
"Apa yang akan kau lakukan padanya?" teriak Adelia saat melihat Anton hendak keluar rumah kontrakannya setelah bangun dari tidurnya setelah semalaman pulang dalam keadaan mabuk.
Dalam tidurnya semalam Adelia mendengar gumanan Anton yang ingin menculik putrinya Angel agar mendapat tebusan uang dari Derian. Anton mulai emosi saat uangnya habis dan tak akan pernah mendapatkan lagi dari Adelia.
"Aku hanya ingin menemui putriku."jawab Anton enteng hendak keluar rumah tapi pergelangan tangannya ditahan Adelia.
"Mau apa kau menemuinya?"tanya Adelia lagi masih menahannya.
"Aku ingin menemui putriku. Apa aku salah?" seru Anton mencoba melepaskan diri dari cekalan tangan Adelia.
"Tidak. Jangan menemuinya!"cegah Adelia berdiri di belakang pintu mencegah Anton keluar rumah karena cekalan tangannya berhasil dilepaskannya.
"Kenapa? Aku ayah kandungnya. Aku berhak menemuinya."teriak Anton mencoba menggeser tubuh Adelia agar tidak menghalanginya.
"Mau apa kau? Apa yang akan kau lakukan setelah menemuinya?"tanya Adelia masih belum menyingkir dari hadapan Anton.
"Entahlah... aku hanya ingin melihatnya..." jawab Anton dengan seringai liciknya.
"Biar aku yang membawanya, dia tak mengenalmu, dia pasti akan langsung lari jika melihatmu?"ucap Adelia beralasan.
"Baiklah... bawa dia kemari!"perintah Anton setelah memikirkan perkataan Adelia.
"Tapi berjanjilah padaku sesuatu hal?"
"Apa?"
"Hanya beberapa jam, biarkan dia kembali ke rumah Derian. Jangan melakukan sesuatu yang buruk padanya?" pinta Adelia menatap Anton memelas.
"Kita lihat nanti!"jawab Anton.
"Tidak! Berjanjilah dulu?"
"Baik... baiklah..."ucap Anton meski dalam hatinya tak berjanji, dia akan memanfaatkan apapun untuk mencapai tujuannya.
"Temui kami di taman kota. Aku akan menjemputnya ke sekolah. Jam segini biasanya dia masih disekolah."ucap Adelia sambil menatap jam tangannya menunjuk pukul 11 siang.
"Baiklah. Aku akan menunggu disana."
"Jangan katakan apapun padanya. Jangan katakan padanya kalau kau adalah ayah kandungnya?"
"Kenapa? Dia memang anakku. Anak kandungku." jawab Anton tak terima.
__ADS_1
"Tapi kau membuangnya, kau tak menginginkannya dan kau juga tak pernah mengakuinya dulu."seru Adelia.
"Yah...dulu kan kau tau keadaanku. Aku bankrut karena dia, dia yang telah melakukan hal ini padaku. Tak salah kan jika aku mau balas dendam."jawab Anton dengan nada tajam.
Dulu sebelum Adelia menikah dengan Derian, Anton adalah seorang pengusaha juga. Dia memiliki kekasih Adelia, saat itu usahanya sedang berkembang-kembangnya untuk memperebutkan tender proyek. Tapi kedatangan Derian yang ikut juga dalam rapat memperebutkan tender proyek itu membuat Anton kehilangan semuanya.
Tender proyek yang awalnya dimenangkan oleh Anton tiba-tiba diberikan pada Derian oleh penanggung jawab proyek dengan alasan pihak perusahaan Anton tidak kompetitif dalam menangani proyek itu.
Anton yang sudah mengorbankan segala miliknya dan juga sampai berhutang kesana-kemari untuk menutup biaya tender proyek itu menjadi kehilangan dalam sekejap semua miliknya. Proyek itu diambil kembali oleh penanggung jawab proyek dan yang dia dengar proyek itu diberikan pada Derian karena dana yang diberikan dari pihak perusahaan Derian lebih banyak dari dana yang diberikan dari pihak perusahaan Anton.
