
Berbicara tentang cinta tidak akan pernah ada habisnya, seperti cinta ku terhadap keluarga ku yang tidak bisa aku ungkapkan dengan kata-kata, keluarga ku adalah segalanya bagi ku, aku berharap semoga keluarga kecil ini akan selalu bahagia dalam keadaan apapun.
pagi yang begitu cerah ditemani oleh secangkir teh, begitu banyak cita-cita dan keinginan yang ingin kita raih, menaruh sedikit harapan di setiap renungan semoga kelak apa yang kita inginkan bisa kita gapai sedikit demi sedikit, tak lupa untuk berdoa dan berusaha lebih keras lagi agar apa yang kita impikan menjadi sebuah kenyataan.
karena terlalu hanyut dalam renungan di pagi hari membuat Yoona lupa akan rutinitasnya di pagi hari, yaitu menemani suami dan anaknya sarapan pagi, bagi keluarga kecil ini makan bersama dengan keluarga adalah hal yang tidak boleh diabaikan begitu saja." sayang'' panggil Yuta
" ahh...aku terlalu hanyut dalam renungan ku! iya sayang...." jawab Yoona
" dari mana saja? dari tadi kami sudah menunggu mu? tanya Yuta
" maaf ya sayang, tadi aku keasikan duduk di taman" jawab Yoona
Yuta pun hanya tersenyum. selesai makan mereka berdua pun langsung pergi. sesampainya di kantor Yuta langsung bergegas menuju ke ruang rapat." selamat pagi pak" kata Yuta
" iya... duduk lah, hari ini ada banyak yang akan kita bahas, tapi sebelum itu aku ingin semuanya berkumpul dulu" kata atasannya Yuta
" baik pak'' jawab Yuta
tak lama kemudian semua karyawan berkumpul, tidak ada yang telat dari waktu yang sudah ditentukan, karena bagi karyawan yang tidak disiplin akan mendapatkan sangsi, karena bagi perusahaan Time is money.
" baiklah, karena semuanya sudah berkumpul kita akan langsung membahas intinya, singkat cerita mereka pun berlanjut membahas tentang pesta perayaan kesuksesan perusahaan mereka, "ingat ini bukan pesta kecil, tapi ini adalah pesta besar yang dimana perusahaan-perusahaan besar di negara ini akan hadir, bahkan mungkin perusahaan besar luar negeri pun akan hadir, aku ingin kalian menggunakan pesta ini sebaik mungkin, karena di pesta ini kalian akan bertemu dengan orang-orang yang hebat" kata atasan Yuta
" baik pak" jawab semua karyawan
" terlebih lagi di perusahaan kita ada dua CEO hebat dan luar biasa, perusahaan lain menamakan kalian itu adalah dua monster, bari tepukan tangan untuk pak Yuta dan ibu Rossa" kata pak Sonny
Yuta dan Rossa pun berdiri dan sedikit menundukkan kepalanya sebagai bentuk rasa terimakasih nya kepada atasan mereka maupun karyawan yang ada dalam ruangan tersebut.
" baiklah aku berharap kalian bisa menikmati pesta ini dan bawalah istri kalian, oke" kata pak Sonny
(oh ya aku lupa nama atasannya Yuta itu adalah pak Sonny 🤠maaf)
" pak, bagaimana dengan persiapan untuk pestanya" tanya Yuta
" soalnya itu aku sudah mengurusnya, Tapi jika kalian juga ikut menghandle acara ini itu jauh lebih bagus" kata pak Sonny
" baik pak, kami akan melakukan sebaik mungkin" jawab Yuta
selesai rapat mereka pun langsung pergi ke hotel untuk melihat persiapan untuk pestanya, sesampainya di hotel mereka langsung disibukkan dengan berbagai pekerjaan, mereka bekerja hingga larut malam, mereka ingin memberikan yang terbaik untuk perusahaan mereka.
