Perselingkuhan

Perselingkuhan
Rossa


__ADS_3

"Apa yang aku pikirkan, kenapa semua jadi begini aku bahkan tidak bisa mengendalikan diri ku sendiri, semakin aku melihatnya perasaan ku semakin sakit, perasaan seperti apa ini, apa yang harus aku lakukan" kata Rossa wajah yang gelisah


keesokan harinya mereka kembali ke kesibukan nya masing-masing, begitu juga dengan Rossa sejak semalam dia begitu gelisah dan tidak bisa tidur dengan nyenyak dan di tambah lagi di kantor dia melihat Yuta tersenyum cuek dan tidak memperhatikan nya, perasaan Rossa semakin berkecamuk. '' kenapa dia (Yuta) begitu cuek, kenapa dia tidak memperhatikan ku, apa yang salah dengan ku sehingga dia sedikit pun tidak melirik ku" kata Rossa dalam hati


Dirumah Yoona sedang bersiap-siap untuk pergi berbelanja bulanan, semenjak pulang dari pesta itu Yoona selalu senyum-senyum sendiri entah apa yang terjadi di pesta malam itu yang membuatnya begitu bahagia." selamat pagi nyonya'' kata supir Jhony


" iya" jawab Yoona


" maaf nyonya bukannya saya lancang, dari tadi saya perhatikan nyonya senyum-senyum terus, hari ini nyonya terlihat begitu bahagia" tanya supir Jhony


" tidak apa-apa, jawab Yoona sambil tersenyum malu-malu "(astaga apa yang aku lakukan aku bahkan tidak bisa berhenti tersenyum mengingat tadi malam, rasanya seperti mengenang masa pacaran dulu)" kata Yoona sambil tersenyum dan menepuk jidatnya


setelah rapat selesai Yuta dan teman-temannya pergi untuk makan siang bersama, Yuta adalah karyawan yang jarang memesan makanan di kantin, karena setiap hari Yoona selalu membuatkan bekal untuknya." apa hari ini kamu membawa banyak makanan" tanya salah satu temannya


" Tidak, aku hanya membawa sedikit saja" jawab Yuta


" kenapa tidak membawa banyak, aku sangat suka masakan istri mu" kata temannya


" benarkah, kalau begitu kapan-kapan kita akan makan malam bersama dirumah ku, aku akan menyuruh istri ku untuk memasak makanan yang banyak" kata Yuta


mendengar ucapan itu teman-teman Yuta pun langsung bersemangat dan tidak sabar ingin pergi ke rumahnya Yuta, dari jauh Rossa memperhatikan Yuta." kenapa aku tidak bisa memalingkan pandangan ku terhadap nya, apa ini yang dimaksud dengan jatuh cinta, apa benar ini cinta, iya benar ini cinta dan aku aku jatuh cinta pada nya" kata Rossa dalam hati


Rossa bermaksud untuk pergi menghampiri Yuta dan teman-temannya, Tapi tiba-tiba kepalanya pusing lalu terjatuh dan pingsan. Serontak saja Yuta dan teman-temannya pergi untuk menolongnya dan membawa nya ke ruang istirahat." apa yang terjadi pada Rossa, sejak pagi dia terlihat tidak sehat, wajah nya pucat seperti orang yang banyak pikiran" kata temannya Yuta

__ADS_1


" aku jadi penasaran, apa dia memikirkan ku ya" canda temannya Yuta


Yuta hanya diam saja dan memperhatikan rekan kerja nya itu. Tidak lama kemudian dokter pun keluar dan memberi tahu kan hasil pemeriksaan nya, selang beberapa menit Yuta datang dan membawakan makanan untuk Rossa, karena hasil dari keterangan dokter tadi Rossa kurang istirahat di tambah lagi dia tidak makan. " aku bawakan kamu makanan, jadi makanlah agar kamu ada tenaga, apa yang kamu pikirkan sehingga membuat mu seperti ini, apa pekerjaan kantor begitu berat" tanya Yuta


Rossa tidak menjawab sepatah katapun dari pertanyaan nya Yuta, Rossa hanya terdiam dan melihat Yuta, cara Rossa melihat Yuta pun bukan lagi seperti melihat Rekan kerja atau seorang teman, Tapi sudah lebih dari itu ada cinta dan ketulusan di matanya, hingga dia meneteskan air mata.


