Pewaris Tahta

Pewaris Tahta
BAB. 34.TERBUNUHNYA SATU PERSATU ANAK BUAH ITO DAN MENERTIBKAN HUKUMAN


__ADS_3

Disaat itu lewat lah salah seorang polisi yang sedang patroli membuat Kazeo memberhentikan mobil itu.


"pak, tolong saya pacar saya telah mereka bawa kebelakang untuk di tiduri secara berganti" kata Kazeo yang tampak memohon dengan polisi yang berpatroli


para preman yang mengetahui kalau Kazeo sedang berbicara dengan polisi langsung ikut lari kebelakang.


"gawat boss, dia benar-benar melapor ke polisi, apa yang harus kita lakukan"sahut preman


" kau bodoh, kau hajar saja polisi itu didepan anak itu, maka anak itu tak bisa berbuat apa apa" kata Ikaru yang tampak sedang membuka baju dan tali pinggang


"ampuni aku tuan dan jangan apa apa kan pacar ku, jangan perkosa ku" sambil memohon dan menangis haruka


"hahahahaha" tawa Ikaru dengan penuh hasrat melihat paha mulus haruka


sin berganti dimana Kazeo dan polisi yang bertugas turun dari mobil dan langsung polisi mengejar ketiga orang itu


akan tetapi benar di kota ini polisi hanyalah emblem doang dimana ketika polisi patroli melihat Ikaru yang saat ini sedang setengah telanjang berbalik.


"kenapa kau harus berurusan dengan mereka, kau relakan saja pacarmu melayani tuan Ikaru"kata polisi dengan Kazeo sambil menepuk jidat mereka


" kenapa kalian takut dengan pria bodoh dan sampah seperti mereka " sahut Kazeo dalam mode kejam


"sebaiknya kau menunggu dan setelah itu kau pergi" sambil memegang tangan dan mengajak Kazeo keluar sembari menjelaskan bahwa Ikaru adalah salah satu kaki tangan Tuan Ito yakni anak dari tuan Hayato


"kalau kalian ingin tau apa itu hukuman mati ikutlah bersama ku " yang saat ini menarik kedua tangan polisi


"hahahaha, ayo sayang buka baju mu atau aku menyobek baju mu dengan kedua tangan ku " sahut Ikaru dengan penuh nafsu


"ampun tu.. tuan" sambil terus mundur dengan keadaan tidur


sedangkan anak buah Ikaru melihat nya dari jauh


"wwwooossshh" kecepatan


"BAM" ledakan besar


tiga orang anak buah dari Ikaru terbang tak beraturan ada yang kearah Ikaru dan menabrak nya dan ada yang ke atas dan ke samping


"bruk"


"bruk"


"bruk"


"a... apa kau melihat tadi, apa itu" sahut polisi yang bertugas


"brengsek, kenapa kau menabrak ku" teriak Ikaru dengan penuh amarah dan melihat anak buahnya telah tewas dengan mengeluarkan darah dari mulut


"Hai tuan, nikmati tubuh kekasih ku" sahut Kazeo yang sekarang dihadapan nya


"ke... kenapa kau bisa di depan ku" tanya Ikaru dengan penuh kejutan


begitu juga dengan parah polisi yang tampak terkejut melihat kecepatan yang di luar nalar

__ADS_1


"bangsat kau bocah tengil, mau mati kau" sahut Ikaru yang sekarang mengeluarkan sebuah senjata


"kau mau tau apa itu ketakutan dan hukuman kan, akan ku beri tau" jawab Kazeo yang kini penuh dengan aura hitam


"Zdor"


"Zdor"


"Zdor"


akan tetapi Kazeo benar benar menghilang dalam sekejap mata


" wwwooossshh" kecepatan


"ccrring" tebasan


sebuah tubuh berdiri tanpa kepala yang membuat haruka melihat histeris dan tak percaya begitu juga dengn polisi.


