Reinkarnasi Reina

Reinkarnasi Reina
Episode 100 End Season 1


__ADS_3

"KALAU AKU ANAK KESAYANGANMU, KENAPA KAMU MEMBUATKU MENJADI TOKOH ANTAGONIS?"


"KENAPA TIDAK MENJADI TOKOH PROTAGONIS? APA MENURUTMU KEMATIAN AKU ADALAH HAL YANG MENARIK? PENDERITAAN YANG AKU RASAKAN ADALAH HAL YANG MENARIK?" teriak Reina dengan air mata yang terbendung roboh begitu saja


Laki-laki dan anak perempuan itu terdiam dan berjalan ke arah Reina untuk menenangkan dirinya.


"Aku sungguh-sungguh tidak bermaksud untuk mempermainkan takdirmu Reina dan apalagi perasaan milikmu, hanya saja itu yang bisa aku lakukan sebelum waktu kematianmu yang sebenarnya," ucap laki-laki itu dengan tatapan bersalah


"Maaf, Yang dikatakannya benar dan ini juga salahku, karena aku, kamu mati dan aku pikir jika kamu bisa tetap menjalani hidupmu jika ada wadah yang kosong oleh karena itu aku membuat sebuah perjanjian dengan jiwa aslinya dan dia memilih untuk pergi sendiri dengan syarat dia akan menggantikan dirimu di kehidupan yang sebenarnya, walaupun itu rumit ini salahku yaitu membuat dirimu mati sebelum roda waktu,"


"Oleh karena itu Reina diberikan sebuah kesempatan dan kemampuan yang istimewa yaitu merubah takdir yang telah di tentukan, semuanya ada di tanganmu, apabila kali ini kamu mati maka kamu dapat menentukan apa yang ingin kamu lakukan oleh karena itu, kamu adalah anak kesayangan tuan," ucap gadis kecil itu sambil menatap Reina dengan perasaan bersalah sambil menundukkan kepalanya


"Garis takdirmu adalah dirimu sendiri yang menentukannya, tidak ada yang bisa merubahnya jika kamu tidak ingin berani menyakinkan dirimu sendiri," ucap gadis itu berjalan hingga tidak terlihat meninggalkan Reina


'Jadi itu yang terjadi sebenarnya dan juga dia menepati janjinya untuk menyelamatkan aku, sungguh aku tidak bisa banyak berkata,' ucap Reina di dalam hatinya dengan perasaan yang bimbang


"Kali ini pasti apa yang ingin kamu lakukan, lakukan sesuai keinginanmu dan aku tidak ingin melarang dirimu,"


"Aku bisa membuat buku takdirmu menjadi roda waktu disini supaya kamu bisa menjadi orang yang bebas dan membuat duniamu sendiri,"


"Tapi jika kamu sudah tidak menyukai kehidupan yang kamu jalankan maka apa kamu ingin pergi denganku?" ucap laki-laki itu sambil mengulurkan tangannya


'Apa itu artinya aku bisa menjadi salah satu seperti mereka? ini memang tawaran yang sangat menggiurkan dan tidak akan lagi penderitaan untuk diriku,'


'Tetapi apa benar aku bisa mengubah takdirku sebagai seorang antagonis? jika aku meninggalkan dirinya apa yang akan terjadi?' ucap Reina di dalam hatinya dengan ragu sambil hampir menggapai uluran tangan milik laki-laki itu


"Saya sangat menghargai perkataan nona Reina tetapi pertunangan ini adalah perintah raja, bukankah lebih baik kita menjalankannya dulu dan juga nanti akan ada banyak waktu untuk anda mempertimbangkan pertunangan ini saat berada di akademik," ucap putra mahkota sambil tersenyum


"Tidak kau cari saja tunanganmu jangan mengganggu aku dan tunanganku lagipula Reina akan ketakutan melihat mu," ucap putra mahkota dengan lembut sambil menyeringai


"*Tidak, aku tidak ingin kehilangan dirinya dan membuat dia terluka lagi jadi aku akan disini sampai dia sadarkan diri," ucap Albern dengan tatapan tajam dan haus darah seolah-olah tidak ada yang bisa menghentikan dirinya atau membuatnya menjauhi Reina satu inci pun


"Aku akan selalu menunggu perasaan milikmu Reina," ucapnya lagi sambil tersenyum


"Aku..."

