Pewaris Tahta

Pewaris Tahta
"BAB.32. PESONA TUAN KAZEO


__ADS_3

Kazeo yang telah menuntaskan pekerjaan nya dengan cepat kembali ketempat di rumah sakit


dikarenakan iya sudah berpengalaman dengan hal seperti itu dan saat teman teman dari nya yang mengenalnya datang dia masih berada di tempat itu.


"a.. apa itu Kazeo" tanya Bean


"kau benar bean" sahut Seira


"jadi yang membantu kita tadi siapa, bukan kah hanya dia yang mempunyai kemampuan seperti itu" bertanya tanya bean


"Diam lah bean dan segera kita menuju ketempat nya" sahut Seira dan berjalan terus kearah Kazeo


"apa kalian telah selesai dengan urusan kalian, sebaiknya kalian pergilah dari tempat ini karna aku yakin mereka tak akan dengan perbuatan kalian yang telah menyelamatkan buruan nya " sahut Kazeo yang berdiri sambil bersila tangan didekat tangga


"apa kau tak ingin ikut kami" sahut Bean


"ayo Bean pergilah dan segera naik kereta, aku yakin merek akan mengejar kita " sahut Seira


mereka semua pun pergi dari tempat itu sambil berlari diikuti ayah dan ibu haruka


haruka sambil berlari melihat kearah Haruka, dan Kazeo yang melihat itu melambaikan tangan nya, membuat Haruka yang dari tadi termenung menjadi tersenyum.


sesampainya mereka semua di halte kereta dengan keadaan kelelahan semua menjadi sorotan warga Hiroshima apalagi dengan keadaan ibu haruka yang masih memakai selimut.


setelah tiket sudah siap di pesan, mereka pun menaiki kereta yang telah sampai,


sembari menunggu kereta berangkat mereka pun melihat salah satu TV yang memberitakan rumah tuan besar hayato Telah di bakar seseorang dan terlihat orang itu memakai hoodie hitam, sayang pihak polisi tak bisa melihat wajahnya.


sementara itu polisi sedang menyelidiki siapa pelaku yang berani membakar tuan hayato begitu juga anggotanya dengan cukup kejam


"bu... bukan kah itu hoodie yang sama dengan yang di pakai Kazeo yang sempat aku belikan untuk nya" sahut bioka


"kau benar Bioka tetapi aku masih tak percaya kalau dia bisa berpindah tempat dengan begitu cepat" jawab Bean.


"sungguh pria aneh, terkadang aku meyakinkan iya benar Kenzo dan terkadang tidak" sahut Seira


Haruka yang sudah memperhatikan Kazeo sudah mengetahui kalau yang menolong mereka memang Kazeo.


setelah kereta sudah mau siap berangkat, mereka dikejutkan dengan sosok hoodie hitam yang tengah duduk di kursi halte dan melambaikan tangan


"bukan kah itu Kazeo" sahut Bean yang melihat kearah kursi


"kau benar " diikuti semua yang berada di dalam


kereta


dan seketika kereta berangkat melihat Haruka diluar juga mengejar Kenzo


"bu.. bukan kah itu Haruka" sahut bioka

__ADS_1


mereka semua pun melihat kearah dalam tapi memang tak ada keberadaan Haruka ketika Bean dan yang lain ingin keluar juga sayang kereta terus melaju kencang


"Haruka.... " teriak Bean


sin berganti dengan Kazeo setelah melambaikan kearah mereka iya pun langsung menuju keluar halte kereta


tetapi tiba tiba ada tangan yang menarik hoodie nya hingga dengan refleks saat ingin memukul dikejutkan dengan wajah Haruka


"a... apa Haruka, kau tak pergi" sahut Kazeo


"aku ingin terus bersamamu tuan Kazeo, walau kau mengusir ku terus" sambil memegang hoodie Kazeo


"baiklah kau boleh ikut denganku, asal kau jangan merepotkan ku nantinya" sahut Kazeo


"terimakasih tuan Kazeo" membungkukkan kepala


"ayo kita pergi, tak baik kita terlalu berlama di halte ini, akibat TV menyiarkan berita pencarian orang ber hoodie hitam membuat ku menjadi sorotan" sahut Kazeo


"boleh kah aku membantu mu tuan" tanya Haruka


"tak perlu Haruka, aku bisa sendiri kau tau dijaman ku dulu aku selalu menjadi incaran dari polisi dan geng yang ada di seluruh dunia" menjelaskan tapi pas lihat kebelakang tak ada sosok Haruka membuat nya khawatir dan mencari Haruka.


