Perselingkuhan

Perselingkuhan
Supir pribadi


__ADS_3

Hari ini aku mau pergi berbelanja ke pasar ada beberapa barang yang harus aku beli, aku suka berbelanja di pasar dikarenakan harganya terjangkau bukan berarti di supermarket tidak ada, Hanya saja aku ingin hemat, Bukan karena uang belanjanya kurang ataupun pelit Tapi seperti itulah cara aku menghemat pengeluaran ku dan aku ingin membiasakan diri ku untuk tidak terlalu boros.


Setelah semua pekerjaan rumah selesai barulah aku berangkat ke pasar, aku selalu memberitahu suamiku jika aku ada keperluan diluar rumah mungkin aku terlalu berlebih tapi bagiku itu wajip aku lakukan. Setibanya di pasar aku langsung bergegas membeli semua kebutuhan ku agar aku bisa cepat kembali ke rumah. Setelah semuanya selesai aku langsung pulang ke rumah dan membereskan semuanya lalu aku pergi mandi, aku merasa sudah tidak nyaman karena aku sudah sangat berkeringat.


Setelah selesai mandi aku ingin tidur sejenak, Tapi aku mendengar bunyi bel rumah, Lalu aku bergegas untuk pergi membuka pintu. pas aku buka pintu aku melihat ada seorang remaja didepan pintu.


" Selamat pagi apa benar ini rumahnya ibu yoona"


" Iya benar dengan saya sendiri"


" Perkenalan nama saya Jhony saya disuruh pak Yuta untuk datang menemui nyonya"


Sebenarnya aku bingung kenapa suamiku menyuruh seorang laki-laki datang ke rumah tak lama kemudian handphone ku bunyi.


" Hallo sayang apakah ada seorang pemuda yang datang kerumah kita? Tanya suamiku


" Iya ada"


" Apa dia membawa berkasnya, jika ada kamu lihatlah, apakah dia cocok untuk menjadi supir pribadi kalian berdua atau tidak, jika kamu tidak suka aku akan mencari yang lain lagi"


Aku kaget mendengar perkataan suamiku, Karena kalau dilihat-lihat dia masih sangat muda dan tidak cocok untuk menjadi seorang supir.


" baiklah sayang, Kalau begitu sudah dulu"


Aku pergi ke dapur untuk mengambilkan nya air minum.


" Minumlah dulu"


" Iya Terimakasih"

__ADS_1


" Tadi kamu bilang namamu Jhony ya, kalau boleh aku tahu berapa umur mu"


" Umur saya 19 tahun nyonya" jawab Jhony


aku kaget mendengar jawaban nya, umurnya 19 tahun dia masih sangat muda dan aku ragu menerimanya untuk menjadi supir pribadi ku, aku ingin orang yang lebih berpengalaman dan umumnya 20 keatas, aku berniat untuk tidak menerimanya, Tapi tiba-tiba saja dia bilang.


" Nyonya jangan menolak saya, saya sangat membutuhkan pekerjaan ini saya janji akan bekerja keras dan tidak mengecewakan nyonya," Ucap Jhony


Aku kaget mendengar ucapan nya, aku tahu bagaimana rasanya kalau kita tidak diterima ditempat kita melamar pekerjaan, Aku semakin bingung Bagaimana ini apa aku harus menerimanya atau menolaknya. Tapi tidak ada salahnya aku mencoba menerimanya jika memang tidak cocok aku akan memberhentikan nya.


" Baiklah, Besok kamu akan mulai bekerja, Tugas mu adalah mengantar dan menjemput anak kami disekolah nya dan mengantar aku juga aku ada keperluan diluar rumah, apa kamu sanggup,"


" Saya sanggup nyonya," jawab Jhony dengan wajah yang sumbri gan.


"Kalau begitu besok datang lah jam 7 dan berikan aku nomor telepon mu, agar aku bisa menelepon mu jika aku ada keperluan"


" baiklah nyonya ini nomor telepon saya, Terimakasih nyonya karena nyonya sudah mau menerima saya untuk bekerja sebagai supir pribadi nyonya saya sangat bahagia, sekali lagi Terimakasih banyak nyonya" pungkas Jhony


aku merasa bahagia karena aku tidak lagi merepotkan suamiku dan aku juga ikut bahagia karena melihat wajah supir Jhony yang sangat bahagia setelah aku menerimanya menjadi supir pribadi kami. Aku tahu betul bagaimana rasanya jika apa yang kita harapkan itu jadi kenyataan.


