
"Yang mulia pangeran, jadi bagaimana? Apa anda ingin menerima tawaran dariku?" ucap Dalbert sambil tersenyum
"Setelah aku pertimbangkan, baiklah aku setuju untuk ikut terlibat dalam semua yang kamu rencanakan jadi dimana kontrak yang harus aku tanda tangan," ucap Laki-laki itu dengan tatapan yang sinis dan dingin
"Kita tidak hanya akan tanda tangan di atas kerja saja yang mulia, kita juga akan tanda tangan dengan darah dan nyawa yang kita miliki,"
"Karena itu adalah satu-satunya perjanjian yang paling bisa di percaya dan sangat bisa diandalkan," ucap Azazel dengan senyuman yang lembut
"Baiklah, lakukan saja perjanjian seperti apa yang kalian inginkan dan cepat selesaikan ini karena tidak lama dari sekarang kemungkinan pihak putra mahkota akan mengirimkan pembunuhan bayaran ke sini untuk membunuhku," ucap laki-laki itu dengan tatapan tidak sabaran
"Baiklah, kita akan segera melakukan perjanjiannya,"
"Untuk melakukan perjanjian kontrak ini kalian harus menyebutkan nama kalian dan meneteskan darah kalian ke atas kertas sihir dan lingkaran sihir ini,"
"Treaty," ucap Azazel sambil memberikan sebuah pisau kepada Dalbert untuk menuangkan darahnya ke atas sebuah kertas kontrak yang telah berada di lingkaran sihir begitu juga dengan laki
"Srett.."
"Saya Dalbert Charles Halmiton membuat ikatan kontrak dengan nyawa sebagai isi dari perjanjian kontrak," ucap Dalbert sambil meneteskan darahnya yang mengalir itu ke atas kontrak
"Zahryia Shahin Dezria membuat kontrak dengan nyawa sebagai isi dari perjanjian kontrak dan setuju dengan apapun yang diinginkan dari pembuat kontrak," ucap Dezria dengan tatapan dinginnya dan ikut meneteskan darahnya ke dalam kertas perjanjian yang ada di depannya
"Sekarang kontraknya telah di buat, dan tidak ada cara untuk membatalkan kontrak ini kecuali kematian,"
"Jadi yang mulia pangeran aku harap anda tidak menyesal dengan kontrak yang anda buat dengan kami," ucap Azazel dengan senyuman dingin
"Tentu saja, saya tidak akan menyesali apa yang telah aku lakukan karena ini adalah keinginan yang ingin aku lakukan," ucap Dezria dengan tatapan dingin
__ADS_1
"Karena kita telah bekerja sama ada satu hal yang bisa kita lakukan sekarang untuk membuat anda pastinya mati," ucapnya lagi dengan tatapan dingin sambil mengambil sebuah botol dari balik pakaian dan menunjukkan di depan Dezria
'Racun? Aku yakin kalau aku percaya dengan orang yang tidak aku kenal ternyata akan lebih cepat membawakan kepada kematian dibandingkan dengan janjinya tapi walaupun begitu dia seharusnya tidak perlu repot-repot untuk membuat kontrak denganku,'
'Mungkinkah aku harus percaya dengannya walaupun hanya sedikit?' ucap Dezria di dalam hatinya dengan tatapan yang waspada
"Ini adalah racun, apa kamu percaya dengan kami? jika kamu percaya minumlah racun ini maka kamu akan tau nantinya," ucap Dalbert sambil melemparkan sebuah botol kecil itu ke arah Dezria kemudian di tangkap olehnya
"Kalau begitu yang mulia pangeran sampai bertemu lagi nanti di peti kematian anda," ucap Dalbert sambil menyeringai kemudian pergi meninggalkan pangeran terbuang itu di ikuti oleh pengikutnya
'Mereka pergi begitu saja? Apa yang akan terjadi jika aku meminum racun ini? Tapi ini bukanlah waktu untuk berpikir lagi,'
'Aku harus segera meminum racun ini,' ucap Dezria di dalam hatinya tanpa memikirkan hal-hal yang mencurigakan lagi dia langsung meneguk cairan yang ada di botol yang di berikan tanpa mengetahui apa lagi yang akan terjadi kepadanya setelahnya apakah itu kehidupan baru atau malah kematian yang menunggu di depan pintu kematian.
