Reinkarnasi Reina

Reinkarnasi Reina
Bab 156 Hanya bisa menggertak?


__ADS_3

'Dia benar-benar orang yang tidak takut mati apa ya, padahal dia adalah orang yang lumayan di benci oleh organisasi NHBNTA,'


'Kematiannya mungkin saja memang sudah dekat sih, sampai dia langsung mengatakan identitas kalau Dalbert salah satu dari mereka dengan langsung tanpa menduga-duga,' ucap Derick di dalam hatinya sambil menatap ketegangan antara kedua orang di depannya dengan tatapan menikmati


'Sepertinya dia memang memanfaatkan semua yang ada di ingatannya sebelum di kirim kembali ke masa lalu, ini jadi sedikit merepotkan,' ucap Dalbert di dalam hatinya dengan tatapan dingin ke arah orang yang berada di depannya


"Jangan karena kamu adalah putra mahkota kamu bisa seenaknya berbicara kepada Tuanku," ucap Luke dengan spontan setelah mendengarkan ucapan itu menodongkan sebuah pisau ke arah leher Albern


'Bagaimana dia di sini? dan dia sekarang menodongkan senjata begitu dekat dengan leher Albern sedikit saja dia bergerak maka nyawa Albern akan hilang dalam sekejap,' ucap James di dalam hatinya dengan tatapan terkejut


"Aku yakin ada kesalahpahaman di sini, yang mulia putra mahkota tidak pernah merendahkan orang lain ataupun berbicara sembarangan,"


"Jadi tolong lepaskan senjata itu dari lehernya, karena bagaimanapun juga ini akan di anggap sebagai pemberontak terhadap kekaisaran," ucap James dengan bersusah mengumpulkan keberanian dirinya dan mengatakan dengan lantang di depan Luke


"Kamu pikir aku takut dengan ancaman yang kamu berikan kepadaku? nyawa tuan milikmu sekarang berada di dekat pintu kematian, menurutmu aku takut dengan ancaman pengkhianatan yang kamu katakan? dan walaupun kamu ingin melaporkan memangnya kamu bisa? seharusnya kamu tau kan kalau setelah itu nyawa milikmu lah yang akan aku habisi," ucap Luke sambil menyeringai dengan tatapan yang dingin


'Bagaimana bisa dia tidak terpengaruh sama sekali dengan ucapan ini? Sekarang aku harus bagaimana? kalau sampai Albern terbunuh maka semua yang di incar tidak akan tercapai nantinya,'


'Semuanya nantinya akan sia-sia,' ucap James di dalam hatinya dengan perasaan yang campur aduk dan tangan yang dingin


'Tapi karena ingin mencapai tujuan yang di inginkan oleh Albern, aku harus yakin untuk mengorbankan nyawaku untuknya,' ucap James di dalam hatinya dengan perasaan yang takut namun percaya diri


"Jika kamu ingin membunuhnya, maka bunuh aku dulu maka kamu bisa membunuh yang mulia putra mahkota jika kamu benar-benar bisa membunuhku," ucap James dengan tatapan yang percaya diri dan tanpa sedikitpun rasa takut


'Entah kenapa semakin lama ini semakin seru, walaupun menyenangkan tapi Dalbert bukankah dia seharusnya menghentikannya, karena bagaimanapun dia adalah putra makhota kekaisaran,' ucap Derick di dalam hatinya sambil menatap Dalbert yang masih dengan santai mengerjakan dokumen yang ada di atas mejanya

__ADS_1


"Hummm... kamu bilang ingin melawanku? kamu serius?"


"Biarkan aku beri tau sebelum kamu ingin melawan diriku, kamu adalah orang yang tidak sebanding dengan diriku,"


"Lebih baik kamu lari sekarang dibandingkan mati di sini meninggalkan putra mahkota yang tidak berguna ini," ucap Luke di telinga James dengan tiba-tiba


"James, lebih baik kamu lari dari sini, ini adalah kesalahanku dalam berbicara jadi lebih baik kamu pergi dari ruangan ini, aku tidak ingin melibatkan dirimu," ucap Albern dengan tatapan yang pasrah


"Tidak, aku tidak akan meninggalkan orang yang telah menjadi atasanku, itu sama saja aku berkhianat," ucap James dengan tatapan yang tegas dan tangan terkepal


