
"Ini putri sulung anda tuan?" tanya Atmaja saat mereka sudah selesai makan siang dan duduk di ruang keluarga rumah Derian.
"Betul, namanya Angel." jawab Derian tersenyum.
"Wah, dia cantik sekali. Pantas putraku tergila-gila padanya dan menginginkan dijodohkan dengannya." ucap Atmaja membuat Derian memicingkan mata.
"Maksud anda tuan?"tanya Derian tak paham begitupun Karina yang sejak tadi ngobrol dengan istri Atmaja ikut mendengar maksud perkataan Atmaja.
"Lho, apa putri anda tak cerita kalau mereka satu kampus? Putraku Bryan senior putri anda." jelas Atmaja yang membuat Karina lebih terkejut karena rencana mereka setelah ini akan membatalkan perjodohan ini.
"Biarkan mereka saling mengenal dulu. Keputusan ada di tangan mereka. Kita sebagai orang tua hanya mendukung keputusan mereka yang menjalani semua ini." ucap Derian dengan tawa candanya. Karina menatap Angel yang wajahnya muram. Karina tau apa yang dipikirkannya.
"Tapi sepertinya putraku benar-benar sudah jatuh cinta pada putri anda. Sejak tadi pandangannya tak lepas dari putri anda. Haha..." ucap Atmaja dengan senyum candanya.
"Sepertinya mereka cocok ya pa?" sela ibu Atmaja yang menatap Angel dan Bryan berbincang. Derian dan Karina saling menatap dalam diam. Dan terpaksa ikut tersenyum demi tidak menyinggung perasaan tamunya.
Angel meremas ujung bajunya, merasakan dadanya sesak mendengar percakapan kedua pasangan orang tua itu.
"Om Derian, boleh aku mengajak berbincang dengan Angel, berdua saja?" pinta Bryan menatap Derian penuh permohonan.
"Tentu. Berbincanglah kalian untuk lebih saling mengenal." jawab Derian yang mendapatkan tatapan tajam dari istrinya, tapi Derian mengalihkan pandangannya dengan meminum kopinya tanpa balik menatap istrinya.
**
"Kau ingin langsung menikah atau bertunangan dulu?" ucap Bryan memecah keheningan setelah mereka menyingkir dari para orang tua, duduk di gazebo samping rumah Derian.
Setelah lama saling diam tak ada yang memulai pembicaraan begitu pula Angel tak bicara sedikitpun basa-basi. Makanan dan minuman yang disajikan pelayan tersendiri khusus untuk mereka hanya dibiarkan utuh di meja.
__ADS_1
"Apa maksud kakak dengan semua ini?" tanya Angel tak menjawab pertanyaan Bryan.
"Apa maksudku? Maksud apa disini yang kau maksud?" tanya Bryan tersenyum manis menatap Angel lekat.
"Apa maksud kakak menyetujui perjodohan ini? Kakak tau bagaimana perasaanku? Dan aku..."
"Punya pacar maksud kamu? Al?" Bryan tersenyum mengejek. Angel menatap Bryan tak suka.
"Aku sudah katakan padamu, aku akan mendapatkanmu meski kau kekasih Al. Tidak sulit bagi keluargaku untuk mengajukan permohonan perjodohan pada orang tua kita." jelas Bryan dengan nada sombongnya.
"Bukannya kakak sudah punya kekasih juga?" tanya Angel menatap Bryan masih dengan nada tak suka.
"Siapa? Chika? Haha...Sama seperti yang lain, hanya selingan untuk bersenang-senang, aku tak pernah mengajaknya pacaran, dia yang mengklaim dirinya pacarku dan mengatakan pada semua orang di kampus kalau aku pacarnya, padahal aku tak pernah bilang kalau aku menyukainya. Karena kupikir dia bisa dimanfaatkan, kenapa tidak?" jelas Bryan dengan nada meremehkan. Angel melongo mendengar penjelasan Bryan.
