Pewaris Tahta

Pewaris Tahta
BAB. 21. MENUJU PERANG SEGITIGA DIKOTA KANTO


__ADS_3

Rencana pun dimulai, dari Kenzo yang mengatur strategi untuk menyerang sementara sekolah mereka di perbaiki


Dimulai dari mereka mengetahui markas dari geng mafia di kota kanto.


"Sanzu aku minta kita bisa bekerja sama, aku liat kau sangat teliti dalam hal seperti ini, sedangkan yang lain menunggu kabar" Jawab Kenzo


"Baik lah ken, aku akan diam diam mengintai keberadaan mereka " Kata Sanzu


Dimulai dari diam diam Sanzu ke kota kanto sedangkan Kenzo juga menemui yoon jee untuk janjian makan malam dikota kanto.


Ketika sudah di asrama Yoon jee Kenzo pun menemui kepala asrama Yoon jee


"Aku ingin menemui yoon jee" Kata kenzo


"Tunggulah di sini" Kata kepala asramanya


"Kepada saudari yoon jee, ada tamu di lobby" Suara toa


Yoon jee pun bisa menebak siapa yang datang, sedangkan saat itu yoon jee sendiri sedang dapat saran untuk magang di salah satu komisaris kepolisian.


"Karna nilai akedimi dan nilai fisik kamu bagus, bagaimana kalau kau di usulkan untuk magang di salah satu kantor polisi" Jawab kepala komisi


"Wah, benarkah saya bisa mendapatkan usulan itu, aku berharap akan menjadi intelijen di salah satu kantor penyidikan" Jawab yoon jee


"Besok akan kami ajukan, bersiap lah" Kata komisaris


"Baiklah, boleh kah saya pergi" Kata yoon jee


Yoon jee pun bergegas ketempat kenzo dan selesai menemui kenzo di ruang Lobby, yoon jee pun langsung mengajak kenzo pergi ke salah satu warung mie ramen di kota kanto, ya dimana yoon jee sudah tau makanan kesukaan kenzo.


"Kenapa kita ke warung mie ramen" Kata kenzo


"Karna aku tau makanan kesukaanmu ken, kau dari dulu sangat menyukai ramen bukan disaat anak anak tidak percaya kau bahwa kau baru pertama kali merasakan ramen, sedangkan aku percaya padamu" Kata yoon jee sambil mengingat kenangan diwaktu SMP dulu


"Wah itu ya, iya aku baru pertama kali merasakan nya dan teman teman mengolok-olok ku hanya karna ramen, hanya kamulah yang selalu percaya dengan ku" Jawab Kenzo


"Disini terkenal dengan mie ramen udon nya ken" Kata yoon jee


"Oh ya, boleh kah aku mencoba nya" Jawab Kenzo


"Kenapa tidak, pesanlah Kenzo" Jawab yoon jee kembali


Mereka pun langsung menikmati Ramen dengan tawa mau pun canda sambil mengingat masa masa SMP dulu,


"Nyam, nyam, nyam" Menikmati


"Wah bener bener enak, tapi kau tau yoon jee dikota tokyo ada mie super enak juga loh"kata kenzo


" Yang bener, kok aku nggak pernah tau" Jawab yoon jee

__ADS_1


"Nanti akan ku ajak kau kesana suatu hari nanti" Kata kenzo sambil tertawa


"Aku tunggu traktiran mu" Kata yoon jee sambil tersenyum


Sambil berbincang bincang yoon jee dan kenzo pun sama sama ingin menceritakan hal penting


"Ada hal yang ingin aku bicarakan secara serius kepadamu" Kata kenzo dan yoon jee secara bersamaan


"Kau dulu ken, setiap yang kau cerita kan pasti  begitu penting sampai kau kasih tau ke aku" Jawab yoon jee


"Baiklah yoon jee, kemungkinan aku akan menyerang salah satu geng mafia dari kota kanto ini, dikarnakan mereka telah membakar sekolah ku dan juga menjual obat obat terlarang" Kata kenzo dengan serius


"Tidak bisa kah kau laporkan saja ke pihak yang berwajib ken, karna kemungkinan aku bakal di tempat kan sebagai intelijen magang di salah satu kantor polisi di kota kanto ini" Jawab yoon jee penuh harap


"Wah selamat kalau begitu yoon jee, tapi pembalasan ya tetap pembalasan yoon jee tak semudah itu mereka lolos dari ku" Jawab kenzo


"Aku khawatir terhadapmu ken, aku tau mafia mafia disini tak bisa di padang sebelah mata, mereka tidak segan segan untuk menembak dan membunuh seseorang" Jawab yoon jee


"Terima kasih yoon jee, semoga kita tidak di pertemukan disaat aku melakukan perang besar melawan mereka " Jawab kenzo sambil tersenyum


Dimalam itu kenzo tetap meyakinkan bahwa mereka anggota mafia tidak akan pernah melukai seorang pun dari anggota Geng sma Fujuhan.


