Pewaris Tahta

Pewaris Tahta
BAB. 27.TUNDUKNYA SERIGALA KANTO DIHADAPAN TUAN CHOU


__ADS_3

Pitbull yang saat itu pergi menuju ke markas chou seorang diri ingin membalas kan kematian ayah nya


Iya pun mendapatkan bahwa Chou saat ini berada di kediaman nya, Pitbull dengan kebut kebutan langsung kearah kediaman Chou,


Sesampai iya di sana, Pitbull langsung disambut oleh beberapa anak buah Chou.


"Siapa kau" Teriak salah seorang anak buah Chou


"Tak ada urusan dengan kalian, menghindar lah" Teriak Pitbull


"Hyak"


"Bugh"


"Bugh"


"Bugh"


"Dugh"


Pukulan yang dilancarkan oleh Pitbull membuat anggota yang berjaga di luar rumah Chou tak berarti apa apa.


Setelah sampai di pintu utama, Pitbull kembali disambut oleh 2 orang berbadan besar, tanpa aba aba baku hantam langsung terjadi


"Hyak" Teriak semua


"Buah, buah, bush" Pukulan demi pukulan yang saling kena


Dilanjutkan pukulan kuat dari salah seorang mereka dengan keras


"Bam"


"Ahh" Suara kesakitan Pitbull


Ketika 2 orang itu ingin mengangkat tubuh Pitbull, mereka pun di kejutkan ketika Pitbull berhasil mengangkat kaki dari mereka hingga membuat mereka terpelanting.


"Agh" Kesakitan sambil memegang kepala


Belum lagi bangun mereka langsung dihujani pukulan dari Pitbull hingga tak sadarkan diri.


"Hyak" Teriak Pitbull


"Bugh"


"Bugh"


"Bam" Ledakan kecil hingga mengeluarkan darah dari mulut mereka


Pitbull yang sedikit kesulitan menghadapi dua raksasa di pintu awal  pun melanjutkan ke pintu selanjut nya


Setelah melewati ruang tamu iya dikejutkan dengan seseorang yang tiba tiba menampar nya dari belakang dan menghilang


"Plak" Tamparan


"Siapa itu" Teriak Pitbull


Tamparan demi tamparan yang membuat sekarang muka dari Pitbull tampak merah

__ADS_1


"Aggrrrr" Raungan Pitbull


"Kalau kalian berani keluarlah dan hadapi ku" Kata Pitbull sambil berteriak


Rumah yang tampak besar membuat seorang Pitbull kesusahan untuk melihat orang orang yang mempunyai kecepatan khusus.


Dan ketika suara terdengar dari telinga Pitbull, iya pun langsung melihat kearah samping dan menarik tangan nya terus membanting kearah lantai


"Wosh" Suara kecepatan


"Hyak" Teriak Pitbull


"Bbboooommmm" Ledakan kecil yang membuat si lincah sekarang tak berdaya di lantai


Baru sampai dilantai pertama tapi iya harus melewati hambatan yang sulit, ketika iya ingin masuk jauh lebih dalam kediaman Chou iya pun langsung kena jebakan Chou dengan menaruh jaring dan Pitbull terkena jaringan sehingga Pitbull tak bisa bergerak saat ini


Dikarenakan iya sekarang di gantung oleh pengawal Chou di lantai 2 yang berjarak 2setengah meter.


"Tolong lepaskan aku" Teriak Pitbull


"Hahahahahaha, dasar bodoh" Sambil tertawa Chou datang dari arah lantai 2


"Ka.. Kau Chou, mari kita berduel, bukan dengan cara pengecut ini kau berani" Teriak Pitbull


"Anak dan ayah sama sama seperti keledai, yang bisa dijebak seenak kita " Tawa Chou menghina almarhum ayah Pitbull


"Kau, matilah kau setan" Teriak Pitbull


"Sabar lah,sebentar lagi ketika yoon jee datang kemari kalian berdua akan berjumpa ayah dan ibu kalian" Kata Chou dengan sinis


Sin berganti di RSUD dimana tempat yoon jee dirawat dan yoon jee telah sadar dari Koma nya.


Kenzo yang sadar ketika mendengar suara yoon jee pun langsung menghampiri yoon jee


"Tenang lah yoon jee" Kata Kenzo sambil menggenggam tangan yoon jee


"Kenzo, kenapa kau disini" Kata yoon jee melihat wajah Kenzo


"Kau sudah aman sayang, aku janji tak ada lagi yang akan menyakiti mu, kalau pun ada aku yang langsung memenggal kepalanya" Kata Kenzo dengan tegas yang membuat yoon jee tersenyum


"Kau masih sama seperti dulu ken, terimakasih selalu menjadi pria terhebat ku" Sambil menggenggam tangan Kenzo dan mencium tangan nya


"Beristirahat lah yoon jee, aku akan menjagamu disini" Jawab Kenzo


"Kenzo apa kau melihat kapten Pitbull, kemana dia" Tanya yoon jee


"Hari ini adalah hari terberat untuk mu yoon jee, jadi aku mohon beristirahat lah, besok akan aku ceritakan semuanya padamu" sambil mencium kening yoon jee


"Mmmmmuuaaahhcc" Kecupan kening yang membuat yoon jee tersenyum bahagia dan tampak tidur dengan Menggengam tangan Kenzo.


