
Setelah pulang jalan-jalan dengan Yoona, Yuta pun mendapatkan telepon dari atasannya dan menyuruhnya untuk segera datang ke kantor. Yuta pun meminta maaf kepada istrinya karena tidak bisa menemaninya jalan-jalan lebih lama. meski Yoona masih ingin lebih lama menghabiskan waktu bersama suaminya, Tapi tuntutan pekerjaan yang mengharukan nya untuk pergi. Sesampainya di kantor Yuta pun pergi menemui atasannya." Selamat sore pak" ujar Yuta
" iya duduklah....akhirnya kamu datang juga, Maaf karena aku sudah mengganggu waktu libur mu, ada beberapa hal yang ingin aku bicarakan dengan mu tentang perusahaan kita" ujar atasan Yuta
" tidak apa-apa pak" jawab Yuta
" oke kita langsung saja, salah satu cabang perusahaan kita di luar kota sedang mengalami masalah aku ingin kamu menanganinya" ujar atasan Yuta
Mereka pun membahas banyak tentang perusahaan yang akan ditangani Yuta, tak lama kemudian atasan Yuta memperkenalkan seseorang pada Yuta." Yuta...aku ingin memperkenalkan kamu dengan seseorang yang akan membantumu untuk mengurus perusahaan kita, Masuklah" kata atasan Yuta
"selamat sore pak" ujar Rossa
"iya...Rossa perkenalan ini Yuta CEO perusahaan ini" kata atasan Yuta
" Salam kenal" ujar Yuta dengan singkat
Rossa pun membalas sapaan Yuta dengan senyuman hangat.
" Yuta...Rossa ini adalah CEO dari salah satu cabang perusahaan kita, aku harap kalian bisa bekerja sama dengan baik" kata atasan Yuta
" Baiklah pak, kami akan bekerja keras untuk menangani perusahaan kita" jawab Yuta dengan penuh keyakinan
" kalau begitu ayo kita pergi minum bersama-sama" kata atasan Yuta
" baiklah pak" jawab Yuta
Mereka pun pergi ke salah satu restoran, Karena khawatir kepada istrinya, Yuta pun menghubungi istrinya dan memberitahukan bahwa dia akan pulang terlambat malam ini. selesai menelepon istrinya Yuta pun pergi menghampiri atasnya dan Rossa" besok pagi kalian berdua akan berangkat ke luar kota, lakukan yang terbaik untuk perusahaan kita jangan biarkan perusahaan kita bangkrut" kata atasan Yuta dengan tegas
" baik pak...kami akan berusaha sebisa mungkin" jawab Yuta
" kalau begitu ayo kita pulang, jangan terlalu banyak minum, karena besok pagi-pagi kalian akan berangkat ke luar kota" kata atasan Yuta
" baik pak" kata Yuta
Yuta pun langsung pulang, sesampainya di rumah dia melihat istrinya masih belum tidur." sayang....kamu belum tidur" tanya Yuta
" kamu sudah pulang, iya belum aku susah tidur" jawab Yoona
" apa kamu sakit atau ada yang kamu pikirkan,"?tanya Yuta dengan khawatir
" tidak sayang," jawab Yoona sambil memeluk Yuta
__ADS_1
" kamu membuat aku khawatir saja" lalu Yuta mencium kening istrinya
" maaf aku" ujar Yoona
" oh ya sayang, besok pagi aku harus keluar kota" Kata Yuta
" lagi.... padahal kemarin kamu baru kembali dari luar kota" kata Yoona
" iya, tapi atasan ku memilih ku untuk menangani masalah perusahaan itu, aku tidak berani untuk menolaknya" kata Yuta
" aku tidak menyuruh mu untuk menolaknya, terima saja mungkin dia lebih mempercayai mu untuk menanganinya" kata Yoona untuk menyemangati suaminya
" terimakasih sayang umahhh" jawab Yuta
" istirahatlah aku akan menyiapkan barang-barangmu" ujar Yoona
sebenarnya Yoona sangat kasihan pada suaminya, karena dia selalu pergi keluar kota, Tapi kembali lagi ini adalah tuntutan pekerjaan yang harus suaminya lakukan. Yoona menelepon Jhony agar besok pagi dia datang ke rumah, untuk mengantar suaminya ke bandara.