karena terlalu sibuk Yuta pun lupa mengabari istrinya, Yuta tahu betul seperti apa sifat istrinya, yang benar saja saat Yuta melihat handphone nya ada begitu banyak pesan masuk dari istrinya, tapi dari banyak nya pesan yang masuk tidak ada satupun panggilan telepon dari istrinya, kenapa? karena dia takut mengganggu suaminya yang sedang bekerja, dia berfikir cukup aku mengganggu nya dengan nada pesan jangan lagi aku mengganggu nya dengan nada telepon." serontak saja Yuta tersenyum sendiri melihat pesan dari istrinya, ada begitu banyak kata-kata yang manis, sehingga membuat Yuta tidak bisa berhenti tersenyum"
karena melihat Yuta tersenyum sendiri, Rossa jadi penasaran kenapa Yuta tersenyum sambil melihat telepon genggam nya, apa yang membuat dia begitu bahagia, Rossa pun menghampiri nya" pak." panggil Rossa
" ya, ada apa Bu Rossa"? tanya Yuta
karena gugup Rossa pun bingung harus berbicara apa." anu pak, apa babak mau makan bersama" tanya Rossa
Yuta pun tidak menolak ajakan ibu Rossa, karena sejak tadi malam mereka belum makan apa-apa," aku akan memanggil teman-teman yang lain nya agar kita bisa makan bersama sama, jadi ibu Rossa duluan saja" kata Yuta
" baiklah pak" Jawab Rossa
dia begitu baik dan perhatian sama semua orang, selama ini aku tidak pernah melihat laki-laki seperti itu. Kata Rossa
" sejak semalam kita belum makan apa-apa, karena pekerjaan kita sedikit lagi akan rampung, jadi mari kita istirahat dan makan bersama dulu, oke" kata Yuta
" kebetulan sekali kami juga sudah sangat lapang" kata salah satu teman mereka
mereka pun makan begitu banyak, ya iya dong makan banyak udah dari semalam belum makan, udah capek otomatis makan harus banyak.
karena khawatir Yuta pun menelepon istrinya." hallo sayang, maaf ya semalam aku tidak sempat menelepon mu, karena aku sangat sibuk" kata Yuta
__ADS_1
" iya tidak apa-apa, apa kamu sudah makan? bagaimana dengan pekerjaannya? " Tanya Yoona
" sedikit lagi sayang, terimakasih ya atas perhatiannya ummahh" kata Yuta dengan manis pada istrinya
" sama-sama, itu sudah menjadi kewajiban ku i love you " jawab Yoona
Yuta pun tertawa manis mendengar ucapan istri tercintanya itu.
" oh ya sayang,, sebentar malam akan ada pesta di perusahaan ku, atasan ku mengadakan pesta besar jadi dia meminta kami untuk membawa pasangan kami pesta itu, jadi datanglah bersama dengan ku ya" kata Yuta
" baiklah, kalau begitu aku akan pergi berbelanja" ucap Yoona sambil tersenyum
" baiklah sayang" jawab Yuta
" oke, karena kita sudah selesai makan, ayo kita lanjutkan pekerjaan kita agar kita bisa pulang cepat... semangat" kata Yuta
serontak semua karyawan menjawab semangat dengan keras.
" sebaiknya aku telepon Jhony, oh ya sekalian aku ajak sun hee supaya bisa shopping bareng" kata Yoona
disaat Yoona ingin menelepon Sun hee, tiba-tiba saja Sun hee panggil." Yoona! Yoona" panggil sun hee
" iya... baru saja aku ingin menelepon mu" kata Yoona
" benarkah...aku tebak, pasti kamu ingin mengajak ku pergi shopping kan" kata sun hee
" bagaimana kamu bisa tahu" kata Yoona sambil tersenyum
" sudah lah, berhentilah untuk membalas lelucon ku, ayo kita pergi shopping, aku ingin tampil cantik dan elegan di pesta malam ini" kata sun hee
" kamu sudah cantik dan elegan saudara ku" kata Yoona sambil tersenyum
" ahhh kamu bisa aja" kata sun hee sambil memeluk sahabatnya itu
" maaf nyonya saya sangat lelah dari tadi mengikuti nyonya dan ibu sun hee" kata supir Jhony
" baiklah, kalau begitu pergi lah cari makan dan tunggu kami di mobil saja, maaf ya Jhony sudah merepotkan mu" kata Yoona
" tidak apa-apa nyonya, maaf saya tidak bisa menemani nyonya sampai selesai belanja" kata supir Jhony
" tidak apa-apa, kamu tidak perlu khawatir" jawab Yoona
tak sampai disitu saja, setelah supir Jhony pergi mereka berdua pun melanjutkan berbelanja, yang dimana sekarang untuk suami, Oh my God.
