Reinkarnasi Reina

Reinkarnasi Reina
Bab 160 Hitam dan putih


__ADS_3

"Terima kasih telah mengantarkan aku pulang ke asrama," ucap Reina sambil tersenyum dan membalikkan badannya berjalan masuk ke dalam akademi


"Iya, sama-sama,"


"Reina, apakah kamu mau mulai besok berangkat bersama ke akademi?" ucap Albern dari kejauhan


'Dia mengajakku untuk berangkat bersama? tidak biasanya, aku rasa tidak masalah karena bagaimanapun sekarang kami berteman baik,' ucap Reina di dalam hatinya dengan langkah yang terhenti


"Baiklah, kita berangkat bersama-sama, sampai ketemu besok, Albern," ucap Reina membalikkan badannya sambil melambaikan tangannya


Di dalam asrama...


"Albern, bagaimana pertemuanmu? Jadi apakah dia jatuh hati denganmu sekarang?" ucap James sambil menaikan alisnya


"Kenapa kamu begitu penasaran?" ucap Albern dengan tatapan dingin


"Karena berkat aku kamu jadinya bisa berduaan di tengah hujan," ucap James dengan perasaan bangga


"Oh begitu, kalau aku pikir-pikir nanti aku tidak perlu meminjamkan payungku lagi pada saat hujan datang lagi," ucap Albern dengan tatapan dinginnya sambil meletakkan buku-buku miliknya


"Albern, Maafkan aku," ucap James dengan tatapan menyesal


"Ah, iya ada surat datang, aku tidak tau asalnya dimana tapi aku menemukannya di atas meja kamar," ucap James sambil menunjukkan surat yang beramplop hitam itu


"Mungkinkah ada orang yang mampu masuk ke dalam ruangan tanpa di ketahui," Gumam Albern sambil memandang surat yang di berikan James


"Tidak seharusnya itu mustahil karena tidak ada yang memiliki kunci cadangan, dan kunci cadangannya satu untukku dan satu kuncinya kamu yang pegang jadi," ucap James sambil menaikan kacamatanya


"Kalau dia ingin menggunakan sihirnya seharusnya masih ada jejak sihir dan kita mendeteksinya tapi aku sudah melakukannya tadi tidak ada sihir yang berjejak sama sekali,"


"Daripada kita berpikir dengan keras bukankah lebih baik kita mencari tau siapa yang melakukannya dengan cara membaca surat itu," ucap James dengan tatapan yang serius


"Ini sepertinya surat dari seseorang yang duduk dari kursi NHBNTA," ucap seorang laki-laki yang tiba-tiba berbicara di belakang Albern dan James

__ADS_1


"Siapa?" ucap Albern dan James bersama-sama menghunuskan belati di leher laki-laki itu dengan tatapan yang tajam dan aura membunuh


"Derick, bagaimana bisa kamu berada di sini secara diam-diam dan bahkan kami tidak menyadari keberadaanmu saat datang ke sini," ucap James dengan tatapan mata yang tajam dan dingin


'Aku hampir saja mati ditangan mereka, sudah aku duga mereka bukan orang yang bisa di anggap sepele tingkat kewaspadaan mereka luar biasa hanya dengan mendengarkan perkataanku,' ucap Derick di dalam hatinya dengan tatapan lega


"Kalian berdua memang saling melengkapi kekurangan ya,"


"Tentu saja aku datang dengan menggunakan sihir teleportasi, memangnya ada cara paling cepat untuk datang kemari?" ucap Derick sambil menyeringai dan menurunkan kedua tangan yang memegang belati itu


"Kenapa kamu mengatakan kalau surat ini berasal dari salah satu anggota NHBNTA?" ucap James dengan tatapan menyidik ke arah Derick


'Aku sekarang sedang di interogasi ya,' ucap Derick di dalam hatinya dengan tatapan dingin


"Bisakah kalian berdua tenang dulu, aku tidak bisa dihujani pertanyaan tiba-tiba,"


"Dan aku pastikan kalau aku akan menjawab semua pertanyaan yang kalian tanyakan asalkan tidak bertanya hal yang dalam aku masih bisa menjawabnya," ucap Derick sambil menyeringai


"Untuk masuk ke dalam ruangan ini tentu saja dia menggunakan sihir teleportasi dan kalian pastinya tidak bisa melacak jejak sihirnya kan? tentu saja tidak bisa karena organsiasi yang besar ini kalian pikir seperti penyihir yang ada di menara sihir?"


