Reinkarnasi Reina

Reinkarnasi Reina
episode 37


__ADS_3

"Kenapa kalian mendadak diam?" tanya Yuria dengan tatapan tajam


"Tidak kenapa-kenapa," ucap Shun dengan gugup


"Kalau begitu, kenapa kalian semua menumpuk disini," ucap Yuria dengan kesal


"Dan juga kenapa kalian berkumpul disini untuk gosip?" tanya Yuria dengan kesal


"Uhuk... Yuria kami disini untuk menanyakan keadaan Shun jadi tenang saja pasti akan kami bereskan dan Shun tidak mungkin membereskan ruangan karena dia belum benar-benar sembuh dari lukanya," ucap James sampai tersenyum kaku


"Kenapa membahas tentang perempuan?" tanya Yuria dengan menyipitkan matanya dan tatapan tajam


"Emangnya ada masalah? itu kan hal yang umum jika di bahas oleh laki-laki," Ucap Derick sambil tersenyum dingin


"Derick, kamu ketua tapi kamu ikutan malas-malasan aku akan mematahkan tulang kamu dulu," ucap Yuria sambil mengambil pedang yang ada di dinding


Reina yang melihat keributan yang di lakukan mereka itu, tiba-tiba mendekati mereka.


"Berhenti, jangan bertengkar bukankah kita sama-sama anggota dewan kesiswaan jadi harus bekerja sama membersihkan ruangan sidang ini kalian pikir dengan bertengkar ruangan ini akan bersih," ucap Reina dengan nada marah-marah

__ADS_1


"Baiklah, kami paham jadi Reina berhenti mengamuk seperti itu," ucap James dengan tatapan takut


"Bruk..." bunyi suara pintu yang di tendang


"Astaga, itu pintu loh tidak di kunci seharusnya kalian bisa membuka pintu dengan pelan-pelan kan," Ucap Reina dengan terkejut


"Ah... Asmodeus kamu sudah kembali? sudah aku duga dari dirimu" tanya Dalbert yang dari tadi melihat kelakuan seluruh anggota pimpinan dewan kesiswaan yang bertengkar di depannya


"Ini kan mereka, keluarga Count Lunids terlalu lemah putri mereka hanya bisa menggunakan sihir tingkat tinggi 3 untuk menindas orang," ucap Asmodeus sambil menyeringai


"Betapa tidak berguna anaknya ini, hanya menggunakan sihir dan cambuk untuk menindas orang dan pengikutnya yang mendukungnya untuk merugikan orang-orang," timpalnya lagi sambil menatap para perempuan yang melukai Shun


"Reina, kenapa kamu menatap Asmodeus terus?" tanya Albern sambil tersenyum dingin


"Humm... Suka-suka aku," ucap Reina sambil membalikkan badannya pergi meninggalkan Albern


"Kalau begitu tinggal menunggu mereka sadar, dan memulai sidangnya," ucap Dalbert dengan tatapan dingin


Setelah beres-beres diselesaikan dan para siswa telah selesai belajar. Sidang di mulai, semua tersangka kasus penyalahgunaan sihir dan pelanggaran aturan sekolah semua siswa berkumpul ke dalam sidang untuk melihat pengadilan yang di lakukan oleh dewan siswa secara langsung.

__ADS_1


"Kepada semua siswa yang aku banggakan dan guru-guru yang mengajar dengan luar biasa, hari ini akan dilakukan pembukaan sidang pelanggaran peraturan akademi yang dilakukan oleh para siswa perempuan untuk menyakiti siswa lain dan akan di adili oleh para dewan akademi," ucap Dalbert yang duduk di salah satu kursi hakim kesiswaan


"Aku hari ini mewakili wakil kepala sekolah untuk menyelesaikan kasus yang terjadi hari ini di karenakan wakil kepala akademi sedang tidak berada di akademi oleh karena itu beliau mempercayakan kepadaku tentang kasus yang terjadi hari ini," ucap Dalbert dengan tatapan tegas dan serius


"Tunggu bukannya kakak adalah wakil kepala akademi ya kenapa kakak bilang kalau wakil kepala akademi sedang tidak ada di akademi?," Gumam Reina dengan kebingungan


"Itu karena... kakakmu ingin mengawasi dan mengajarimu secara langsung dan juga dia tidak suka dengan orang yang akan menjilati dirinya setelah orang mengetahui posisinya sebagai wakil kepala akademi," Bisik Albern ke telinga Reina


"Kalau aku boleh mengatakan dengan jujur kakakmu adalah kakak yang sangat hebat dan adil dalam melakukan banyak hal dia sangat menjunjung tinggi nilai keadilan dan tanggung jawab, aku sangat menantikan kakakmu duduk di posisi menteri atau penasehat di kerajaan nantinya," Bisiknya lagi sambil tersenyum kecil dengan dingin


'Aku tidak menyangka kalau dia akan mengatakan hal seperti itu tentang kakak padahal dia sering bertengkar dengan kakak dan kakak juga tidak menyukai dia tapi dia tetap berpendapat seperti itu dia pasti akan membimbing rakyat nya dengan baik tanpa aku disisinya,' ucap Reina didalam hatinya dengan senyuman pahit


"Aku juga yakin kalau kamu akan menjadi raja yang sangat baik untuk rakyatmu nanti dan juga akan ada ratu yang baik di sampingmu untuk mendukung dirimu," bisik Reina sambil tersenyum lembut


setelah mendengarkan bisikan dari Reina Albern langsung memalingkan mukanya yang memerah ke arah lain


"Albern... aku mencarimu ternyata kamu ada di sini," ucap suara yang tidak asing terdengar memanggil laki-laki itu.


Siapa yang mencari Albern? kenapa dia mencari Albern? bagaimanakah sidang berlanjut selanjutnya? bagaimanakah kisah mereka selanjutnya?

__ADS_1


REINKARNASI REINA


__ADS_2