
'Bagaimana bisa dia tau aku bereinkarnasi?'
'Apa itu artinya aku akan mati di sini?' ucap Reina di dalam hatinya dengan panik dan tangan dingin
"Apa maksudnya? Aku tidak mengerti yang kamu katakan Blake," ucap Reina dengan tatapan yang pura-pura tidak tau dan gemetaran
"Reina, tidak apa jika kamu tidak ingin mengatakannya kepadaku yang sebenarnya," ucap Blake melihat Reina yang begitu ketakutan dan gemetaran seolah-olah dia sudah mengetahui yang dia katakan semuanya benar
"Reina, aku juga bereinkarnasi dari dunia lain, dan aku di Reinkarnasikan saat aku melakukan bunuh diri,"
"Di kehidupanku yang sebelumnya, aku menyukai seorang gadis di sekolahku pada saat pertama kali aku masuk sekolah, tapi aku tidak berani mengatakan perasaanku kepada gadis itu,"
"Karena dia menyukai seseorang laki-laki yang begitu keren di sekolahku dulu, hingga suatu ketika dia mengetahui kalau laki-laki itu hanya menganggap dia sebagai mainan, bahkan menghancurkan harga dirinya sebagai seorang perempuan,"
"Ketika itu dia sangat putus asa dan hampir mengakhiri hidupnya sendiri, tapi dia pingsan saat sebelum dia berniat mengakhiri hidupnya,"
"Jadi aku langsung membawanya ke rumah sakit, untuk dirawat, mungkin terdengar aneh jika aku tiba-tiba datang ke perempuan itu dan langsung menolongnya,"
"Pada saat itulah aku pertama kalinya dekat dengannya bahkan berbicara dengannya secara langsung,"
"Tapi walaupun begitu aku tidak pernah mengatakan perasaanku kepadanya karena aku takut kalau itu bisa membuatnya teringat dengan traumanya,"
"Setiap kegiatan yang dilakukan kami bersama membuatku ingin selalu berada di sisinya dan melindungi dirinya, tapi karena kejadian itu aku memintanya untuk dia pindah sekolah dan menjalankan kehidupannya dengan lancar,"
"Aku tidak pernah melupakan perasanku kepadanya karena aku yakin kalau kita bisa bertemu lagi sampai beberapa tahun kemudian aku melihatnya lagi sebagai seorang wanita karier yang sukses,"
"Melihatnya membuatku merasa ingin menjalin hubungan dengannya namun beberapa hari kemudian aku mendapatkan berita kalau dia meninggal dunia karena mengalami kecelakaan," ucap Blake dengan mata yang berkaca-kaca dan senyuman pahit
'Cerita yang di bicarakannya ini...'
'Entah kenapa sangat mirip dengan cerita selama aku menjalani hidup ini,' ucap Reina di dalam hatinya sambil menatap Blake bercerita
"Kemudian aku bunuh diri karena gagal membuat seorang gadis bahagia, dan di Reinkarnasikan ke dalam buku novel yang dia tulis aku berharap bisa melindungi tokoh antagonis di dalam cerita ini supaya dia tidak menderita seperti gadis yang aku cintai di kehidupanku yang sebelumnya,"
"Itu saja yang ingin aku ceritakan kepadamu, ini bukanlah sebuah cerita yang bahagia tapi itulah alasannya aku disini,"
__ADS_1
"Reina, apa kamu tau saat pertama kali kita bertemu, aku merasa kamu sangat berbeda dari novel yang tertulis dan membuatku jatuh cinta lagi bukan hanya sekedar membuat cerita yang bahagia," ucapnya lagi sambil menatap Reina dengan dalam dan tersenyum pahit
"Blake, aku juga ingin mengatakan sesuatu," ucap Reina sambil memandang Blake
"Aku sudah bilang bukan? aku tidak memaksamu untuk bercerita tentang apapun jika kamu tidak ingin bercerita," ucap Blake sambil menggelengkan kepalanya dan menatap lembut ke arah Reina
"Tidak apa-apa, aku memang ingin mengatakannya," ucap Reina sambil menatap Blake dengan serius
"Aku memang bereinkarnasi ke dalam novel ini dan aku ingin hidup dengan lama setelah aku mendapatkan kehidupanku yang baru," ucap Reina sambil tersenyum
"Apa aku boleh bertanya Blake?" tanya Reina dengan tatapan penasaran
"Tentu saja boleh," ucap Blake dengan tatapan kebingungan