Sedangkan Kenzo berjaga semalaman untuk yoon jee


Keesokan paginya yoon jee yang melihat Kenzo telah tidur tepat di sebelah tangan nya, iya pun mengelus kepala Kenzo, sambil melihat wajah nya dan berucap


"Aku mencintaimu Kenzo, tetaplah menjadi pria terhebat ku" Kata yoon jee dengan pelan


Sentuhan itu pun membuat Kenzo terbangun dari tidur nya

__ADS_1


"Yoon jee, kau sudah bangun" Kata Kenzo sambil mengusap matanya


"Selamat pagi Kenzo" Kata yoon jee sambil tersenyum


"Kau mau makan apa yoon jee, biar aku belikan di kantin" Tanya Kenzo


"Tak usah ken, aku ingin mendengar kan hal yang ingin kau sampaikan tadi malam" Tanya yoon jee kembali


"Aku mohon kau jangan terkejut dengan apa yang aku bilang nanti, kalau sebenarnya yang membunuh ayah mu bukan lah pihak kepolisian, tetapi dari pihak tuan Chou" Kata Kenzo


"Kau berbohong kan Kenzo, bagaiman mungkin tuan Chou membunuh orang kepercayaan nya " Tanya yoon jee kembali


"Sebenarnya ayah mu sama seperti mu, hanya saja dia dan ayah Pitbull harus menyamar menjadi anak buah dari Chou dan ketika penyamaran mereka terbongkar Chou pun langsung mencari ayah mu dan membunuh ayah mu tepat di rusun


" Ap...apa yang telah ku perbuat ken, aku telah menembak komandan yang slalu baik dengan ku" Kata yoon jee kembali bersedih


"Sabarlah yoon jee, aku akan membalas kan kematian ayah mu untuk mu, tenanglah disini" Kata Kenzo sambil memeluk yoon jee


"Dimana kapten Pitbull, aku ingin meminta maaf dengan nya" Kata yoon jee sambil terseduh


"Kapten Pitbull telah duluan pergi ke tempat Chou, dan tak mengizinkan ku untuk menemani nya tapi hingga sekarang aku tak mendengar kabarnya " Kata Kenzo


"Sebaiknya kita harus cepat menyusul mereka ken" Kata yoon jee sambil menangis


" Tenang lah yoon jee, cukup aku dan beberapa teman teman ku yang menghajar mereka" Kata Kenzo dengan meyakinkan yoon jee


Kenzo pun bergegas membangunkan bean yang telah terlelap


"Bean bangunlah, dan telpon seira untuk suruh ke kota kanto " Kata Kenzo dengan penuh semangat


Bean yang baru tersadar pun langsung menelpon seira dan langsung menyuruh nya ke kota kanto sambil membawa pasukan dikarenakan akan ada perang besar di kota kanto


Antara geng dia dan geng Chou, dan seira yang telah mendapatkan informasi dari Kenzo langsung mengumpulkan pasukan untuk segera ke kota kanto


Kenzo yang belum mengetahui letak pasti menanyakan pasti dengan yoon jee dimana tempat tingga Chou karna mereka akan menyerang Chou langsung di rumah nya .


Akan tetapi yoon jee memberi tau bahwa di setiap ruangan di rumah Chou terdapat penjaga yang super ketat dan super duper kuat, sedangkan ruangan Chou berada di lantai 3


Kenzo pun disuruh berhati hati saat mengahadapi Chou,


"Waspadai lah tangan kirinya, karna kekuatan fokusnya adalah tinjuan dari tangan kirinya " Kata yoon jee menyemangati Kenzo


"Baik yoon jee, kau juga cepat sembuh" Kata Kenzo sambil tersenyum dan keluar dari ruangan yoon jee


Kenzo pun menyuruh bean untuk share location ke seira rumah Chou, agar mereka bisa langsung otw kesana tanpa perlu menyasar kemana mana.


Akan tetapi yang sampai duluan Kenzo dan bean sedangkan komplotan seira terlambat 30 menit


"Ayo kita baku hantam Kenzo" Teriak seira dari belakang yang membuat anak buah Chou berkumpul di arah pagar


"Hhyyaaakk" Teriak anak SMA fujuhan


"Serang" Teriak seira sambil berlari kearah pagar


"Bbboooommmm" Suara ledakan besar menjatuhkan pagar yang membuat para pengawal menghindar dari pagar


Bersambung dulu ya, jikalau ada kata yang salah saya mohon diperbanyak maaf, dan maaf jika plot cerita agak nanggung dikarnakan kan ingin membuat kalian penasaran kejadian apa selanjutnya

__ADS_1


Tetap dukung novel pewaris tahta


Salam baku hantam


__ADS_2