..." panggil Angel saat melihat Al sudah menunggu di gerbang kampus dengan naik motor milik salah satu temannya.


"Ayo, kuantar!" ajak Al sudah bersiap di atas motor dengan senyum manisnya.

__ADS_1


"Ok." jawab Angel segera mengambil tempat di belakang boncengan motor tak lupa menggenggam erat pinggang Al.


Al berhenti tepat di depan rumah sederhana minimalis dua lantai tapi sangat indah dipandang. Angel pun turun. Memang Angel tak pernah mengatakan siapa dirinya sebenarnya, dia ingin tahu bagaimana perasaan Al padanya terlebih dulu. Sehingga jika Al mengantarkannya pulang, Angel selalu minta diturunkan di depan rumah itu.


Rumah pelayan di rumahnya bi Ani, keluarganya memberi hadiah rumah itu sebagai wujud kepeduliannya pada bi Ani yang sudah mendedikasikan hidupnya pada keluarga Derian.


Angel juga sudah bercerita singkat tentang kuliah, pacar dan dirinya yang tak mau diketahui siapapun terlebih dulu sebelum dirinya yakin orang itu memang benar-benar tulus padanya atau ada maksud lain.


Dan bi Ani mendukung niat putri majikannya itu dengan senang hati. Rumah itu berada di sebelah rumah istananya. Sehingga siapapun tak mengira jika rumah mewah bak istana itulah yang rumah sesungguhnya, meski kadang Angel juga sering ke rumah bi Ani walau hanya sekedar curhat jika mamanya tak ada di rumah yang kadang ikut papanya dinas ke luar negeri.


"Makasih kak..." ucap Angel setelah turun dari motor menyerahkan helmnya pada Al.


"Kau masih canggung saja denganku?" ucap Al yang melihat Angel masih canggung dan malu-malu padanya. Angel semakin salah tingkah karena pergerakannya disadari kekasihnya Al.


"Ada siapa di rumah?" tanya Al sebelum menjawab tawaran Angel.


"Entahlah, biasanya tinggal aku jam segini..." jawab Angel gugup, bingung dan semakin canggung jika Al benar-benar mau mampir.


"Ah, aku harus menyiapkan sidang skripsiku, aku tak bisa lama-lama. Maaf... mungkin lain kali." sesal Al tersenyum manis meski terlihat menyesal.


"Ah, begitukah? Semoga lulus sidangnya." Angel sedikit bernafas lega, Al tak begitu menanggapi tawarannya.


Al membelai pipi dan sudut bibir Angel menatap Angel dengan tatapan lembut.


"Aku... ingin sekali menciummu jika tak sedang di jalanan." ucap Al lirih menatap Angel penuh cinta.

__ADS_1


Angel langsung merona mendengar ucapan romantis Al, yang dirinya pun juga merindukan bibir itu lagi. Entah kenapa hari ini dia mesum sekali hingga memikirkan hal seperti itu.


"Aku balik dulu." pamit Al tersenyum menggoda melihat wajah kekasihnya yang bersemu merah dan Al malah semakin tidak bisa menahan hasratnya, dia memilih segera pergi dari situ sebelum dia melebihi batasan.


**


Hari minggu, sekolah Dion libur. Dion masih bergelung nikmat di balik selimutnya. Dia masih malas untuk bangun di pagi hari. Tapi suara alarm ponsel pukul 7 pagi lupa dimatikan. Hingga dirinya terpaksa bangun dari tempat tidur nyamannya.


Dion masuk kamar mandi membersihkan diri. Dengan memakai baju santai rumahan setelahnya. Dion berjalan ke meja makan berharap ada sarapan untuk mengisi perutnya yang lapar. Saat hendak mencomot lauk di atas meja makan Dion seperti mendengar suara percakapan papanya dengan seseorang, seorang wanita.


Dion pun penasaran karena semakin lama percakapan mereka menyebut-nyebut namanya juga. Dan Dion pun berniat menghampiri mereka, meninggalkan meja makan terlebih dulu.


TBC


Mohon dukungannya


Beri like, rate dan vote nya


Makasih yang sudah mendukung 🙏🙏


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2