"Apakah gadis yang kamu maksud di kehidupan sebelumnya itu adalah bernama Naomi?" tanya Reina dengan tatapan penasarannya itu
"Bagaimana kamu tau?" ucap Blake dengan senyuman dingin
"Karena aku adalah Naomi di kehidupan sebelumnya, sebenarnya aku takut mengatakan kepadamu kalau aku bereinkarnasi kemudian kamu akan membunuhku," ucap Reina sambil tersenyum kaku ke arah Blake
"Tapi Reina aku tidak ada niat untuk membunuh dirimu sekalipun," ucap Blake terbata-bata dengan muka yang memerah
"Aku ingin berterimakasih kepadamu karena telah membantu aku dalam memulihkan keadaanku Blake," ucap Reina sambil tersenyum
"Reina, aku tau ini blak-blakan tapi aku ingin mengatakan, apa boleh aku berada di samping dirimu dan menemani dirimu yang sekarang sebagai Reina?" ucap Blake sambil memegang tangan Reina dengan tatapan serius
"Ternyata kalian berdua di sini," ucap seseorang laki-laki sambil menjentikkan jarinya untuk melenyapkan peredam suara
"Eh? kakak?" ucap Reina dengan tatapan kebingungan
"Apa yang kamu lakukan kepada adikku Blake?" ucap Dalbert sambil menatap Reina dengan mata yang bengkak
"Aku tidak melakukan apapun kepada Reina," ucap Blake dengan panik
"He? begitukah?" ucap Dalbert kemudian memberikan tekanan kepada Blake
__ADS_1
"Aku benar-benar tidak berbuat apapun kepada Reina," ucap Blake berusaha bangkit dari tekanan itu
"Kakak, lepaskan Blake, dia benar-benar tidak melakukan apapun kepadaku," ucap Reina sambil menarik-narik lengan kakaknya
"Kamu yakin? dia tidak berbuat aneh-aneh?" ucap Dalbert dengan tatapan marah ke arah Blake
"Benar, serius dia tidak berbuat apapun kepadaku tapi malahan dia yang datang dan membantuku," ucap Reina sambil menganggukkan kepalanya melihat adiknya yang berbicara kebenaran membuat Dalbert langsung melepaskan tekanan itu
"Terus... apa yang kalian berdua lakukan di hutan sekolah dan membolos 2 jam pelajaran," ucap Dalbert dengan tatapan dingin
"Aku tersesat di hutan dan Blake mencariku ke sekeliling sekolah," ucap Reina sambil tersenyum
"Hah... Reina kamu selalu membuat kasus yang tidak-tidak, kakak kan jadi mengkhawatirkan dirimu," ucap Dalbert dengan tatapan kesal kepada adiknya namun tidak tega memarahinya
"Tapi syukurlah kamu baik-baik saja, kalau tadi terjadi sesuatu lagi kepadamu kakak tidak akan pernah memaafkan kakak sendiri," ucapnya lagi sambil memeluk adik perempuannya yang satu-satunya
"Reina, kakak dengar kalau laki-laki bre*****k itu sekarang dekat dengan Elena dan bahkan mengatakan kalau dia adalah calon tunangannya, apa itu benar? jika kamu tidak ingin membahasnya kakak juga tidak akan membahasnya" ucap Dalbert dengan tatapan kesal dan dingin
"Iya kak itu memang benar, aku tidak masalah dengan itu karena aku juga akan memutuskan pertunangannya dengannya," ucap Reina sambil tersenyum pahit
"Aku juga sekarang bisa hidup tanpa laki-laki itu, kakak tenang saja," ucapnya Reina sambil tersenyum
"Baguslah, kalau begitu minggu depan kakak akan pergi menghadap yang mulia raja untuk mengurus surat pembatalan pertunangan itu,"
"Kalau begitu sekarang kamu langsung ke ruang dewan kesiswaan, karena kakak bilang kepada gurumu kalau kamu ada pekerjaan di ruang dewan kesiswaan," ucap Dalbert sambil membawa adiknya dengan teleport meninggalkan Blake di tengah hutan sendirian
"Reina, bahkan belum menjawab pertanyaan dariku,"
"Tapi aku rasa ini boleh juga," ucap Blake sambil tersenyum bahagia
"Jadi Blake kenapa kamu terlihat begitu bahagia? Bagaimana dengan rencana kita selanjutnya?" ucap Azazel yang melakukan teleport secara tiba-tiba di depan Blake
Apa jawaban dari Reina? Apa yang di rencanakan oleh Blake? Bagaimana takdir Reina selanjutnya?
REINKARNASI REINA
__ADS_1