selesai berbelanja mereka berdua pun langsung pulang, sesampainya di rumah Yoona memberikan sebuah hadiah untuk supir Jhony." ini untuk mu" kata Yoona
" untuk saya, tidak usah nyonya, nyonya sudah banyak memberikan hadiah buat saya" kata supir Jhony
" yang kemarin untuk kemarin dan yang sekarang untuk sekarang, kamu sudah menemani kami berdua berbelanja sampai sore, jadi jangan menolak nya oke" kata Yoona dengan tegas
" baiklah nyonya, terimakasih banyak nyonya saya permisi pulang dulu" kata supir Jhony
" sebaiknya aku pilih-pilih dulu baju mana yang akan aku pakai nanti malam, oke mari kita mulai" kata Yoona
Yoona pun mencoba semua baju yang dia beli tadi, tapi tidak ada yang menurut nya cocok dengan nya, bahkan baju didalam lemari pun dia keluarkan semuanya, tapi Masih saja tidak ada yang pas untuknya." inilah kenapa aku tidak suka dengan pesta, haaaa" kata Yoona dengan kesal
" ayah" panggil Yoora
" hy sayang umahhh! dimana ibu mu" tanya Yuta
" ada tuh dikamar, dari tadi ibu tidak keluar kamar" kata Yoora
__ADS_1
" oh ya, kalau begitu ayah mau pergi lihat ibu mu dulu ya" kata Yuta
karena penasaran Yuta pun bergegas menuju kamarnya, serontak saja Yuta kaget melihat kamar mereka berantakan." astaga sayang.... kenapa jadi berantakan begini sih sayang" tanya Yuta dengan gelengan kepala
" maaf sayang! aku bingung harus pakai baju apa nanti malam, jadi aku hamburka semuanya" kata Yoona dengan wajah kebingungan
Yuta pun tertawa melihat wajah istrinya yang begitu kebingungan." tolong jangan tertawa kan aku, sebaiknya kamu membantu ku" kata Yoona
" baiklah-baiklah, aku akan memilih kan baju untuk mu, ummmmmm bagaimana kalau yang ini" kata Yuta
setelah beberapa menit kemudian mereka pun akhirnya menemukan baju yang cocok untuk Yoona," terimakasih sayang ummahh" kata Yoona
Yuta pun langsung memeluk erat tubuh istrinya itu." aku rindu sayang umahhh" kata Yuta
" ini bukan saatnya untuk rindu-rinduan, ayo cepat siap-siap" kata Yoona sambil melepaskan tangan suaminya
karena gemas Yuta pun semakin memeluk erat tubuh istrinya itu, sambil menciumnya hingga mereka berdua terjatuh. ( Oh my God sampai segitunya ya jahilin istrinya)
setelah selesai bercanda ria mereka berdua pun bergegas untuk siap-siap pergi ke pesta itu. karena Yuta adalah seorang CEO jadi dia harus lebih awal untuk hadir di acara tersebut." sayang aku minta maaf banget ya, aku harus berangkat lebih dulu atasan ku menyuruh ku untuk datang lebih awal" kata Yuta
" baiklah sayang, pergilah jangan sampai telat" kata Yoona
" maaf ya sayang umahhh" kata Yuta
karena tidak ingin membuat suaminya menunggu lama, Yoona pun bergegas untuk cepat cepat pergi." hallo Jhony... apa malam ini kamu sibuk" tanya Yoona
" tidak nyonya! apa ada yang bisa saya bantu?" tanya supir Jhony
" iya, bisa antar kan saya ke pesta suami saya, soalnya tadi dia pergi lebih cepat dari yang kami janji kan" kata Yoona
" baik nyonya! saya akan segera sampai" kata supir Jhony
syukurlah akhirnya Jhony lagi tidak sibuk. selang beberapa menit supir Jhony pun sampai di rumah." yoora.." ujar Yoona
" iya Bu" jawab Yoora
" wow ibu cantik sekali" kata Yoora sambil melongo menatap ibunya, karena Yoona jarang merias wajah nya, jadi sekali didandani wajah Yoona bikin pangling saat sudah didandani.
