
"Chou keluarlah" Teriak Kenzo
"Hey kau bocah, sopan lah" Kata salah satu pengawal Chou
"Hahahahaha, kau minta di kasih pelajaran rupanya" Jawab Chou yang keluar dari lantai 3
"Hahahahahaha, turun lah kau, aku ingin melihat seberapa keras raja narkoba dari kota kanto" Teriak Kenzo
"Naik lah dan kita selesai kan semua nya" Kata Chou sambil kembali masuk
"Brengsek, serang" Teriak seira yang sudah tak sabar untuk baku hantam
"Serang " Teriak semua anak SMA fujuhan
"Hyak" Teriakan sambil berlari
Seira yang menjadi pemimpin benar benar terdepan saat baku hantam, hingga tak kenal seberapa keras orang dewasa yang akan menghajar nya.
"Kenzo, naiklah" Teriak seira
"Baik seira" Mengaguk, sambil terus berjalan di ikuti bean dan juga seira
"Bugh"
"Bugh"
"Bugh"
"Ahh" Teriak kesakitan dari beberapa orang yang menghalangi jalan Kenzo
Di pintu masuk Kenzo tanpa ada halangan dan berjalan santai
Hingga di pintu ruang tamu tanpa aman dikarenakan seira selalu menjadi benteng di setiap jalan Kenzo.
Ketika Kenzo sampai di ruang sebelah dikejutkan dengan keberadaan Pitbull yang tak berdaya, Kenzo pun langsung memerintahkan bean untuk menurun kan jaring, ketika ingin menurunkan jaring bean tiba tiba dipukul dari belakang
"Bam" Pukulan keras
"Aggghh" Suara kesakitan bean
"Siapa itu" Teriak bean yang sambil melihat sekeliling
"Tenang lah bean, dan lakukan apa yang aku suruh" Kata Kenzo
"Seperti nya tak hanya satu orang di dalam ruangan ini ken" Kata seira sambil terus melihat sekeliling.
"Hmmm, hahahhaha" Tersenyum sinis dan tertawa
"Bugh" Pukulan
"Bugh" Pukulan mengenai bean dan seira
"Brak" Terlempar
Seira dan bean tanpa kesakitan dengan gerakan cepat yang di buat orang orang Chou.
"Dasar kalian bocil bocil yang ingin mati, pergilah atau nyawa kalian taruhan nya " Kata seseorang dari kegelapan
"Sssttt" Suara gesekan
"Wooossshhh" Kecepatan, seketika Kenzo telah hilang dari hadapan mereka tersisa seira dan bean di tengah ruangan
"A...apa yang terjadi" Terkejut seira dan bean
"Ke..kemana dia" Mereka yang menyerang dari kegelapan yakni duo vinzi keterangan
"Kalian perlihatkan wajah kalian, jangan seperti banci" Teriak Seira
"Wwwwoossshh" Kecepatan duo vinzi menyerang kembali tetapi tiba-tiba
"BAM" Pukulan kuat yang membuat duo vinzi terkapar menabrak tembok
"Ba..bagaimana bisa begitu " Seketika Seira terpolongo melihat sekarang duo vinzi yang ingin menyerang Seira telah kesakitan
"Aaahhgg, apa itu tadi kawan" Kesakitan, bertanya sama duo vinzi lain
"Aku tak tau, tapi seperti ada yang memukul kita dengan kecepatan kencang
" Bang..kitlah" Kembali berusaha bangkit akan tetapi tiba tiba Seira dan bean sudah ada di depan mereka berdua
"Bugh"
"Bugh"
"Bugh"
"Dugh" Suara pukulan demi pukulan yang langsung didapat kan oleh duo vinzi sebelum mereka bangun
"Matilah kau brengsek, jangan jadi pecundang kau" Teriak Seira
"A..awas kali..an" Kata duo vinzi terus pingsan
Kenzo pun tiba tiba muncul dan menurunkan Pitbull, dan melepaskan jaring dari tubuh Pitbull
__ADS_1
"Kemana saja kau Kenzo" Teriak Seira
"Aku dari tadi lari ke atas " Jawab Kenzo tersenyum
Bean yang mengetahui kecepatan dan gerakan Kenzo pun tersenyum. Sambil membangun kan Pitbull dari pingsan nya akibat di siksa nya lagi
"Bangun lah Pitbull, plak, plak, plak" Teriak dan tamparan dari Kenzo
"Uhug, uhug, uhug" Terbatuk Pitbull sambil berusaha bergerak tetapi tak bisa akibat telah disiksa dan dipukuli gang Chou.