Sin berganti dimana sanzu yang sedang menyamar menjadi customer narkoba mencoba mengetahui letak bar dimana geng mafia berkumpul, juga mengetahui leader maupun senjata atau pun alat alat apa saja mereka gunakan untuk baku hantam.


" Apa kau tau dimana aku bisa mendapatkan permen narkoba jenis baru ini dalam jumlah yang banyak " Tanya sanzu ke salah satu anggota mafia di bar


" Oh tentu saja bisa boss, ikutlah dengan ku" Kata anggota mafia


"Boss ada yang mencari barang" Kata anggota mafia


" Masuklah, dan kau pergilah" Jawab sajiro


"Boleh aku membeli barang itu" Kata sanzu sambil menyusun rencana


"Tentu saja tuan, mau yang jenis apa kami slalu stay" Jawab sajiro


" Bagaimana kalau ini" Sambil menyerang kearah sajiro


"Bugh" Suara pukulan


"Dugh" Suara cengkraman


"Katakan lah kau yang membakar sekolah ku di Tokyo kan" Teriak sanzu


"Aku tak tau tuan, bukan kami" Jawab sajiro sambil ketakutan


" Jawab sekali lagi atau aku patahkan lehermu" Sambil terus mencengkram leher sajiro


"Benar tuan, kami tidak pernah menjual keluar kota kanto setau ku hanya geng mafia yakuza lah  bisa menjual ke luar daerah itu" Kata sajiro kesakitan

__ADS_1


"Dimana aku bisa menemui mereka" Kata sanzu


"Kau bisa mendapatkan mereka di bar tak jauh dari sini yang di pegang oleh kaki tangan dari chou" Jawab sajiro


Sanzu pun sekarang salah sasaran dan membuat huru gara menjadi panas, dia pun mengambil langkah untuk memastikan lampu terus pergi dari tempat itu selagi anggota sajiro tak tau apa yang telah ia buat dengan boss nya.


"BAM" Pukulan kuat yang membuat sajiro pingsan


Sandi pun pergi dari tempat itu sambil membawa satu buah tas berisi paket narkoba yang akan dibawanya ke bar yang ditunjukan sajiro.


Sementara itu sehabis kenzo mengantarkan yoon jee ke asrama iya pun langsung mendapat panggilan dari sandi


"Kring, kring, kring" Suara panggilan telepon


"Ada apa sanzu, apa kau sudah menemukan mereka" Tanya kenzo


"Tentu saja Kenzo, sekarang pun aku sedang membawa barang untuk langsung baku hantam dengan mereka"sambil terus berjalan menuju bar tersebut.


" Aku sedang di kota kanto sanzu jangan gegabah, katakan lah kau dimana aku akan menyusul mu" Jawab kenzo


"Baiklah, temui aku di bar Casanova" Menuju bar tempat keberadaan dekisugi


"Aku menyusul "sambil menaiki taksi


Tiba lah dimana sajiro terbangun dan menemukan keadaan yang akan membawa kyozo sebagai boss dari geng itu marah


" Apa yang terjadi, kemana barang itu" Sambil memeriksa


"Gawat barang itu diambil oleh nya semua, aku harus membuat nya menyesal" Kata sajiro dalam hati sambil meraba ponsel dan menelpon kyozo


"Boss, barang kita ada yang curi, dan aku tau dimana dia bisa kah kau kemari" Kata sajiro


"Apa yang kau lakukan bodoh, kau mau mati" Teriak kyozo


"A..aku telah di pukul keras boss" Jawab sajiro terbata


"Tunggulah aku akan kesana" Jawab kyozo


"Tak perlu kemari boss,susul lah kami ke bar Casanova" Jawab sajiro


"Apa? Casanova, kenapa mereka berani menyentuh kita" Jawab kyozo


"Bukan mereka yang mencurinya boss, tetapi orang yah mencari mereka yang melakukan nya" Jawab sajiro


"Baiklah tunggu lah aku di sana " Jawab sajiro sambil menaiki mobil


Disini akan terjadi perang segitiga antara sanzu, kenzo melawan geng yang di pimpin dekisugi ditambah geng yang akan menyusul yang di ketuai oleh kyozo


Nantikan lah kelanjutan nya

__ADS_1


Tetap dukung novel sang pemimpin, dan kalau ada kata kata yang salah saya mohon diperbanyak maaf


Salam baku hantam


__ADS_2