Pewaris Tahta

Pewaris Tahta
BAB. 25. TERBONGKAR NYA OTAK PRMBUNUHAN AYAH YOON JEE HO


__ADS_3

Di Kantor polisi di siang itu mengetahui tentang keberadaan narkoba yang dimiliki kyozo dan sadar akan geng Chou yang akhir akhir ini sulit mendapatkan pasokan narkoba, polisi pun ingin menjebak Chou


"Target kita sekarang mafia dari geng Chou, awasi setiap pergerakan nya dan berjaga di sekita lokasi tempat narkoba itu berada" Teriak komandan Ciu


Yoon jee yang sadar Chou menjadi target nya iya pun berniat untuk menelpon handphone Chou akan tetapi panggilan nya tak di gubris


Iya pun mencoba dan mencoba tapi hasil nya sama saja.


Tak mau berlama lama geng Chou pun menuju ke lokasi rumah sakit itu.


Setiba di sana rumah sakit itu tampak sepi dan tak ada orang sedikit pun di sana membuat Chou ingin segera mengambil dan keluar dari tempat itu juga


"Mari ambil barang kita dan langsung pergi dari tempat ini" Teriak Chou


Polisi yang mengetahui langsung berangkat menuju rumah sakit dengan komandan Ciu yang menjadi atasan nya dan Pitbull juga Yoon jee menjadi bawahan nya


Ketika sampai di tempat tujuan mereka pun langsung mengumpulkan anggota nya untuk mengepung gedung itu


"Kepung jalan jalan keluar gedung ini, siapa pun yang keluar dari tempat ini tembak lah" Kata komandan Ciu


"Siap komandan" Teriak para prajurit Kepolisian


Pitbull yang melihat Yoon jee tiba tiba masuk kedalam gedung itu, iya pun langsung mengikutinya akan tetapi dia tak berhasil menemukan Yoon jee dan bergerak mundur ketempat komandan.


"Lapor komandan aku melihat Yoon jee masuk kedalam gedung itu tapi aku gagal melarang nya masuk" Pitbull melapor ke komandan Ciu


"Laporan diterima, yang lain ikutilah kapten Pitbull untuk mencari kapten Yoon jee" Teriak komandan Ciu


"Siap komandan" teriak semua anggota


Lantai satu sampai 3 tak ada orang setelah lantai 4 bukan Yoon jee yang mereka dapat kan melainkan anak buah dari Chou yang mereka dapat kan. Yang membuat para polisi menembak anggota dari Chou


"Zdor"


"Zdor"


"Zdor"


Begitu juga suara bom yang di lemparkan sekuat alpa


"Bbboooommmm" Ledakan besar yang membuat Chou panik dan pasrah


Disaat komandan Ciu yang mengetahui keberadaan Chou iya pun mau langsung menembak tetapi sebelum dia menembak, komandan Ciu langsung di tembak Yoon jee tepat bahunya


"Zdor" Tembakan


"Agh" Teriak komandan Ciu


Komandan Ciu langsung di bawa oleh ke luar gedung Dan Ciu di bonceng oleh orang yang menaiki sepeda Motor.


"Brum, brum, brum" Suara sepeda motor


"Naiklah tuan" Kata Yoon jee memakai helm segera keluar dari Gedung


Suara tembakan demi tembakan


"Zdor,zdor, zdor " Suara tembakan


Tembakan itu sama sekali tak mengenai Yoon jee dan Chou, dan membuat Pitbull geram tak karuan.


"Kejar lah mereka" Teriak Pitbull


Tapi dikarenakan Yoon jee menaiki sepeda motor dengan kencang akhir nya mereka langsung sampai ke bar milik Chou berada


"Turunlah tuan masih ada tugas yang harus ku kerjakan" Sambil bergegas menancapkan sepeda motor nya kembali ke rumah sakit


Sadar akan kehilangan Yoon jee pun curiga dengan nya, dan mulai memikir kan bahwa Yoon jee lah yang ada di balik helm itu.


Tiba tiba dari arah atas gedung


"Zdor, zdor, zdor " Suara tembakan yang membuat seluruh anggota Chou sekarang tewas seketika.


" Yo..Yoon jee " Menunjuk kearah Yoon jee

__ADS_1


Yoon jee pun membawa  narkoba satu tas dihadapan Pitbull,


"Ini barang buktinya kapten, yang lain beres kan mayat mayat mereka" Kata Yoon jee sambil memegang pistol


"Baik sersan Yoon jee" Teriak seluruh anggota polisi


Dikarenakan komandan Ciu mendapatkan perawatan intensif iya pun harus dibawa ke rumah sakit dan di bedah untuk mengeluarkan peluru yang ada di tubuh nya


Sementara yang lain menunggu diluar Pitbull pun lagi lagi memarahi Yoon jee yang bertindak tanpa aba aba


"Kenapa kau tak mengikuti arahan sebelum melakukan apa apa " Marah Pitbull


"Maafkan aku kapten" Kata Yoon jee memelas


"Aku harap jangan mengulangi nya lagi" Dengan tegas Pitbull berkata


"Siap kapten" Hormat Yoon jee


Sementara di kediaman Chou, dia tampak marah kepada anak buah nya yang gagal dalam misi nya .


Dan ketika melihat handphone telah banyak panggilan dari Yoon jee.


"Kenapa dia menelpon ku" Terheran Chou pun menelpon Yoon jee


"Kring"


"Kring"


"Kring"


Suara telpon berbunyi dan saat Yoon jee melihat  iya pun meminta izin untuk mengangkatnya di luar.


