Perselingkuhan

Perselingkuhan
Supir Jhony dan sahabatnya


__ADS_3

Sudah 3 bulan aku bekerja menjadi supir pribadi nyonya Yoona dan aku tidak menyangka kalau aku bisa bertahan sampai sejauh ini, aku harus lebih bersemangat agar tidak mengecewakan keluarga pak Yuta.


" Hari ini aku ada perkuliahan jam 08 pagi, sebaiknya aku segera mengantar Yoora agar tidak terlambat" kata Jhony dengan semangat.


sesampainya di rumah pak Yuta aku langsung bergegas mengantar Yoora ke sekolah agar aku juga tidak terlambat.


Sampai saat ini nyonya Yoona belum tahu kalau aku bekerja sambil kuliah, sebenarnya pekerjaan ini tidaklah mudah, Karena aku juga takut jam kuliah dan jam pulang sekolahnya Yoora bertabrakan, akan sangat susah untuk memilih salah satu.


" paman Jhony kenapa diam saja, apa paman Jhony lagi sakit,"?Ujar Yoora dengan wajah yang cemas.


" Tidak....paman Jhony tidak apa-apa kok, sekarang kita sudah sampai, silahkan turun tuan putri"? ternyata Yoora anaknya perhatian ya, aku tidak menyangka anak sekecil ini bisa menunjukkan rasa perhatiannya.


ujar supir Jhony


" Terimakasih paman Jhony,? Ujar Yoora


" sama-sama,"? setelah mengantar Yoora ke sekolah aku langsung menelpon teman kuliah, Namanya Lia.


" Hallo Lia, Apa perkuliahannya sudah di mulai" ujar supir Jhony


" Belum Jhony, Tapi cepatlah datang agar kamu tidak terlambat,"? ujar Lia dengan nada tegas


" Baiklah, aku akan segera sampai,? Lia adalah sahabatku, Sebenarnya aku punya banyak teman hanya saja Lia lebih dekat dengan ku, Dia adalah anak dari salah satu orang terpandang di kota besar ini.


sampainya di kampus aku bergegas untuk masuk ke kls, syukurlah sekarang aku tidak terlambat lagi. setelah jam kuliah selesai kamipun pergi ke kantin kampus.


" Untung saja kamu tidak terlambat lagi, kenapa kamu selalu saja terlambat" ujar Lia dengan ekspresi marah


" iya, aku kan bekerja sambil kuliah jadinya terlambat, lagi pula aku sudah berusaha untuk tidak terlambat ko tapi tetap saja terlambat, Tapi terimakasih ya sudah selalu membantu ku,?ujar Jhony sambil tersenyum


" iya,"? Aku akan selalu membantu mu selama aku bisa, Karena aku menyukaimu, Kamu sosok yang ramah dan bertanggung jawabnya itu yang membuat aku jatuh cinta pada mu" ujar Lia dalam hati


" Kenapa kamu senyum-senyum sendiri begitu, apa ada sesuatu yang kamu pikirkan Ceritakan pada ku" ujar Jhony sambil menggoda Lia


" Tidak apa-apa, berhenti untuk mengganggu ku" ucap Lia sambil tersenyum malu-malu


" Baiklah-Baiklah,? kita selalu membuat lelucon saat bersama sama agar tidak ada rasa sungkan terhadap satu sama lain.


Kamipun berkumpul dengan sahabat kami yang lainnya, Selain mengerjakan tugas kuliah kamipun berbagi cerita tentang banyak hal.


" Maaf ya guys aku balik duluan, aku harus menjemput anak majikan ku" ujar Jhony


" iya, hati-hati ya,? Sebenarnya aku masih ingin bersama dengannya, Tapi dia bukanlah tipe orang yang mau mengabaikan pekerjaannya walau hanya satu menit" Ujar Lia dalam hati


sampainya aku disekolah nya Yoora aku langsung menghampirinya, tiba-tiba saja dia memeluk ku.


" ada apa Yoora, apa ada sesuatu yang terjadi cerita pada paman Jhony" ujar Jhony dengan nada khawatir


" Paman Jhony...Yoora kangen sama ayah,? ujar Yoora sambil menangis

__ADS_1


Mendengar ucapannya aku langsung memeluknya, aku tidak tahu harus berbuat apa karena aku sebelumnya tidak pernah dekat dengan anak kecil. Melihatnya menangis seperti ini aku sangat tidak tega.


" Yoora....dengarkan paman Jhony ya, Kalau Yoora kangen sama ayah Yoora bisa meneleponnya dan memberitahu ayah kalau Yoora sangat merindukannya" Ujar Jhony sambil menyemangati Yoora


" Baiklah paman Jhony" jawab Yoora


" Kalau begitu berhentilah untuk menangis, karena Paman Jhony tidak tega melihat Yoora menangis,oke" ujar Jhony sambil mengusap air mata Yoora


" iya paman Jhony," ujar Yoora sambil memeluk paman Jhony


" kalau begitu ayo kita pulang,?Tadi Yoora belajar apa saja di sekolahnya" tanya Jhony


" Banyak" jawab Yoora


" Oh ya, paman jadi pengen ikut belajar bareng Yoora" ujar Jhony sambil menggoda Yoora


" Tidak boleh paman Jhony, karena Paman Jhony sudah besar" jawab Yoora dengan wajah gemasnya


aku pun tertawa mendengar ucapannya yang polos itu, Saat kami asyik bercerita tiba-tiba nyonya menelepon.