" kalau begitu saya pulang sekali lagi terimakasih nyonya"


" baiklah"


setelah supir Jhony pulang, aku menelepon suamiku untuk memberitahukan bahwa aku telah menerima pemuda itu sebagai supir pribadi kami.


" Hallo sayang, aku sudah menerimanya, sebenarnya aku ragu menerimanya karena dia masih sangat muda,Tapi aku tidak tega menolaknya, lagi pula kamu sudah susah payah mencarikan kami supir pribadi"


" syukurlah, aku tahu umurnya masih muda, aku melihat ada sesuatu yang berbeda dari anak muda itu, Aku melihat dia seorang yang bertanggung jawab, itulah yang membuat aku menyukainya"

__ADS_1


"Baiklah aku percayakan padamu, Terimakasih sudah mencarikan supir pribadi buat kami,"!! Dengan adanya supir Jhony yoora sudah tidak lagi merepotkan bibi Sun hee nya.


" sama-sama sayang, kalau begitu aku lanjut bekerja dulu"


sebaiknya aku pergi istirahat, badan ku terasa pegal pegal.


Malampun tiba dan kami makan malam bersama karena suamiku akhir-akhir ini jarang pulang jadi kami jarang makan malam bersama.


" Apa malam ini mau begadang, agar aku menyiapkan sesuatu untuk kamu makan"


" tidak sayang, Malam ini aku tidak begadang"


" Baiklah, Kalau begitu selesai makan pergi lah untuk istirahat? wajahnya terlihat sangat lelah dia pasti jarang tidur, kantor sudah seperti rumah kedua bagi dia.


Karena jarang bertemu ayahnya sudah pasti malam ini dia akan tidur bersama kami, Yoora pasti senang sekali karena ayahnya pulang ke rumah malam ini. tengah malam aku terbangun karena merasa haus, ada sesuatu yang beda dari wajah suamiku terlihat pucat dan berkeringat yang benar saja ternyata dia demam, aku langsung bergegas untuk mengompresnya, Dia pasti sangat kelelahan jadinya seperti ini, Jika demam nya tidak turun sebaiknya aku bawah kerumah sakit. karena aku merasa tidak tenang aku bergegas untuk menelepon supir Jhony.


" Hallo Jhony maaf aku menelepon mu malam-malam begini, apa boleh sekarang kamu datang kerumah soalnya suamiku demam tinggi"


" Baiklah nyonya saya akan segera kesana, Kalau begitu saya tutup teleponnya,!! Suaranya terdengar sangat khawatir. Ucap supir Jhony


saat aku panik aku tidak tahu harus berbuat apa, seperti ini lah diriku. Tak lama kemudian supir Jhony sampai dirumah lalu kami bergegas menuju kerumah sakit. Yoora aku bawa karena tidak ada yang menemaninya di rumah. Sampainya dirumah sakit suamiku langsung diperiksa oleh dokter. Dokter memberitahukan padaku bahwa suamiku kecapean dan kurang istirahat. Aku senang karena tidak ada penyakit yang serius.


" Terimakasih ya Jhony, Maaf karena aku menganggu waktu istirahat mu,"!! sebenarnya Jhony akan mulai bekerja besok, karena panik aku tidak tahu harus minta tolong sama siapa lagi.


" Tidak apa-apa nyonya, saya juga senang karena nyonya langsung menelpon saya, jika ada yang nyonya butuhkan jangan sungkan untuk memberitahu saya," ( entah kenapa aku merasa nyonya adalah orang yang baik hati). Ujar supir Jhony


" Baiklah, kalau begitu pulang dan istirahat lah karena kamu juga pasti lelah" Ujarku


" saya akan menunggu diluar nyonya, jadi nyonya istirahat jika nyonya butuh sesuatu panggil saja saya diluar,!!ujar supir Jhony

__ADS_1


Aku tidak bisa tidur karena khawatir dengan keadaan suamiku, Sementara supir Jhony duduk di luar. aku sangat tidak enak hati karena sudah menelepon nya malam-malam begini. Maaf supir Jhony.


__ADS_2