
Pintu ruangan kesiswaan terbuka, seorang laki-laki masuk ke dalam ruangan kesiswaan tersebut.
'Dia terlihat tidak asing sepertinya aku pernah melihatnya,' ucap Reina di dalam hati sambil melirik laki-laki itu dari atas atas kepala
'KENAPA DIA DISINI !!!!' teriak Reina di dalam hati sambil melihat wajah albern
"Selamat datang yang mulia putra mahkota," ucap Duke derick sambil memberi hormat
"Terima kasih sambutannya dan tidak perlu sampai memberikan hormat kepadaku karena di akademi ini tidak memandang status sosial," ucap Albern sambil tersenyum dengan lembut
"Dan tolong panggil saya Albern," ucap albern sambil tersenyum
"Apa aku terlambat?" tanya seorang laki-laki dengan nafas tersengal-sengal
'KENAPA DIA DISINI JUGA ?!!!!' teriak Reina di dalam hati dengan muram
"Tidak telat kok,kami baru memulainya," ucap Derick sambil tersenyum
"Selamat bergabung ke kesiswaan James Clover," ucap Derick sambil tersenyum
"Albern kenapa kamu tidak menunggu ku?" tanya James sambil menatap kesal
"Itu karena kamu lambat," ucap Albert menatap dingin
__ADS_1
"Ah intinya selamat bergabung semua anggota kesiswaan yang baru," ucap Derick sambil tersenyum
'Aku berharap mereka tidak bertengkar karena ini merepotkan, tapi aku sedikit terkejut dengan putra mahkota yang biasanya tidak suka dengan hal-hal yang merepotkan, bahkan tidak menarik baginya mengajukan diri untuk bergabung dengan kesiswaan,' ucap Derick di dalam hati
"Ah Reina kamu juga bergabung menjadi anggota kesiswaan, wah tidak heran jika al-umm mummmum" ucap James dengan mulut yang tiba tiba di tutup oleh Albern
"Eh...?" ucap Reina dengan kebingungan sambil memiringkan kepalanya karena tidak mengerti dengan yang di ucapkan James
"Tidak ada apa-apa, James hanya merasa senang bisa bergabung dengan kesiswaan oleh karena itu dia akan mengatakan kata-kata yang panjang dan kalau dia telah mengatakan hal yang panjang sulit untuk menghentikan nya jadi aku menutup mulutnya," ucap Albern sambil menatap tatapan dingin dan tajam ke arah James dengan artian tatapan
'awas saja kamu berbicara yang tidak-tidak di depan Reina aku pastikan suaramu hilang besok'
'Apa benar cerita di dalam novel seperti ini, seingatku dia bergabung menjadi ketua kesiswaan saat kelas 2 tapi kenapa dia mau bergabung menjadi anggota kesiswaan saat kelas 1 dan juga dia seharusnya sekarang bertemu dengan si pemeran utama, apa aku salah ingat ya?' ucap Reina di dalam hatinya
Pertemuan di ruangan kesiswaan berlangsung dengan lancar dan mereka kembali ke asrama masing-masing.
"Reina izinkan aku mengantarmu kembali ke asrama mu," ucap James sambil tersenyum dan mencium tangan Reina
"Tidak perlu, aku bisa pulang ke asrama sendiri dan juga bukankah asrama laki-laki dan perempuan berbeda arah jadi tidak perlu mengantarkanku," ucap Reina sambil tersenyum kaku
'Orang ini kenapa mau mengantarku ke asrama? jelas-jelas itu akan jadi pembicaraan semua orang nantinya, dan juga bukannya dia seharusnya mengantar si pemeran utama wanita? apa alurnya benar benar berubah?' ucap Reina di dalam hati dengan gelisah
"J.A.M.E.S C.L.O.V.E.R apa kamu tau di mana letak tangan mu?" ucap Albern dengan dingin sambil melihat james memegang tangan Reina
__ADS_1
"Tau.. tau.. aku akan mengantar nona manis ini kembali ke asrama," ucap James sambil tersenyum
'Tetap tersenyum, tetap tersenyum walaupun Albern marah,' ucap James di dalam hati sambil berusaha menahan senyumnya
"Lepaskan tanganmu dari tunanganku dan aku adalah tunangannya jadi kamu tidak perlu ikut campur," ucap Albern sambil menarik tangan Reina dari James
"Humm baiklah, kalau gitu aku pergi dulu," ucap James sambil berlari menjauh dari mereka berdua
'Teman sampai disini saja aku membantumu,' ucap James didalam hati dengan perasaan bangga
"Aku akan mengantarmu pulang ke asrama," ucap Albern sambil memalingkan wajahnya ke arah lain karena mukanya memerah
"humm tapi kan..." ucap Reina di potong Albern
"Aku akan mengantarmu pulang jadi tidak masalah," ucap Albern menatap Reina
"Humm baiklah," ucap Reina sambil tersenyum
Kemudian Albern menggenggam tangan Reina dan berjalan bersama dengan canggung
Apakah mereka akan berbicara di saat bersama? Akankah James di hukum? Bagaimanakah kisah mereka selanjutnya?
REINKARNASI REINA
__ADS_1