
Sesampai yoon jee dirumah, iya kemudian di hubungi oleh ayah nya yang ketika itu yoon jee sedang berulang tahun,
"Selamat ulang tahun anakku, sehat selalu dan tunggu ayah" Jawab ayah yoon jee
"Kemana saja ayah,kau tau apa yang aku alami sekarang ini sungguh buruk ayah" Teriak yoon jee
"Maaf kan ayahmu yoon jee, karna slalu membuat mu terluka" Jawab ayah nya
"Aku benci ayah, hiks,hiks,hiks" Sambil menutup telpon dari ayah dan menangis
Ketika itu ternyata ayah yoon jee sedang bersama dengan pengawal pribadi nya dan sedang melihat SMS dari anak nya yang ketika itu salalu mencari dia..
Betapa terkejutnya pengawalnya ketika ayah yoon jee membuka HP dikarnakan akan membuat polisi tau keberadaan nya.
"Stop tuan" Teriakan dari sang pengawal
"Ada apa, aku hanya ingin membaca nya" Kata ayah yoon jee sambil membuka SMS yang banyak ditulis yoon jee, yang membuat ayah nya menyuruh pengawal nya untuk turun dari mobil
"Kau turun lah, aku ada perlu sebentar" Kata ayah yoon jee
"Ta..tapi tuan" Sambil terbata pengawalnya di tinggal di tepi jalan oleh ayah yoon jee
Setelah itu mobil pun menuju ke rumah susun kediaman mereka tinggal berdua, sesampai nya ayah yoon jee sampai dideket rumah nya iya pun lalu memakai kunci cadangan dan pas pintu mau dibuka berapa sayang nya pintu sudah dikunci dalam rumah.
Ketika ayah yoon je mengetuk pintu rumah nya sambil memanggil yoon jee, seseorang datang dengan pistol masih di penggang nya
"Ma..mau apa kau, dan siapa kau" Tanya ayah yoon je sambil terbata
"Tak perlu tau siapa aku, tapi" Kata penjahat
"Dor" Suara tembakan membuat yoon jee dan seisi tempat tinggal terbangun
Kemudian ayah yoon jee memohon agar tidak membunuh anak nya dan ayah nya sambil berpesan ke yoon jee
"To...tolong ja..jangan bunuh anak ku, dan buat yoon jee ku, semangat lah selalu dan ayah sungguh slalu menyangimu" Kata ayah sambil batuk berdarah
"Uhg, uhg"
"A..ayah hiks, hiks, hiks" Sambil menangis dan berusaha untuk membuka pintu
"Bangunlah ayah, kenapa bisa begini hiks, hiks, hiks" Sambil menangis yoon jee
Karna ayah yoon jee sudah tak dapat ditolong iya pun di semayam kan, dan ketika itu boss ayah nya Yang bernama chou datang bersama anak buah nya untuk salam penghormatan untuk yang terakhir kalinya.
"Apa yang ayah ku lakukan sehingga dia dibunuh orang misterius itu" Yoon jee bertanya
" Ayah mu adalah sahabat sekaligus orang kepercayaan ku, ayah mu juga adalah ayah yang sangat bertanggung jawab terhadap Meskipun iya tak dapat melihatmu secara dekat" Jawab chou sambil pergi bersama para anak buah nya
Setelah itu yoon jee di persilahkan oleh dokter autopsi untuk melihat jasad ayah nya sebelum di kremasi kan.
Yoon jee pun melihat tubuh ayah nya yang penuh luka dan saat itu pula iya teringat kenangan lama yang ketika itu yoon jee pernah pergi bersama dengan ayah nya kepantai.
"Ayah berjanji kita akan selalu melihat pantai bersama dan membangun rumah didekat pantai dengan hidup sederhana dan tanpa beban" Jawab ayah yoon jee
__ADS_1
"Aku mencintaimu ayah" Jawab yoon jee sambil tersenyum
Dan karna ingatan itu membuat yoon jee menjadi sedih dan menangis tiada henti, ketika itu Kenzo yang berjanji untuk datang ke rumah yoon jee dikejutkan dengan kabar bahwa ayah yoon jee telah ditembak seseorang yang tak dikenal, dia pun bergegas menuju ke tempat yoon jee.
Setelah sampai,iya pun melihat yoon jee Tertunduk lemas memandangi tubuh ayah nya.
"Yoon jee, aku turut berdukacita atas ayahmu" Jawab kenzo sambil memeluk yoon jee
"Terimakasih kenzo, hiks,hiks,hiks" Sambil menangis dipelukan kenzo.
Setelah tubuh ayah nya di kremasi kan kenzo pun mengajak yoon jee untuk pergi ke kantor polisi demi mendalami otak pembuhunan ayah yoon jee
"Ikut lah bersamaku ke kantor polisi yoon jee" Sambil menggenggam tangan yoon jee
"Ta..tapi kita mau ngapain" Tanya yoon jee
"Kita akan mendalami kasus ini" Kenzo menjawab
Setelah mereka sampai kekantor polisi dan menanyakan tentang pembuhunan ayah nya, polisi pun berkata bahwa kasus itu telah ditutup dan di nyatakan bunuh diri walau ada bukti dari CCTV kalau ayah nya dibunuh
"Bagaimana dengan kasus ini pak, apa sudah ada perkembangan" Tanya yoon jee
"Kasusnya sudah ditutupdengan tuduhan ayah mu mati bunuh diri"Jawab polisi
" Ta..tapi pak ini bukti di CCTV-nya " Sambil menujukan buktinya
" Kalian sebagai penegak hukum perlu dikasih pelajaran" Jawab kenzo sambil mau memporakporandakan kantor polisi akan tetapi di stop oleh yoon jee dengan menggenggam tangan kenzo
Setelah Yoon jee dan kenzo keluar dari kantor polisi, Yoon jee pun membawa kenzo ketempat boss ayah nya.