"itu adalah hukuman buat mu" sahut Kazeo


"si... siapa kau tuan, apakah kau tak takut jika tuan Ito membalas kan dendam nya" sahut polisi dengan penuh ketakutan


"kau tau, siapa yang membakar dan membunuh ayah nya, itulah aku ,aku punya pesan buat kalian"sahut Kazeo yang berdiri dengan tangan menggenggam tangan haruka


" a..apa itu tuan" tanya polisi yang masih tergagap-gagap


"jadilah penegak hukum atau aku akan menjadi hukuman untuk memberantas brandal seperti mereka juga tak lepas membuat aturan baru di kota Hiroshima ini" sahut Kazeo


setelah itu menghilang dalam satu kedipan mata diikuti juga menghilang nya gadis itu


karna mayat mayat dari kelompok tuan Ito mereka pun langsung menelpon media dan pihak ambulan untuk segera bergerak ke Tempat kejadian perkara


Zetsu yang mendengar kan kematian rekan nya langsung menuju ke tempat kejadian perkara dan menanyakan siapa yang buat seperti ini


"Bangsat, siap yang berani membelah nya seperti ini " teriak Zetsu


"pria misterius memakai hoodie kuning tuan, dia juga katanya orang yang membunuh tuan Hayato" sahut polisi itu


"Kenapa kalian berdiam saja dan tak menembakkan senjata kalian padanya" teriak Zetsu yang tak punya wibawa


"ka.. kami takut dia memenggal kepala kami semua seperti tuan Ikaru tuan"


sahut polisi


"brengsek" teriak Zetsu


sedangkan di keadaan haruka yang saat itu masih trauma dengan kejadian yang baru saja dia lihat di depan matanya membuat Kazeo mencoba menghibur nya


"haruka apa kau tak apa apa, kau tau haruka aku tak menyangka kau menganggap ku pacarmu" sahut Kazeo mencoba menggoda


"kau tau kak, kau terkadang manis dan terkadang kau seperti monster saat berperang membuatku takut" kata haruka yang tak menghiraukan perkataan Kazeo


"sebaiknya kau membiasakan dirimu haruka jika terus ikut bersamaku" sahut Kazeo

__ADS_1


"apa tugasmu sudah selesai disini kak" tanya haruka yang mulai normal


"belum haruka, aku masih menuntaskan semua nya agar kota ini menjadi kota yang aman bagi siapa saja dan hukum harus bangkit dikota ini lagi dan tidak di pimpin oleh geng geng seperti mafia ataupun yakuza" sahut Kazeo


"kau tau kak, aku sangat ingin mempelajari ilmu bela diri agar aku tak merepotkan mu terus menerus" sahut haruka


"kau yakin sanggup, lagi pula kau manis dengan bersikap seperti ini" terus sambil mengelus rambut haruka


"kak ada yang aku bilang kepadamu, ini tentang perasaan ku kepadamu" sahut haruka


"katakan lah haruka" sahut Kazeo


"aku mencintaimu"


"cup"


sambil mengecup bibir Kazeo yang saat itu berdiri tepat didepan nya


"a.. apa yang kau lakukan haruka" sahut Kazeo dengan wajah memerah


"jawab pertanyaan ku secepatnya " sahut haruka


Kazeo yang sekarang ikut merasa suka terhadap haruka ditambah lagi haruka selalu mempunyai cara untuk mereka tinggal ataupun makan


"akan ku jawab setelah urusan di kota ini selesai"sahut Kazeo yang beranjak dari tempat duduk nya


" ngomong ngomong sekarang kita berada dimana kak "tanya haruka


" aku tak tau pasti tapi sepertinya kita berada di sebuah tempat yang ada danau nya" sahut Kazeo melihat sekeliling


lagi keasikan mengobrol tiba tiba bintang pun jatuh


"kau lihat itu kak ada bintang jatuh" menujuk ke atas


"iya aku tau, emang kenapa" tanya Kazeo


"cepat kau genggam tangan mu dan meminta permintaan, maka nantinya akan dikabulkan" sahut haruka yang saat itu berdoa


"kau terlalu percaya dengan takhayul haruka, apakah pernah permintaan mu dikabulkan olehnya" tanya kenzo


"pernah dan ini kejadian nya, aku slalu ingin berada disamping kakak ketika masih jadi kenzo walau sekarang kakak adalah Kazeo" sahut haruka


"dan terus apa yang kau do'akan tadi" tanya Kazeo


"rahasia dong" tersenyum dan kembali menatap


kenzo pun malam itu menghidupkan api sembari menghangatkan tubuh mereka berdua sembari menunggu pagi haruka pun kembali tidur tepat dipangkuan Kazeo yang membuat Kazeo malam itu melihat wajah haruka dekat dan penuh kecantikan luar biasa.


bersambung dulu ya


maaf kalau ceritanya agak gimana gimana


tetap stay di novel sang pewaris tahta

__ADS_1


maaf kalau ada kata yang salah


dalam baku hantam


__ADS_2