"Lalu, apa alasan kakak mendekatiku? Apa juga untuk memanfaatkanku juga?" ucap Angel sarkas.
"Mungkin, tapi, bisa juga tidak." ucap Bryan membuat Angel semakin emosi.
"Kenapa? Karena Al?" tanya Bryan dengan nada mengejek dan meremehkan.
"Al bahkan tak tahu siapa dirimu sebenarnya. Kau yakin Al masih mau pacaran denganmu jika dia tau siapa dirimu sebenarnya?" tanya Bryan dengan senyum seringai mengejeknya.
"Itu...itu... aku mengatakan diriku yang sebenarnya atau tidak kurasa bukan urusan kakak." jawab Angel dengan jemari mengepal erat di bawah meja.
"Sejauh Al yang aku dengar dia bukan orang yang menerima jika dibohongi. Apalagi oleh orang yang begitu disukai atau yang dipercayainya. Aku akan melihat apa dia masih akan tetap mempertahankan hubungan kalian jika Al mengetahui bagaimana berkuasanya keluargamu. Mungkin saja Al merasa minder dan tak percaya diri untuk bersamamu. Mungkin?" ucap Bryan mengedikkan kedua bahunya tersenyum seringai.
Angel memikirkan kembali ucapan Bryan dan semua ucapan tidak juga salah. Meski mereka termasuk baru menjadi kekasih, tapi Angel sedikit banyak tahu tentang kepribadian Al yang serba mandiri dan begitu menghormati orang yang derajatnya lebih tinggi darinya.
__ADS_1
Angel pun tak menampik reaksi Al yang tiba-tiba akan menjauhinya jika tau siapa dirinya yang sebenarnya. Bagaimanapun keluarganya orang yang paling berpengaruh di kotanya bahkan di negerinya. Angel menghela nafas panjang. Membuat Bryan semakin tersenyum senang dan melancarkan kembali rayuannya.
"Baiklah. Begini saja. Katakan siapa sebenarnya dirimu yang padanya. Dan jika dia bisa mempertahankan hubungan kalian tanpa ada masalah yang berarti. Aku dengan senang hati akan mundur. Tapi... jika dia memilih untuk menyerah karena alasan latar belakang keluarga kalian. Aku tak akan melepaskanmu." ucap Bryan tersenyum.
Angel menatap Bryan lekat mencari keseriusan lewat sorot matanya dan itu semua serius, tak ada candaan di matanya. Meski Bryan menunjukkan senyum tak bersahabatnya.
"Baiklah. Aku yakin kak Al akan tetap bersamaku karena kami benar-benar saling mencintai satu sama lain dan percaya padaku." ucap Angel akhirnya.
"Benarkah? Aku jadi penasaran." ucap Bryan lagi. Angel hanya diam, sebenarnya dia pun ragu dan tak yakin dengan keputusannya sendiri. Sejauh yang dikenalnya Al seseorang yang rendah hati. Entahlah... Angel mengesah.
"Kurasa hari ini cukup. Tapi, kedepannya aku tetap akan datang, karena aku tak mau langsung menunjukkan pada orang tuaku bahwa aku menolakmu padahal aku yang mengajukan permohonan perjodohan ini." putus Bryan yang diangguki Angel.
"Tapi, jangan bilang apapun dulu di kampus sampai aku mengatakan kebenaranku padanya." pinta Angel.
"Tentu. Mungkin aku akan jarang ke kampus, karena kami akan magang di perusahaan tujuan kami masing-masing, mungkin jika mendekati wisuda saja kami akan sering ke kampus." jelas Bryan menyeruput kopi yang sudah disiapkan sejak tadi meski sudah agak dingin.
TBC
Mohon dukungannya
Beri like rate dan vote nya
Makasih yang sudah setia mendukung 🙏🙏
Abaikan typo
.
__ADS_1
.
.