"UHUK..."
'Suara siapa itu?' ucap Dezria di dalam hatinya dengan mata yang hampir terpejam
"Pangeran yang tidak berguna ini sepertinya meminum racun hingga dia telah menghilangkan nyawanya sendiri," ucap seorang laki-laki dengan pakaian yang serba hitam
"Kalau begitu, kita tinggal melaporkan masalah ini kepada putra mahkota dan yang mulia ratu, tentang kematian orang yang tidak berguna ini," ucap laki-laki yang berada di samping pakaian hitam sambil menginjakkan kakinya ke atas tubuh orang yang telah tergeletak di atas lantai itu dengan keadaan tidak bernyawa
Di puncak menara dimana tempat yang bisa melihat ke ujung kota tanpa satupun yang terlewat...
"Semuanya sekarang berjalan sesuai dengan yang di rencanakan, kita tinggal menunggu berita kematiannya sampai ke kekaisaran Lavina,"
"Dan tentu saja setelah kematiannya kita harus segera menggali kuburannya nanti,"
__ADS_1
"Tapi sebelum menggali Derick, aku punya pekerjaan yang penting untukmu," ucap Dalbert sambil tersenyum dingin
'Kenapa aku merasakan kalau kali ini tidak akan terjadi hal yang baik nantinya?' ucap Derick di dalam hatinya dengan perasaan merinding karena tatapan Dalbert
"Pekerjaan apa yang sangat penting?" ucap Derick dengan tatapan dingin
"Bunuh satu orang yang memiliki tinggi 151 cm, tapi kamu tidak boleh membunuh orang yang tidak bersalah ataupun anak kecil karena mereka pendek,"
"Dan waktu untuk pekerjaan yang kamu lakukan ini adalah satu minggu," ucap Dalbert dengan tatapan yang dingin
"Hah... baiklah akan aku lakukan sekarang," ucap Derick kemudian pergi meninggalkan Azazel dan Dalbert
"Dia jadi sedikit bersemangat untuk memulai harinya dibanding dengan yang dulu, kata dokter-dokter yang datang kalau Reina hanya mengalami amnesia atau hilang ingatan karena telah tertidur terlalu lama dan juga dia masih kecil ,"
"Jadi dia tidak ingat sedikitpun perlakuan keluarga yang dingin kepadanya sama sekali, dan kami berharap dia tidak akan pernah mengingatnya,"
"Karena ini semua demi kebaikan dirinya dan umurnya sendiri," ucap Dalbert dengan tatapan yang dalam
"Aku mengerti jika kamu mengkhawatirkannya tapi jika dia tau kalau keluarganya adalah berasal dari dunia bawah apakah dia akan menerima hal ini," ucap Azazel sambil menatap langit yang ditemani matahari yang tenggelam
"Jika suatu hari itu terjadi maka kejujuran adalah pilihannya hasil apapun nanti itu akan di pikirkan setelahnya," ucap Dalbert sambil memperhatikan kejadian yang terjadi di istana dengan kemampuan yang di miliki dirinya
Beberapa hari kemudian dari kematian itu benarlah kalau akan ada surat yang sampai di depan pintu gerbang keluarga Halmiton dan surat ke istana kekaisaran yang mengabarkan hal duka cita tentang seorang pangeran muda yang meninggal usia muda karena keracunan, berita yang begitu besar yang tidak hanya sampai ke negara tetangganya namun ke semua negara yang ada di sekitarnya. Sang raja pun mengutus beberapa bangsawan untuk hadir sebagai bentuk perdamaian dan penghormatan.
"Hari ini angin seperti apa yang akan membawakan cerita yang begitu layak untuk didengarkan?" ucap Dalbert sambil menatap pantulan air sungai
Apakah Dezria benar-benar mati? Siapa saja yang akan hadir dalam acara duka itu? Apakah yang akan terjadi selanjutnya?
__ADS_1
REINKARNASI REINA