__ADS_1


"Izinkan aku untuk menjalankan kehidupan ini dengan baik, dan aku yakin bisa menjalankan kehidupanku kali,"


"Di kehidupan sebelumnya memang aku dikhianati dan permainkan harga diriku tapi kali ini aku yakin dia tidak akan pernah mempermainkan harga diriku apalagi menjatuhkan harga diriku,"


"Dia adalah seorang laki-laki yang selalu bersikap dingin dan seperti orang bodoh tapi dia adalah orang yang aslinya sangat baik kepadaku,"


"Dan jika aku mati lagi dengan keadaan menderita, aku mohon untuk tidak memberikan aku hidup di kehidupan manapun, biarkan jiwaku ini mati di dalam sebuah peti yang tenang," ucap Reina sambil tersenyum dengan lembut


"Apa kamu tidak menyesalinya nanti Reina?" tanya laki-laki itu sambil tersenyum pahit melihat Reina


"Kamu selama ini selalu jatuh dan bangkit dalam mempertahankan hubungan ini," ucap laki-laki itu menatap dengan khawatir


"Aku tidak akan menyesal, dan terima kasih jika aku membutuhkan bantuan, aku pasti akan memanggil dirimu," ucap Reina sambil tersenyum kecil


"Baiklah, aku percaya kepadamu Reina dan pegang liontin ini,"


"Sampai berjumpa lagi Reina ,"ucap laki-laki itu sambil menggenggam tangan Reina menyerahkan liontin itu


Tiba-tiba cahaya yang begitu menyilaukan matanya dan tangan yang menggenggam dirinya dengan erat membuatnya menatap asal tangan itu.


"Kakak," ucap Reina tanpa suara karena Reina sudah berhari-hari tidak bangun menatap kakaknya


'Liontin? jadi itu bukan hanya mimpi ya walaupun semuanya terjawab tapi tidak semua yang ingin aku ketahui benar-benar terjawab oleh laki-laki misterius itu,'


'Dan aku sudah cukup yakin untuk menjawab perasaan Albern kepadaku, setelah aku sembuh total dan di izinkan kembali ke akademi aku akan langsung menyampaikan perasaanku kepadanya,' ucap Reina di dalam hatinya dengan perasaan yang bersemangat


"Reina, ini minummu,"


"Kenapa kamu tersenyum seperti orang yang mengalami sesuatu yang membahagiakan? kamu kan hanya baru bangun dari tidur panjang putri tidur," ucap Dalbert sambil tersenyum kecil melihat adiknya dan menyerahkan segelas air


"Tidak kenapa-kenapa kak, hanya saja aku sangat senang karena aku masih bisa hidup dan aku juga merasa Albern menepati janjinya untuk melindungi diriku,"


"Jadi kakak aku juga tidak akan mempermasalahkan perjanjian itu dibakar,"


"Ah iya kakak bagiamana dengan keadaan Albern sekarang?" ucap Reina dengan tatapan serius setelah selesai minum dan berhasil berbicara

__ADS_1


"Dia baik-baik saja, kemarin dia bangun


"Kamu... kamu mencintai putra mahkota itu?" ucap Dalbert dengan tatapan terkejut


"Reina, apa kamu demam? Apa jangan-jangan kepalamu terbentur sesuatu saat sebelum pingsan? perlukah kakak panggilkan dokter sekarang?" ucap Dalbert dengan tatapan terkejut mendengarkan perkataan adik perempuannya yang selama ini tidak pernah mengatakan kata suka keluar dari mulut adiknya sendiri secara tiba-tiba


"Kakak, aku serius,"


"Aku sudah sehat dan tidak sakit lagi sekarang,"


"Baiklah, kalau begitu jelaskan kenapa kamu menyukainya?" ucap Dalbert sambil duduk di sampingnya mengerutkan keningnya


"Dia mengatakan kalau dia akan menungguku, dan akan selalu melindungi aku walaupun dirinya terluka cukup parah,"


"Kakak mendukung aku kan?" tanya Reina dengan tatapan berbinar-binar


"Akan kakak pertimbangkan dan juga kamu baru bisa pergi ke akademi kembali setelah satu minggu istirahat full, paham?" ucap Dalbert sambil mengelus kepala adiknya


"Paham kak, terima kasih telah merawat aku kakak," ucap Reina sambil tersenyum menatap kakaknya


"Apapun untukmu kakak akan berusaha Reina dan kita adalah saudara sudah seharusnya kakak melindungi dirimu, dan merawatmu," ucap Dalbert sambil tersenyum lembut


"Aku tidak sabar untuk bertemu dengan Albern," Gumam Reina sambil menatap ke arah luar jendela


Satu Minggu berlalu, Reina kembali ke Akademi dengan perasaan yang berdebar-debar dan menghampiri Albern yang diam sendirian di taman seakan menunggu seseorang.


"Albern," ucap Reina sambil melambaikan tangannya


"Albern," ucap seorang gadis dengan suara yang tidak asing untuk Reina dengar dan gadis itu adalah Elena


'Kenapa Albern bisa bersama Elena? Bagiamana bisa dia tersenyum begitu lembut dengan Elena?' ucap Reina di dalam hatinya dengan perasaan yang kacau namun tetap berusaha tenang dan menyapa Albern


"Albern, apa kamu sudah baikan?" ucap Reina sambil tersenyum


"Kamu siapa? Apa kita sudah pernah bertemu sebelumnya? tapi maafkan aku, aku tidak ingat pernah bertemu dengan gadis seperti dirimu," ucap Albern dengan tatapan dingin dan pergi meninggalkan dirinya

__ADS_1


Apakah yang akan terjadi dengan Albern? Apakah perasaan Reina kepada Albern hanyalah semu? Apakah yang akan terjadi selanjutnya?


REINKARNASI REINA ~END SEASON 1~


__ADS_2