" hallo nyonya" ujar Jhony


" Jhony hari ini aku mau mengajak Yoora jalan-jalan, jadi kalian berdua langsung saja ke alamat yang aku kirim ya, Aku tunggu di sana" ujar Yoona


" baik nyonya, kami akan segera kesana,? mungkin dengan mengajaknya jalan-jalan bisa membuat nya sejanak melupakan rasa rindu pada ayahnya. ujar supir Jhony


Setelah sampai di Mall kami pun pergi menemui ibunya Yoora ( Yoona ). aku sangat senang bisa bermain lebih lama bersama dengan Yoora, Karena dia anaknya sangat menggemaskan dan juga imut. Semoga saja suatu saat nanti aku diberikan anak Sepertinya.


" iya, Hay sayang umahhh bau asem" ujar Yoona sambil menggoda Yoora


" tidak ibu" ujar Yoora sambil tersenyum


" ayo kita pergi bermain? atau kita makan siang dulu? tanya Yoona


" hari ini Yoora tidak mau bermain ibu" ujar Yoora dengan wajah mengantuk


" kenapa sayang, apa kamu sakit kasih tahu ibu?, tanya Yoona dengan wajah cemas


" tidak ibu, Yoora cuman lelah mau istirahat" jawab Yoora


" baiklah, ayo kita pulang ibu akan memasak makanan kesukaan Yoora dirumah"? semoga saja hari ini Yuta pulang agar rasa rindu anaknya bisa terobati, Ujar Yoona dalam hati


" Biar saya saja yang menggendongnya nyonya" ujar supir Jhony


"baiklah, maaf ya Jhony aku selalu merepotkan mu" ujar Yoona


" tidak apa-apa nyonya, ini juga bagian dari pekerjaan saya" Jawab supir Jhony


jika suatu saat nanti aku menikah dan memiliki anak sebisa mungkin aku akan meluangkan waktu ku untuk nya, aku ingin menjadi ayah yang bisa memahami anaknya, Agar dia tidak ragu mengeluarkan keluh kesahnya terhadap apapun pada ku." Nyonya.... tadi di sekolahnya Yoora menangis, Dia bilang sangat merindukan ayahnya" ujar supir Jhony

__ADS_1


" apa...? Dia pasti sangat merindukan ayahnya, karena sudah satu Minggu ayahnya ada pekerjaan di luar kota" Ujar Yoona dengan ekspresi wajah sedih.


aku jadi merasa bersalah karena telah memberitahukan itu padanya, Setahu aku semenjak dia diangkat menjadi CEO pak Yuta semakin sibuk, pantas saja aku tidak pernah melihatnya ternyata dia lagi diluar kota." Maaf nyonya saya tidak bermaksud membuat nyonya sedih" ujar supir Jhony


" Tidak apa-apa" jawab Yoona


Tiba di rumah aku langsung membawa Yoora ke kamarnya, karena dia tertidur diperjalanan." kalau begitu saya pulang dulu nyonya, jika ada apa-apa langsung telepon saya saja" ujar supir Jhony


"iya, Terimakasih" ujar Yoona


Hari ini adalah hari ulang tahun nya salah satu teman aku, karena tidak ada yang aku kerjakan sebaiknya aku datang ke pesta ulang tahun teman ku, hitung-hitung ngisi waktu sama teman-teman." Hallo.... Lia apa hari ini kamu datang ke ulang tahunnya teman kita" tanya Jhony


" tidak" jawab Lia dengan singkat


" Baiklah, kalau begitu tutup teleponnya" ujar Jhony


" tunggu dulu.... apa kamu juga akan ke sana, jika kamu pergi aku juga akan pergi" tambah Lia dengan semangat.


" Baiklah aku jemput kamu di rumah, jadi cepatlah siap-siap" kata Jhony


setelah menjemput Lia, Kami langsung pergi membelikan hadiah ulang tahun untuk teman kami, aku tidak mampu membelikan yang mahal karena uang ku tidak cukup, jadi aku membelikannya yang murah, sebenarnya aku tidak enak hati tapi mau bagaimana lagi.


sesampainya di tempat ulang tahunnya teman ku, kami langsung merayakan pestanya.


" Jhony bagaimana pekerjaan mu" tanya Lia


" Baik-baik saja" jawab Jhony sambil minum


" apa kamu tidak ingin pindah dari pekerjaan mu itu" tanya Lia rada gugup.


" tidak, karena aku sudah nyaman dengan pekerjaan ku dan aku juga sudah akrab dengan anak majikan ku, itu yang membuat aku betah" jawab Jhony


" Hmm Aku jadi penasaran dengan anak majikan mu, Seperti apa dia sehingga kamu begitu menyukainya, apa dia lebih cantik dari ku" tanya Lia dengan nada manja.


" iya....dia sangat cantik dan menggemaskan" jawab Jhony sambil tersenyum.


"Apa..kamu lebih memilihnya dari pada aku" ujar Lia dengan wajah cemberut.


" Aku tidak memilih, Aku hanya menjawab apa yang kamu tanyakan" jawab Jhony


"aku sangat bahagia berada di dekat mu Jhony, apa kamu menyadari akan hal itu, Aku ingin selalu dekat dengan mu dan ingin memeluk" ujar Lia dalam hati sambil tersenyum sendiri


" lagi-lagi kamu tersenyum sendiri, Apa kamu baik-baik saja" tanya Jhony sambil wajahnya menatap dekat wajahnya Lia.


serontak saja Lia kaget karena wajahnya Jhony begitu dekat dengan wajahnya.


" wajah mu terlalu dekat dengan ku" kata Lia sambil menyingkirkan wajahnya Jhony dengan pelan


" Lia kenapa pipimu memerah, apa kamu terlalu banyak minum" ujar Jhony

__ADS_1


" tidak aku tidak minum ko,? kenapa jadi begini sih aku tidak bisa menyembunyikan rasa gugupku dasar Jhony. ujar Lia sambil tersenyum malu-malu


__ADS_2