"Ada telepon kapten, aku akan kemari lagi" Sambil bergegas keluar


"Ada apa kau menelpon ku" Tanya Chou


"Kau diincar oleh polisi tuan" Kata Yoon jee


"Berarti tadi kau yang menyelamatkan aku dengan menembak komandan mu sendiri" Kata Chou


"Bagus Yoon jee, kau sama seperti ayah mu yang telah berjasa dengan ku" Jawab Chou dengan penuh sinis


"Berhati hati lah tuan" Kata Yoon jee


Tak lama komandan Ciu yang habis dioperasi tiba tiba memanggil Pitbull dan menyuruh Pitbull kasih tau ke Yoon jee bahwa "sebenarnya yang membunuh ayah Yoon jee adalah Chou dan ayah Yoon jee


Adalah kapten dari orang yang di tugas kan Ciu untuk menangkap Gembong narkoba tetapi ayah Yoon jee dan ayah Pitbull terpaksa masuk geng Chou agar bisa mengetahui kejutan dari geng itu" Jawab komandan Ciu


Pitbull yang mendengar kan pun terkejut ternyata yang membunuh ayah nya adalah orang yang telah menembak komandan Ciu juga


"Brengsek" Kata Pitbull mendendam


Pitbull pun bergegas mencari Yoon jee dan ingin memberi tau soal pembunuh ayah nya agar dia juga bisa membalas kan dendam ke orang yang benar benar bersalah.


Akan tetapi Yoon jee lagi lagi tidak ada, mengetahui Yoon jee tak ada lagi di tempat. Pitbull pun pergi dari rumah sakit sambil mencari tau keberadaan dari Chou.


Yoon jee yang menaiki sepeda motor tiba tiba di telepon oleh Kenzo


"Kring"


"Kring"


"Kring"


"Kenzo, ada apa" Tanya Yoon jee


"Ada yang ingin aku bicarakan" Tanya Kenzo


"Bicaralah ken, aku sedang tak sibuk" Kata Yoon jee


"Bisa kita ketemu" Kata Kenzo


"Kenapa tidak, aku akan menjemputmu" Kata Yoon jee

__ADS_1


"Baiklah jemput la aku di terminal kota kanto" Jawab Kenzo


Yoon jee pun menjemput Kenzo di terminal dan langsung menuju ke sebuah tempat dimana mereka berdua bisa mengobrol serius


"Ken, ada yang ingin aku bicara kan kepada mu juga" Tanya Yoon jee


"Baiklah ,kau dahulu kalau begitu Yoon jee" Kata Kenzo


"Kau tau Kenzo, aku telah menemukan siapa yang membunuh ayahku" Jawab Yoon jee


"Oh ya, siapa dia" Tanya Kenzo serius


"Tapi sayang di telah mati sebelum aku dahulu yang membunuh nya " Kata Yoon jee


"Dari mana kau tau" Tanya Kenzo kembali


"Aku tau dari komandan ku dikarenakan pistol yang di pakai pembunuh itu sama yang di pakai polisi di kota kanto dan waktu ingin kutanya siapa yang memakai pistol itu komandan menjawab dia sudah mati" Kata Yoon jee yang bersedih di bahu Kenzo


"Sabar lah Yoon jee" Mengelus bahu Yoon jee


Yang membuat malam itu menjadi benar benar hangat


"Oh iya apa yang ingin kau tanyakan kepadaku ken" Kata Yoon jee


"Aku ingin tau kekuatan dari geng Chou" Tanya Kenzo


"A..apa geng Chou, ada masalah apa kau dengan nya Kenzo" Tanya Yoon jee


"Kau tau yang membakar sekolah ku dan mengedarkan narkoba disekolah ku" Kata Kenzo


"Tidak ken, emang siapa" Tanya Yoon jee


"Ya itu lah Chou, dan aku mau berperang bersama anak anak fujuhan, di kota kanto ini" Kata Kenzo penuh amarah


"Aku tak mengetahui nya ken, akan tetapi ijin kan aku untuk menyelidiki nya dulu" Kata Yoon jee mencoba meyakinkan


"Baiklah Yoon jee" Kata Kenzo


Tiba tiba telpon Yoon jee pun berbunyi telpon dari Pitbull


"Kring"


"Kring"


"Kring"


"Siap kapten, ada apa" Tanya Yoon jee


"Dimana kamu" Tanya Pitbull


"Aku bersama pacarku" Kata Yoon jee


"Ada yang ingin ku bicarakan penting" Kata Pitbull


"Aku tak bisa kapten, bisa kah kalau di sini saja" Kata Yoon jee


"Baiknya besok saja" Kata Pitbull


Kenzo yang dari tadi termenung dikarenakan Yoon jee menyebut Kenzo adalah pacarnya.


"Apa aku tak salah dengar Yoon jee" Tanya Kenzo


"A..apa ken" Tertunduk malu


"Apa yang kau katakan tadi" Kata Kenzo


Adegan pun berlanjut ketikan Yoon jee tiba tiba mencium bibir Kenzo


"Mmmmmuuaaahhcc"  Ciuman dari Yoon jee yang membuat Kenzo hanya pasrah dan menikmati ciuman pertamanya


Malam itu menjadi malam yang luar biasa untuk Kenzo dan Yoon jee yang mana mereka baru merasakan nikmat bermesraan


Bersambung dulu ya

__ADS_1


Maaf cerita agak nanggung, maaf juga kalau ada dan banyak kata yang salah, tetap stay di novel sang pemimpin


Salam baku hantam


__ADS_2