"Ada beberapa sihir yang dipelajari secara khusus oleh para anggota dewan NHBNTA dan itu merupakan hasil dari latihan mereka yang dilatih oleh Dalbert sendiri,"


"bisa dibilang ada yang namanya sihir tidak terlacak atau vimata ini adalah sihir yang mereka kembangkan dari latihan-latihan berat yang diberikan tentu saja aku juga bisa melakukan sihir ini, contohnya tadi sudah aku lakukan,"


"Kalian cukup beruntung bisa masuk ke dalam organisasi hanya dengan melakukan perjanjian kecil itu,"


"Tapi walaupun kalian bisa masuk ke dalam organisasi ini memangnya kalian bisa bebas? jawabannya tentu saja tidak karena beberapa dari anggota NHBNTA pastinya akan menguji seberapa layak kalian untuk berada di dalam organisasi, orang lemah tidak dibutuhkan di sini oleh karena itu mereka yang duduk di kursi dewan NHBNTA sesuai dengan tingkat sihir atau kemampuan yang mereka miliki yang mereka miliki,"


"Karena menurut mereka, tidak adil jika kalian berdua bisa masuk tanpa melakukan ujian yang berat,"


"Aku hanya bisa mendoakan kalian, semoga masih hidup sampai nanti, jadi apakah ada yang ingin kalian tanyakan?" ucap Derick sambil tersenyum


'Sepertinya ini tidak akan mudah, aku terlalu terburu-buru untuk memutuskan masuk ke dalam organisasi itu jadi aku harus memikul juga resiko dari yang aku dapatkan nanti,' ucap Albern di dalam hatinya sambil merenungkan kembali

__ADS_1


"Apakah aku boleh tau siapa orang-orang yang bergabung dalam organisasi dan di peringkat berapa mereka?" tanya Albern dengan tatapan serius


"Aku bukannya tidak mengizinkanmu untuk bertanya tetapi ini sengaja di rahasiakan dari orang luar, kalian belum di anggap sebagai orang dalam jadi kalian harus berhati-hati," ucap Derick sambil tersenyum


"Tapi kenapa kamu masuk ke dalam kamar kami secara tiba-tiba begini?" ucap James dengan tatapan menyidik


"Hah... mungkin sulit di percaya tapi aku datang ke sini karena aku merasakan sihir dari ruangan ini tapi karena suratnya dari salah satu anggota maka kalian harus bersiap nyawa saja," ucap Derick sambil menatap surat yang di tangan Albern


"Jika kamu ingin mengadu masalah ini kepada Dalbert, dia tidak akan peduli karena semua yang dilakukan oleh anggota dewan NHBNTA dengan alasan yang jelas pastinya tidak akan pernah ikut campur ke dalam masalah ini," ucap Derick dengan tatapan yang dingin


"Biar aku beri tau, kalian baru saja diizinkan masuk bukan berarti kalian berdua orang yang layak, jika ingin menganggap diri kalian layak kalian harus mengikuti tantangan yang diberikan ataupun ujian yang diberikan,"


"Kalau begitu aku pergi dulu," ucap Derick sambil tersenyum dingin kemudian menghilang


"Itu artinya kita harus menghadapi bahaya dari keadaan yang mendadak,"


"Albern, aku harap kamu tidak bertindak tanpa memikirkan resiko apalagi jika sampai dia menekan kelemahan yang kamu miliki, nyawa kita adalah taruhannya di sini," ucap James sambil menatap ke arah luar jendela


"Aku mengerti, jangan khawatirkan aku karena aku tidak akan bertindak sebodoh itu," ucap Albern dengan tatapan yang dingin


Di sebuah ruangan yang di penuhi oleh kertas...


"Kamu kenapa lama sekali Derick?" ucap seorang laki-laki yang berdiri di balkon sambil menatap bulan yang tertutup oleh awan-awan itu


"Palingan juga dia habis bermain-main dengan orang-orang," ucap seorang perempuan dengan tatapan dingin


"Tidak sopan sekali anak kecil seperti dirimu berbicara seperti itu kepadaku," ucap Derick sambil menahan perasaan kesalnya


"Ck, aku tidak mendengarkan pendapat orang yang sudah tua," ucap gadis itu sambil melipat kedua tangannya


"Jadi, siapa dari kita yang akan bergerak di atas papan catur hitam dan putih ini?" ucap seorang laki-laki yang duduk di kursi sambil memainkan pion kuda dengan tatapan yang dingin


Apakah yang dimaksud dengan catur? Siapakah orang yang akan mengetes Albern dan James? mungkinkah dia benar-benar lolos dengan mudah?

__ADS_1


REINKARNASI REINA


__ADS_2