setelah pagi Jhony pun bergegas ke rumah pak Yuta." selamat pagi nyonya" kata supir Jhony
" iya... tunggulah sebentar aku akan panggil suamiku" kata Yoona
"baiklah nyonya?apa pak Yuta akan pergi lagi keluar kota lagi? Ujar supir Jhony dalam hati
" selamat pagi pak" jawab supir Jhony
" Jhony....tolong jagain istri dan anak saya, ingat dengan kesepakatan yang telah kita sepakati, Oke" kata Yuta
" baik pak, saya tidak akan pernah lupa? saya tidak akan pernah lupa pak, saya akan berusaha untuk menjaga keluarga bapak dengan ikhlas" ujar supir Jhony dalam hati
" kalau begitu aku pergi dulu ya, umahh'' pinta Yuta
" iya, hati-hati, jangan lupa minum vitamin, jaga kesehatan sayang" pinta Yoona
" nyonya orang nya sangat perhatian, pantas saja pak Yuta begitu mencintai dan menyayangi nya, seandainya aku juga punya istri yang sepertinya bertapa bahagianya aku, apa yang aku pikirkan kenapa jadi konyol begini, kemon Jhony" pinta Jhony dalam hati
sampainya di bandara aku langsung membawakan kopernya pak Yuta, aku melihat ada seorang perempuan yang sedang menunggu pak Yuta.
" selamat pagi pak Yuta" sapa Rossa dengan hangat
" selamat pagi Bu Rossa, maaf saya terlambat" jawab Yuta
__ADS_1
" terimakasih ya Jhony, kamu bisa pulang sekarang" pinta Yuta
" baiklah" jawab supir Jhony
singkat cerita mereka pun sampai di perusahaan tempat mereka berdua bekerja, Yuta dan Rossa pun langsung memulai pekerjaan mereka. Mereka berdua sama-sama tipe pekerja keras, saat sudah berhadapan dengan pekerjaan mereka lupa akan hal lain selain pekerjaan mereka. Mereka bekerja hingga larut malam." Bu Rossa... istirahatlah dulu biar saya yang lanjutkan ini" kata Yuta
" tidak apa-apa, lagi pula tinggal sebentar lagi selesai" jawab Rossa
" baiklah" jawab Yuta
setelah semuanya selesai mereka berdua pulang ke hotel untuk beristirahat." pak Yuta... jika bapak tidak keberatan bagaimana kalau kita makan dulu" kata Rossa
" (sebenarnya aku sangat lelah, Tapi sangat tidak sopan jika aku menolaknya" ucap Yuta dalam hati )" baiklah Bu" jawab Yuta
" Apa Yoona sudah tidur, tadi aku tidak sempat membalas chat nya, dia pasti tidak bisa tenang, Maafkan aku istriku, lagi-lagi aku mengabaikan mu" ujar Yuta dalam hati sambil melamun
" pak, pak Yuta"? apa yang sedang dia pikirkan sampai sebegitu melamunnya" ujar Rossa
" iya maaf Bu Rossa, saya tidak bermaksud menggabaikan ibu" ujar Yuta sambil tersenyum
" tidak apa-apa pak, ayo kita pulang" pinta Rossa
setelah pagi, mereka berdua pun kembali lagi dengan kesibukannya, mereka berusaha untuk membangkitkan lagi perusahaan yang sudah diambang kebangkrutan, Mereka tidak pernah menyerah, mereka berdua terus mencari cara agar perusahaan kembali stabil." aku rindu dengan istri dan anakku, sebaiknya aku telepon mereka" ujar Yuta
" hai sayang.... bagaimana kabar kalian berdua" tanya Yuta
" baik, bagaimana kabar mu, jangan lupa makan, jangan lupa minum vitamin" ujar Yoona
" baiklah istriku"? seperti inilah istriku selalu cerewet dan mudah khawatir. Ujar Yuta dalam hati sambil tersenyum
" kenapa tersenyum sendiri" tanya Yoona
" aku hanya merindukan mu istriku" ujar Yuta sambil merayu istrinya
" baiklah, aku tidak tahu harus menjawab apa, aku tidak pandai untuk membalas rayuan" jawab Yoona dengan senyuman manis
mereka berdua saling melempar canda tawa, mereka berdua bisa menghabiskan waktu berjam-jam lamanya untuk bercerita." terimakasih tuhan telah mengirimkan aku seorang istri yang begitu pengertian, perhatian dan penuh dengan kasih sayang untuk ku" pinta Yuta dalam hati
"baiklah sayang.... aku mau lanjut bekerja dulu bye bye umahh'' pinta Yuta
" iya, fighting sayang umahhh"? dia akan membuatku susah untuk tidur, dasar suamiku" ujar Yoona dalam hati
__ADS_1
tidak ada yang tahu pasti akan seperti apa rumah tangga kita kedepannya, apakah akan baik-baik saja atau tidak, Tapi kita tentu tahu apa yang harus kita lakukan dan yang tidak harus kita lakukan.