"Pelan pelan lah Pitbull, akan ku bopong kau" Kata bean yang berusaha meraih punggung Pitbull.
"Kalian lanjutkan lah, biar aku disini dahulu, balas kan dendam ku dan dendam yoon jee kepada Chou" Kata Pitbull meyakinkan
"Kau yakin tidak apa apa Pitbull" Tanya Kenzo kembali
"Berjuanglah " Sambil menggenggam kedua tangan nya
Kenzo, Seira dan bean pun melanjutkan perjalanan
Dilantai dia sudah ada aqasa yang menunggu mereka, iya adalah pertarung terhebat di kota kanto dan di juluki si anjing gila dikarenakan hidup aqasa yang kalau sedang bertengkar sulit untuk dikendalikan.
Aqasa sendiri iya adalah seorang murid sma disalah satu sma bekas penjara di kota kanto
Di SMA itu dia menjadi pemimpin sementara.
Setelah lama menunggu akhirnya aqasa bertemu Seira duluan yang terlalu bersemangat untuk bertarung sedangkan Kenzo dan bean sedang berjalan dengan santai nya.
Seira dan aqasa dengan gaya yang petarung yang berbeda dimana aqasa mempunyai kekebalan tubuh yang tebal dikarenakan iya selalu menghisap narkoba jenis sabu dulu sebelum bertarung
"Hyak,Mati lah kau " Teriak Seira
"Hmmm, kemari lah" Melambaikan tangan ke arah Seira
"Bugh"
"Bugh"
"Bugh"
Pukulan demi pukulan yang di lakukan Seira hingga aqasa tersungkur, akan tetapi aqasa seperti tak merasakan apapun setelah sekuat apapun Seira meninju nya
"Hanya segitu saja " Kata aqasa sambil tersenyum
"Hyak" Teriak sambil memukul
"Tap, tap, tap" Langkah kaki menghindar lalu
Disusul pukulan secara terus menerus andalan aqasa
"Bugh"
"Bugh"
"Bugh"
"Dugh"
Pukulan yang membuat aqasa sekarang menabrak ke arah dinding
"Brak" Suara tabrakan
"Agggrrr" Suara raungan kesakitan
"Seira" Teriak bean menghampiri Seira
"Hahahahahaha, dasar bocah sma" Meremehkan
"Kau tak apa apa Seira, bangunlah" Sambil memohon nya ke tubuh bean akan tetapi Seira sudah pingsan
"Giliran mu " Teriak aqasa sambil menunjuk kearah bean
"Hyak" Teriak aqasa sambil berlari ke arah bean
"Wwwwoossshh" Kecepatan
"BAM"
Pukulan kuat membuat aqasa menabrak sebuah lemari hingga mengeluarkan muntah darah
"Uhk, uhk," Batuk
"Hyak" teriak aqasa yang berusaha bangkit, tapi tak mampu bangkit lagi dikarenakan pukulan yang mengenainya terlalu kuat dan ter arah tepat di dada nya
"Sudah lah, sebaiknya kau tak usah banyak bergerak" Kata Kenzo sambil bergegas memegang bahu aqasa dan segera naik ke lantai berikut nya sedangkan bean menemani seira dibawah
Di lantai 3 sudah banyak anak anak buah Chou yang memegang senjata siap menembak siapa pun yang berani naik ke atas
Kenzo yang menyadari bahaya jika iya langsung naik dikarenakan keadaan lantai satu 2 dan 3 berbeda suasana dan Kenzo mencurigai itu.