Meski pihak perusahaan Anton mendapatkan ganti rugi proyek itu, tapi tidak bisa menutupi semua yang telah dikeluarkan olehnya.
Sehingga pihak bank menyita semua miliknya serta rumah dan hartanya, hingga tak tersisa sepeserpun untuk Anton. Karena kejadian itu, Anton menyuruh Adelia untuk mendekati Derian untuk menjadi istrinya dan mengambil semua hartanya.
Tapi Derian tak pernah menerima dan mencintai Adelia sedikitpun. Adelia yang begitu mencintai Anton bersedia melakukan apa yang diinginkan oleh Anton. Walau pernikahan mereka yang sudah bertahun-tahun tak menumbuhkan perasaan pada Derian, tapi Derian selalu memberikan apapun yang dia inginkan termasuk uang, mobil dan perhiasan.
Hingga akhirnya balas dendamnya belum terbalaskan Adelia sudah diceraikan tanpa mendapatkan apapun dari pernikahan.
Membuat Anton nekat akan melakukan apapun untuk tercapainya balas dendamnya meski harus mengorbankan Adelia maupun anaknya. Anton sudah tak peduli.
Kebenciannya pada Derian benar-benar sudah diujung tanduk hingga dia akan berbuat nekat.
**
"Permisi."ucap Adelia lembut.
"Ya bu?"tanya salah satu guru yang ternyata Ajeng.
"Saya mau menjemput anak-anak saya Angel dan Putri."ucap Adelia lagi.
"Silahkan bu, ada di ruang sebelah!"jawab Ajeng menuju ruang sebelah tempat penitipan anak setelah jam usai sekolah.
"Angel!"panggil Ajeng. Angel mendekat.
"Mama!"serunya melihat Adelia di samping Ajeng.
"Sayang..."panggil Adelia lembut meraih tangan Angel dan memeluknya.
"Mama menjemput Angel?"tanya Angel.
"Dimana adikmu Putri?"tanya Adelia tak melihat Putri di ruang itu.
__ADS_1
"Putri gak ikut ma? Putri di rumah."jawab Angel polos.
"Oh, begitukah? Mama ingin menjemputmu?Ayo!"ajak Adelia sambil membelai rambut Angel tersenyum lembut.
"Iya ma."Angel kembali masuk untuk mengambil tasnya yang diletakkan di loker sekolah.
**
Setelah mengajak Angel makan siang, Adelia mengajak Angel ke taman kota dekat tempat makan mereka tadi. Adelia celingukan mencari keberadaan Anton, yang katanya duduk di bangku dekat jalan masuk taman.
"Kau sudah datang?"tanya Anton yang tiba-tiba muncul di belakangnya. Adelia agak terkejut.
"Inikah anak itu?"tanya Anton lagi melihat Adelia tak menjawabnya.
Angel menatap pria itu tak suka dan ketakutan. Dia berusaha bersembunyi di balik punggung Adelia.
"Siapa ma?"tanya Angel gemetar ketakutan merasakan perasaan tak enak.
"Ayo!"ajak Anton menarik pergelangan tangan Angel tapi ditepis Adelia.
"Kau mau membawanya kemana?"seru Adelia menyembunyikan Angel di belakang tubuhnya.
Adelia meminta bertemu di taman kota jika sewaktu-waktu Anton bersikap nekat banyak orang yang akan menolongnya, bagaimanapun Adelia lebih suka Angel dirawat Derian, meski tau dia bukan putri kandungnya, Derian tetap menyayanginya.
Makanya Adelia lebih percaya Angel dengan Derian daripada dengan Anton, karena Anton bisa melakukan apapun pada anaknya untuk mencapai keinginannya seperti yang dilakukan padanya dulu.
"Banyak bacot."teriak Anton memukul Adelia hingga pingsan dan membius angel dan membopongnya masuk ke dalam mobilnya.
Tak banyak orang di taman, hingga Anton bisa meloloskan diri dengan gampang dengan membawa serta Angel.
TBC
Mohon dukungannya
Beri like, rate dan vote nya
Makasih sudah memberikan dukungannya 🙏🙏
.
.
__ADS_1
.