
Di kelas semua murid sibuk dengan kegiatannya masing-masing.Ada yang duduk berkelompok,entah bergosip atau hanya buat lelucon.Ada juga yang sibuk sendiri seperti kutu buku dan si pendiam.Tak ada yang tertarik untuk seorang Clara yang hanya menonton saja,ia mulai bosan yang hanya melihat itu-itu saja setiap hari.
"Haduuuh...bosan banget kalo gini ceritanya",ucapnya sendiri sambil meletak wajahnya di atas meja.
Matahari yang masih bersinar,memantau cahayanya ke arah seseorang yang duduk di dekat jendela.Cowok itu hanya sibuk dengan belajar,tak mengira ada orang yang sedang memandangnya.Sebuah senyuman hadir di bibir Clara,ia kagum dengan kepribadian cowok itu.
"Gue punya ide nih",batin Clara.
Berjalan pelan-pelan tanpa cowok itu sadari Clara sudah di depan mejanya.Dengan senyuman polos ia memandang cowok itu dari dekat.
"Ngapain?"tanya cowok itu dengan muka datar.
Mendengar ucapan cowok itu,ia senyum menampakkan gigi manisnya.
"Gak papa,cuma pengen liat loe lebih dekat",jawab Clara santai tanpa rasa malu.
"Gak jelas", jawab Radit pindah dari tempat duduknya.
Clara tidak tinggal diam,ia mengikuti langkah kaki Radit.Radit yang menyadarinya mulai tidak nyaman.
"Ngapain sih loe?"tanya Radit dengan muka kesal.
"Gue cuma pengen ngobrol sama loe doang kok"jawab Clara pura-pura polos.
__ADS_1
"Udah gak usah ikutin gue,banyak orang yang mau loe ajak ngobrol bukan gue doang",balas Radit meninggalkan Clara.
Ia mematung mendengar perkataan Radit.Tapi itu bukan satu hal yang harus ia fikirkan,karena bukan sekali Radit cuek dengannya.
"Aahh males banget kalau gak ada yang bisa di ajak ngobrol.Mending cari Rangga aja kali ya?"ngomong sendiri sambil berjalan di koridor sekolah.
...
Waktu yang paling di sukai oleh para murid adalah jam kosong.Mereka bisa menghabiskan waktu dengan bersantai,tanpa ada aturan di kelas.Para guru rapat di kantor,sudah hampir dua jam berlalu.
Clara sendiri masih berjalan menyusuri setiap lorong di sekolah, memperhatikan murid yang lain di sekitarnya.Pandangannya terhenti pada seorang murid yang sedang tidur di halaman sekolah sambil bersender di pohon.
Ia mulai mendekati murid itu dengan pelan.
"Baaaa..."membuat cowok itu terkejut.
"Semua orang cuekin gue.Dia cuekin gue,loe juga gitu",ucap Clara kesal.
Mendengar ucapannya Rangga mulai fokus ke arah Clara.
"Dia siapa Ra?"tanya Rangga menaikkan bulu keningnya.
"Adalah pokoknya"jawab Clara sombong.
__ADS_1
"Ouh gak mau cerita nih",ucap Rangga meremeh.
Clara menatap Rangga serius.
"Nanti loe ketawain lagi",ucap Clara.
"Gak lah,masa orang serius cerita gue ketawain"ucap Rangga meyakinkan Clara.
"Gue lagi kagumin satu cowok di sekolah ini,dia orangnya bikin gue penasaran",ucap Clara serius.
"Hahahhahaha"tawa Rangga pecah mendengar curhatan Clara.
"Kok loe ketawa sih,males ah kalau cerita sama loe"ucap Clara kesal.
"Oke oke oke...Gue gak bakal ketawa deh.Gue cuma terkejut loe bisa suka sama cowok, soalnya loe bukan cewek yang mudah suka sama orang",balas Rangga serius.
"Tapi yang ini beda Ga,dia sering jauhin gue kalo di deketin."ucap Clara.
"Kata loe,tu cowok sekolah disinikan?"tanya Rangga.
Clara mengangguk santai.
"Siapa namanya,gue kenal semua murid di sekolah ini",lanjutnya.
__ADS_1
"Gak ah,nanti loe bakalan selidikin itu cowok lagi",balas Clara.
"Ya biar gue tau, itu cowok baik atau enggak", ucap Rangga dengan yakin.