Yuta yang melihat nya pun bingung dan bertanya-tanya." apa yang terjadi Bu Rossa, kenapa kamu menangis, apa pertanyaan ku melukai hati mu, aku betul-betul minta maaf Bu Rossa" kata Yuta sambil menenangkan Rossa


Rossa pun semakin menangis, Rossa sudah tidak bisa lagi menahan air matanya." aku mencintaimu pak Yuta, aku sangat mencintaimu, aku harus bagaimana" kata Rossa dalam hati Rossa ingin mengatakan nya tapi bibir nya tidak mampu untuk berbicara melainkan hanya menangis.


seketika Yuta pun teringat pada istrinya, ketika istrinya sedang marah atau sedih Yuta akan langsung memeluk istrinya agar lebih tenang, Dan Yuta pun melakukan hal itu pada Rossa, Yuta memeluk Rossa agar Rossa bisa lebih tenang, dan benar saja Rossa pun mulai tenang dan bisa mengendalikan diri nya. ada rasa nyaman dan merasa dilindungi dari pelukan itu, seolah-olah pelukan itu seperti membalas perasaan nya bahkan Rossa berfikir ada sedikit harapan disitu." Tenang lah semua akan baik-baik saja" kata Yuta sambil memeluk Rossa


" aku mencintaimu Yuta, aku mencintaimu, jangan mengabaikan ku, aku mohon terus lah berada di dekat ku" kata Rossa dalam hati


selesai berbelanja Yoona pun pergi untuk menjemput putri kecilnya, sesampainya di sekolah Yoora begitu senang karena ibunya datang untuk menjemput nya di sekolah." ibu,,,," panggil Yoora


" hai sayang,,, umahhh, ayo kita pulang" kata Yoona


sambil menggendong anaknya


" ayo,, ummahh" kata Yoora


sesampainya di rumah Yoona memberikan sebuah hadiah untuk anaknya." wow,,, apa ini untuk ku ibu" tanya Yoora

__ADS_1


" iya sayang,,,ayo di buka" kata Yoona


" aku sangat menyukai nya ibu,,,, terimakasih ummah" kata Yoora


Yoona membelikan putri nya sebuah boneka pinguin, dan pinguin adalah salah satu boneka favorit putri nya.


Yoona pun mengirimkan sebuah foto ke suaminya." semoga dia menyukai nya" kata Yoona


karena kaget Yuta pun melepaskan pelukannya terhadap Rossa, lalu Yuta melihat handphone nya dan dia tersenyum sambil membaca pesan tersebut. Rossa yang melihat nya pun terlihat tidak senang, karena dulu juga Yuta pernah tersenyum sendiri saat membaca pesan dari handphone nya dan itu pasti dari istrinya. " aku cemburu, tolong lihat lah aku, aku ada di belakang mu" kata Rossa dalam hati


setelah membaca pesan tersebut Yuta pun langsung dari ruangan itu tanpa melihat Rossa bahkan tidak menyapanya. " menolehlah,,,,,aku mohon Yuta" kata Rossa


Yuta terus berjalan tanpa menoleh kebelakang. melihat sikap Yuta yang seperti itu Rossa kembali menangis dan melempar gelas hingga pecah. " apa yang harus aku lakukan agar kamu bisa mencintai ku, Yuta aku tidak akan melepaskan mu" kata Rossa


"hai,,,,, seperti nya ayah sudah pulang, ayo cepat pergi buka kan pintu nya". kata Yoona sambil menyuruh putri nya.


Yoora pun pergi untuk membuka kan pintu ayahnya." hai,,,, ummah " kata Yuta


" mana hadiah untuk ku, aku tidak sabar untuk melihatnya" kata Yuta


Yoona pun mengambil hadiah untuk suaminya."ini semoga kamu menyukai nya sayang" kata Yoona


" aku selalu menyukai apa pun yang kamu berikan untuk ku, karena kamu tahu betul apa yang aku sukai, ummah terimakasih ya istriku" kata Yuta sambil memeluk istrinya

__ADS_1


__ADS_2