"Ada yang tak beres, sebaiknya aku memakai sebuah cara untuk membuktikan nya" Kata Kenzo sambil terus berfikir dan iya menemukan sebuah buku
Kenzo pun langsung melemparkan ke arah atas dan benar
__ADS_1
"Zdor"
"Zdor"
"Zdor"
Tembakan yang terus menerus dilakukan oleh pengawal Chou,
"Dasar brengsek mereka benar benar berani memainkan senjata api" Kata Kenzo memaki
Kenzo pun mengambil sebuah pedang turun-temurun keluarganya yang berukuran 30 cm didalam baju hoodie nya.
Selanjutnya Kenzo yang mengeluarkan kecepatan nya hingga tak terlihat oleh orang yang berjaga di dekat tangga lalu
"Cring" Bunyi pedang
"Agh"
Teriak demi teriakan di dengar oleh para pengawal Chou dikarenakan Kenzo berhasil secara satu demi satu ditusuk memakai pedang
Hingga tiba tiba pedang itu bercahaya, dan membuat seseorang orang yang memegang pedang itu jauh lebih kuat dan menjadi seorang monster pembunuh.
"Aaagggrrr"
Raungan Kenzo diakibatkan Kenzo belum bisa mengontrol nya dan sekarang Kenzo lah yang dikontrol senjata itu
Sambil membawa pedang iya pun langsung menemui Chou dan memecahkan pintu dalam sekejap mata
" Bbbbboomm " Ledakan
" A... Apa yang terjadi pada dirimu" Terbata
Tanpa basa basi Kenzo langsung menuju ke arah Chou dan
"Wwwooosshhh" Kecepatan
"Cring" Tebasan
"Bruk"
"Bruk"
Kepala dan tubuh dari Chou terpisah dua, dan saat itu Kenzo pun tersadar kembali
"Agghh" Teriak Kenzo
Bean yang mendengarkan itu langsung bergegas menuju ke atas melihat ke arah Kenzo
Yang betapa terkejut nya iya melihat ceceran darah dimana dimana, sembari mengkhawatirkan keadaan Kenzo iya langsung kearah kamar dan melihat Kenzo pingsan dengan keadaan duduk
Sambil memilih menggendong tubuh kenzo,bean pun bergumam
"A..apa yang kau lakukan Kenzo, kau bukan lah manusia biasa, kau benar benar haus darah" Kata bean dalam hati sambil menggendong ke arah lantai dimana tempat seorang pingsan
Bean pun memanggil bioka yang menghadapi para anak buah dari Chou
"Bioka ke marilah dan angkat seira" Teriak bean
"Ada apa dengan nya " Sambil berlari menuju ke atas
"Sebaik nya kita bergegas pergi sebelum polisi kanto datang" Kata bean sambil menggendong Kenzo
Sedangkan bioka pun menggendong seira menuju kebawah, tiba tiba
"Wiu, wiu, wiu" Sirene polisi
"Wah gawat, kabur" Teriak para leader dari fujuhan
"Ba..bagai Dengan seira" Kata duo kuncir
"Sebaiknya kita pergi dahulu sebelum kita semua di tangkap" Kata jess
Anak anak SMA fujuhan pun berhamburan pergi dari tempat itu sebelum polisi hadir.
Bioka, seira dan bean berserta Kenzo yang terjebak disuruh Pitbull melewati pintu belakang
"Lewati lah jalan belakang" Kata Pitbull yang berada di lantai 1
Tak mau berlama lama mereka pun langsung menuju kearah yang Pitbull tunjuk, setelah keluar dari tempat itu
bioka dan bean membawa Kenzo dan seira yang pingsan ke halte kereta api, bean yang bingung pun membeli tiket 4 ruang VIP dikarenakan ingin tidak jadi bawah perhatian.
"aku pesan 4 ruang vvip eklusif" kata bean
"tunggu lah sebentar tuan" sambil memberi tiket
bean yang panik salah memesan tiket bukan ke tokyo melain kan mereka ke kota Hiroshima, karna tak tau mereka akan ke kota Hiroshima bean pun bersantai melihat kearah luar jendela sampai tertidur begitu juga bioka.
Ceritanya sampai disini dahulu ya..
Maaf kalau masih ada kata kata yang salah dan membuat kalian tak nyaman tetap stay di novel pewaris tahta
Salam baku hantam
__ADS_1