"Sungguh kalian dari memberikan drama tontonan yang tidak berguna, aku tidak akan bisa membantu anda yang mulia putra mahkota untuk keluar dari masalah ini,"


"Tapi aku bisa melepaskan dirimu jika James memenangkan pertarungan ini saat melawan Luke, bagaimana?" ucap Dalbert yang tiba-tiba menyambung pembicaraan mereka


"Aku tidak setuju, bagaimanapun aku merasa sedikit di rugikan di sini, sebagai tambahannya kalau James menang maka kamu harus mengakui identitas yang kamu miliki dan memasukkan aku ke dalam organisasi NHBNTA," ucap Albern sambil menyeringai


"Luke, apa kamu yakin tidak percaya dengan kemampuan yang kamu miliki, jika tidak maka silahkan mundur dari posisi pelayan pribadiku," ucap Dalbert sambil menyipitkan matanya dengan tidak senang


"Maafkan saya master, saya hanya merasa ini tidak adil untuk anda pertaruhankan," ucap Luke dengan kepala tertunduk


"Humm... tenang saja, aku rasa ini tidak akan rugi karena pertarungan yang akan kalian lakukan akan digunakan sihir pembentuk ruangan milik Luke, kalian setuju kan?" ucap Dalbert sambil menyeringai ke arah Albern


"Tentu saja, aku setuju dengan yang kamu katakan karena bagaimanapun nyawaku sudah berada di ujung pisau ini, sedikit saja aku bergerak maka aku akan mati," ucap Albern dengan tatapan yang pasrah


"Kalau begitu aku akan menjadi saksi dari perjanjian pertarungan ini," ucap Derick sambil menyeringai

__ADS_1


'Albern, kenapa dia bisa mempertahankan nyawanya dengan begitu mudahnya dan begitu yakin denganku,'


'Bagaimana jika aku gagal menyelamatkannya?'


'Tidak... tidak aku tidak boleh berpikir seperti itu, aku harus yakin dengan kemampuan yang aku miliki ini,' ucap James di dalam hatinya sambil berusaha menenangkan dirinya untuk berpikir dengan jernih


"Chamber," ucap Luke sambil melepaskan kacamata yang hanya satu kaca dan tiba-tiba berubah menjadi sebuah sabit seorang pencabut nyawa dan ruangan berubah menjadi sebuah tempat yang tidak pernah mereka lihat yaitu langit malam yang tidak memiliki ujung dengan bintang-bintang yang meneranginya namun dengan permukaan lantai yang penuh dengan darah dan cermin tidak berujung seolah-olah menampilkan kehidupan seseorang sama dengan kematian


'Bagaimana bisa ada sihir seperti ini? Aku tidak pernah melihat sihir khusus ataupun kekuatan spesial seperti ini di dalam buku yang aku pelajari,'


'Tapi sebelum itu aku harus mengerti bagaimana cara kerja sihir yang di milikinya,' ucap James sambil memperhatikan ruangan yang penuh dengan kaca itu


"Kalian berdua bisa mulai kapan pun untuk bertarung," ucap Dalbert sambil menyeringai


'Aku penasaran sejauh mana kesetiaan yang dimilikinya dan jika memang dia benar-benar setia tidak bisa di lepaskan dari Albern maka aku akan mengakhiri ini dan membiarkannya hidup tapi jika dia berhenti di tengah pertarungan maka aku pastikan kalau dia harus masuk dalam NHBNTA,' ucap Dalbert di dalam hatinya sambil memperhatikan suasana yang begitu menegangkan


"Feuer anzunden," ucap James sambil membalikkan buku sihirnya dan membacakan mantra yang tertulis kemudian muncul tulisan-tulisan yang membentuk lingkaran api mengelilingi Luke hingga membuat dirinya terkurung seperti dalam sangkar


"Hanya bisa menggertak?"


"Destroy," ucap Luke sambil menyeringai dan menjentikkan jarinya


'Bagaimana bisa dia menghancurkan sihir tingkat menengah ke atas? Aku tidak boleh kalah di sini,' ucap James sambil menggigit bibirnya dan mengepalkan tangannya


Mungkinkah James untuk menang? Apakah Albern benar-benar akan mati? Apakah yang akan terjadi selanjutnya?

__ADS_1


REINKARNASI REINA


__ADS_2