Setelah sampai di rumah boss nya, kenzo dan Yoon jee di berhentikan para pengawal anggota mafia
"Berhentilah, kalian sudah membuat janji bersama boss" Jawab pengawal nya
"Belum,tapi aku anak yuzong yang tadi pagi kalian beri penghormatan kepada ayahku" Jawab yoon jee
"Baiklah nona, hanya kau yang dapat menuju ke dalam sedangkan teman mu menunggu diluar" Jawab pengawal sambil menyuruh yoon jee mengikutinya
Ketika sampai di ruang hadap bossnya pun menyuruh pengawal untuk membawa masuk yoon jee
"Masuklah, dan bicaralah" Kata chou
"Bisa kah kita menemukan pembuhu ayahku dan membuatnya menyesal dengan perbuatan nya " Kata yoon jee
"Bisa, tapi sulit" Jawab boss ayahnya
"Aku ada bukti, ikut lah bersamaku" Kata Yoon jee sambil menunjukan bukti CCTV
"Tidak semudah itu, walau kita mempunyai bukti " Jawab boss ayah nya sambil menampar yoon jee
"Prak" Suara tamparan yang membuat yoon jee jatuh kebawah
Setelah itu dengan menangis yoon jee keluar dari ruangan itu yang membuat Kenzo bertanya
__ADS_1
"Ada apa yoon jee, kenapa pipi mu apa dia menamparmu" Tanya kenzo sambil menggerakkan tinjuan nya
"A..aku tidak apa apa Kenzo, ayo kita pergi dari sini" Jawab yoon jee sambil menarik kenzo
"Hhhyyaaakkk" Berteriak kenzo lalu "Bugh" Iya meninju salah satu anak buah boss nya membuat pengawal nya terbang menabrak tembok
Yoon jee pun sesegera membawa kenzo pergi sebelum hal yang tak dia inginkan terjadi. Setelah Yoon jee da Kenzo berjalan di kesunyian malam, Yoon jee pun melihat pembuhun ayah nya sedang menaiki mobil
"I..itu yang bunuh ayah ku kenzo" Sambil menunjuk ke arah mobil yang menyadari keberadaan Yoon jee
Kenzo dan Yoon jee pun mengejar mobil itu tapi tidak bisa dikarnakan mobil melaju terlalu cepat.
Setelah itu Yoon jee pun menyuruh Kenzo untuk pulang dan Yoon jee berniat pergi ke tempat pembuatan poster.
Setelah Kenzo pulang, Yoon jee mencetak poster lalu menempelkan didinding seluruh kota Tokyo yang jika ada yang menemukan siapa pelaku ayah nya akan mendapatkan imbalan 5 juta won
Kenzo pun tak sengaja sewaktu keluar dari rumah ,untuk membeli ramen di dekat warung Haruka iya pun melihat poster yang di tempelkan Yoon jee
Sambil makan mie ramen dan bertemu dengan Haruka, iya pun didatangi oleh Bean yang ketika itu juga ingin makan ramen di dingin nya malam.
"Selamat makan" Kata Haruka
"Terima kasih Haruka" Kata Kenzo kembali
" Apa itu kak Kenzo , kenapa kau serius melihat poster itu" Tanya Haruka
"Oh ini pengumuman orang hilang jika ada yang melihat dan menangkapnya akan menerima imbalan 5 juta won" Sambil memperlihatkan ke Haruka
"Kenapa kau tak mengajak ku Kenzo" Sambil menyentuh bahu Kenzo bean pun segera duduk di sebelah Kenzo
"Hai bean, dari mana saja" Tanya Kenzo
"Aku nggak kemana mana hanya saja baru pulang dari barku,apa itu Haruka" Tanya bean
"Oh tuan bean, ini pengumuman yang bisa menemukan orang ini bakal mendapatkan uang 5 juta won" Jawab Haruka sembari memperlihatkan selembar itu dan memberikan ke bean.
"Oh ini ya, di bar ku juga aku lihat ada yang menempelkan seorang wanita muda yang tampak lelah dan sambil menangis" Jawab bean
Kenzo yang sudah selesai makan buru buru pergi menuju ke tempat Yoon jee sembari melihat keadaan Yoon jee.
"Bean aku pergi dahulu ya" Sambil berlari
"Mau kemana Kenzo, ingat lah besok kau harus datang karna bakal ada pelantikan khusus buat mu" Teriak bean
Tetapi Kenzo hanya melambaikan tangan nya saja.
Bersambung sampai disini dulu ya...
Maaf kalau ada kata kata yang salah yang membuat kalian tak nyaman
Tetap dukung novel sang pemimpin terus
Salam baku hantam
__ADS_1