" terimakasih sayang, malam ini ibu mau menghadiri acara pesta perusahaan ayah mu, mungkin ayah dan ibu akan pulang sedikit lambat, jadi Yoora malam ini di temani Sama paman Jhony ya" kata Yoona
" baiklah ibu...ummahhh ibu sangat cantik sekali" kata Yoora sambil tersenyum
" ibu pergi dulu ya, jangan nakal, jangan merepotkan paman Jhony... oke" kata Yoona
Yoona sangat gugup, karena ini merupakan pertama kalinya di pergi ke pesta sebesar ini, di tambah lagi yang hadir di pesta itu bukanlah orang-orang yang sembarang, tapi orang-orang yang besar dan hebat." Jhony" panggil Yoona
supir Jhony pun menengok kebelakang, serontak saja supir Jhony melongok melihat Yoona, supir Jhony terpesona dengan kecantikan yang dimiliki oleh majikannya itu, supir Jhony memang sudah menyadari kalau majikannya itu memang sudah cantik, tetapi ternyata dia jauh lebih cantik dan elegan setelah didandani seperti ini." Jhony! Jhony" panggil Yoona
" ah iya nyonya... maaf nyonya tadi saya tidak mendengar panggilan nyonya" kata supir Jhony
" iya tidak apa-apa, ayo kita berangkat" kata Yoona
" baik nyonya" kata supir Jhony jantung ku rasanya mau copot, astaga apa yang aku pikirkan sadar lah Jhony, ucap supir Jhony dalam hati
" Jhony, bisa malam ini kamu temani yoora, karena mungkin aku dan suamiku akan pulang terlambat" kata Yoona
" baiklah nyonya, nyonya tidak usah khawatir akan hal itu" kata supir Jhony aku tidak bisa mengalihkan pandangan ku, setan apa yang sudah merasuki ku. ujar supir Jhony dalam hati
" terimakasih Jhony" kata Yoona, karena gugup Yoona pun terlihat begitu gelisah, wajah nya tidak bisa menyembunyikan rasa gelisah nya." aku harus bagaimana, aku sangat gugup ya tuhan" ujar Yoona dalam hati
karena sadar kalau majikannya itu sedang gugup dan gelisah supir Jhony pun memberikan semangat untuk majikannya itu." nyonya! nyonya itu cantik, anggaplah pesta ini adalah pestanya nyonya dan pak Yuta dan orang-orang yang datang itu adalah sahabat dekatnya nyonya, anggaplah pesta ini adalah pesta have fun nyonya dan sahabat-sahabat nya nyonya dan pak Yuta, jangan anggap mereka adalah orang-orang yang besar dan terhormat tapi anggaplah mereka adalah keluarga nya nyonya. kata supir Jhony
__ADS_1
mendengar ucapan nya supir Jhony, Yoona pun menjadi lebih tenang." benar juga, kenapa aku harus merasa segugup ini seharusnya aku lebih tenang" ujar Yoona dalam hati." terimakasih ya Jhony kata Yoona sambil tersenyum
" sama-sama nyonya, silahkan turun nyonya" kata supir Jhony