"hallo tuan, kau mencari ku" sahut Haruka yang tiba tiba memakai sebuah baju putih ketat dan rok pendek hingga membentuk tubuh nya yang semok dan menjadi pusat perhatian


"a... apa yang kau lakukan " sahut Kazeo yang terkejut, dan kagum dengan kecantikan yang dimiliki Haruka


"terimakasih Haruka, akan ku ganti semua yang telah kau berikan ke padaku" sahut Kazeo


"wah tampan, kau benar benar tampan dan tak usah memberiku apapun tuan, tetap lah bersama ku itu sudah lebih dari cukup" sahut Haruka sambil tersenyum


dikarenakan malam itu mereka tak tau tidur dimana, Haruka pun menyewa sebuah warnet dan mereka berdua bisa masuk kedalam warnet itu


"malam ini kita beristirahat disini" Kazeo yang tampak bingung


"iya tuan, ikuti lah aku" menggenggam tangan Kazeo


"ini kuncinya kak, dan selamat malam" sahut penjaga warnet sambil tersenyum ke arah Haruka


di malam itu Kazeo dan Haruka pun menikmati malam berdua di warnet berawal dari Haruka menyalakan komputer dan Kazeo yang baru pertama kali melihat itu kebingungan


"a... apa ini, kenapa bisa mengeluarkan cahaya, kau tau di zaman ku belum ada ini" sahut Kazeo


"ini adalah tempat kita mencari data ke penjuru dunia manapun yang kita mau" haruka menjelaskan


"wah hebat, kau tau butuh waktu 16 tahun buatku mengelilingi dunia dan kalian hanya lewat sebuah TV petak bisa menjelajahi dunia" sahut Kazeo


"hahahahahaha, kamu lucu tuan Kazeo" tawa Haruka


Haruka pun dikarenakan suasana terlalu monoton membunyikan musik disertai keadaan ruangan itu yang sejuk membuat Kazeo tertidur

__ADS_1


Haruka yang melihat itu pun tidur di paha Kazeo


berganti dimana huru hara yang terjadi di kediaman salah seorang anak dari Hayato


"bangsat, carilah orang ini siapapun dia bunuh dan penggal kepalanya dan bawa ke hadapan ku" teriak Ito anak tunggal tuan hayato


"baik tuan, aku akan memerintah kan salah seorang anak buahku yang ada di kantor polisi " sahut Zetsu


Zetsu pun menelpon salah seorang anak buahnya yang bekerja di bagian intelijen


"kring"


"kring"


"kring"


"hallo tuan Zetsu ada yang bisa aku bantu"


"bisa kah kau memberikan ku sedikit informasi mengenai kematian tuan hayato dan siapa siapa saja terakhir yang bertemu dengan nya " sahut Zetsu


"tentu tuan, akan ku kirimkan melalui e-mail dan kau sendiri bisa memeriksa nya"


"baiklah aku akan menunggu e-mail darimu" sahut Zetsu


tak lama e-mail dari anak buah Zetsu terkirim


Zetsu melihat orang orang yang terakhir menghubunginya iya adalah anak buah nya sendiri yang sekarang sudah mati terpanggang.


akan tetapi dia berhasil menyelidiki sosok perempuan dan ke-lima orang yang berlari keluar sebelum rumah itu di bakar oleh orang yang memakai hoodie hitam


Zetsu langsung menanyakan tentang beberapa pertanyaan ke tuan Ito tentang tuan hayato sebelum dia meninggal


"tuan apakah sebelum tuan besar meninggal dia sempat mengatakan sesuatu kepadamu" tanya Zetsu


"yang aku tau, ayah sedang bersenang-senang dengan anak dari orang yang belum membayar hutang kepada nya" sahut Ito


"berarti anak itu adlah kunci kita saat ini untuk menemukan pria itu" kata Zetsu


"berikan aku profil orang orang yang berhutang ke tuan Hayato" sahut Zetsu ke beberapa anak buahnya


setelah di periksa ke beberapa file tapi tidak ada profilnya, membuat Zetsu frustasi malam itu hingga iya mendatangi sebuah bar dan mabuk disana.


cerita kita sambung dulu ya


maaf akhir akhir ini upload nya lambat dikarnakan sedang sakit


tetap stay di novel pewaris tahta


salam baku hantam

__ADS_1


__ADS_2