
"Sekarang, kita akan bahas mengenai apa yang akan kalian lakukan kemudian kita akan mengadakan pesta kecil," ucap Dalbert sambil tersenyum
"Baik," ucap mereka semua dengan serentak
"Zahryia, kamu bisa kembali ke kamarmu sekarang darah yang kamu keluarkan begitu banyak dan kamu masih sangat muda," ucap Dalbert sambil menatap Zahryia
"Tapi pemimpin..." ucap Zahryia dengan tatapan kesakitan tapi di tahan olehnya
"Zahryia istirahat, jangan memaksakan diri jika kamu ingin berguna, pemimpin tidak ingin orang yang tidak berguna," ucap Derick sambil tersenyum kecil
"Kenapa cuma aku yang beristirahat sedangkan Dezria tidak diminta berisitirahat padahal kami sama-sama kecil, apa aku lebih tidak berguna di bandingkan Dezria," ucap Zahryia dengan mata yang berkaca-kaca
"Zahryia, walaupun Dezria pendek tapi umurnya lebih tua darimu, turuti saja apa yang diinginkan pemimpin ya?" ucap Ernest sambil tersenyum
"Siapa yang kamu bilang tua dan pendek, bibi mantan orang suci," ucap Dezria dengan tatapan kesal
"Jika ingin bertengkar silakan kalian berdua keluar, telinga master bisa rusak kalau kalian berdua disini," ucap Luke dengan tatapan merendahkan keduanya
"Dezria, kamu dan Zahryia pergilah ke kamar dan istirahat," ucap Derick sambil tersenyum dingin
"Kenapa harus aku? kamu juga merendahkan aku?" tanya Dezria dengan tatapan kesal
"Dezria, kamu ingin aku peringatkan dengan paksa posisimu?" ucap Derick dengan dingin dan mencengkam
"Tidak maafkan atas kelancanganku, aku akan langsung mengantar Zahryia untuk istirahat," ucap Dezria sambil menunduk dengan ketakutan dan menggendong Dezria
"Mari kita bahas tentang masalah yang terjadi pertama tentang katedral kedua tentang posisi putra mahkota, dan terakhir tentang para bangsawan yang kotor," ucap Derick sambil menatap semua yang hadir
"Tuan pemimpin, soal bangsawan yang kotor kenapa kita tidak membunuh keluarga Baron?"
"Dia adalah ancaman yang sangat besar dan mencolok karena sifat angkuhnya di kalangan darah biru harap tuan pemimpin memberikan arahan," ucap Absyara dengan tatapan haus darah
__ADS_1
"Anak perempuannya juga pemilik sihir suci pengganti Ernest sekarang," ucap Absyuri sambil menatap Ernest
"Ah... mereka telah memiliki boneka baru untuk dijadikan mainan ternyata, aku sangat menantikan permainan mereka kepada gadis kecil itu," ucap Ernest sambil tersenyum
"Bukankah itu berarti mereka bekerja sama dengan katedral? artinya kita harus menghabisi mereka sampai akarnya," ucap Asmodeus sambil mengepalkan tangannya
'Aku tidak bisa membiarkan mereka menghancurkan sekenario yang aku siapkan dengan sempurna untuk di tonton,' ucap Blake di dalam hatinya sambil menatap perbicangan yang terjadi
"Tapi... bukankah kita bisa menghancurkan para bangsawan faksi kotor dengan cara yang lebih elegan bahkan kita bisa menjatuhkan para pendeta Katedral," ucap Blake sambil tersenyum dingin
"Memang benar kalau kita langsung menghancurkan nantinya mereka akan membuat rumor yang membuat kesusahan dan itu kesempatan mereka untuk membantai NHBNTA," ucap Luke sambil menatap Derick
"Tapi sihir hitam memang sudah jadi anggapan masyarakat sekitar kalau itu adalah jahat kenapa tidak sekalian saja jadi seorang penjahat," Ucap Derick sambil tersenyum
"Bagaimana pendapatmu tuan pemimpin?" tanya Blake dengan tatapan penuh harapan dari semua anggota
"Baiklah lakukan sesuai dengan rencana kalian tapi jangan libatkan adikku kedalam rencana kalian," ucap Dalbert sambil meminum teh
"Soal takhta pewaris aku tidak tertarik sama sekali, aku hanya ingin menghancurkan para pendeta dan para bangsawan kotor saja jadi aku akan mendukung posisinya putra mahkota sebagai pemimpin," ucap Asmodeus sambil menyeringai
"Berada di posisi NHBNTA adalah suatu kehormatan untukku karena bisa berada disini," timpalnya lagi sambil melipat kedua tangannya
"Kerja di balik bayangan ya, kamu sangat mirip dengan perilaku pemimpin kita," ucap Derick sambil tersenyum
Setelah mendengarkan ucapan Asmodeus
"Aku tidak menginginkan takhta kerjaan hanya saja aku menyukai tunangannya, oleh karena itu kalau diperlukan aku akan merebut takhtanya," ucap Blake tanpa basa-basi
"Adikmu sangat populer ya Dalbert, aku juga menyukai Reina," ucap Derick sambil tersenyum
'Melihat dari keadaan yang seperti ini dan kemampuan mereka, aku rasa tidak ada salahnya jika aku memberikan mereka berdua kesempatan, Reina juga tidak ingin menjadi ratu kerajaan jadi aku rasa ini juga tidak buruk,' ucap Dalbert didalam hati sambil menatap Blake dan Derick
__ADS_1
"Baiklah, jika itu keinginan kalian berdua aku akan memberikan kalian berdua kesempatan untuk berada disini Reina dengan satu syarat kalian tidak boleh menggunakan kekerasan terhadap adikku apalagi menyakiti perasaan semua keputusannya adalah tetap," ucap Dalbert sambil mengetuk-ngetuk meja dengan jarinya
"Jika ada dari kalian ingin bekerja sama dengan kekaisaran aku tidak melarang tapi tanyakan pendapatku terlebih dahulu, mengerti?" ucap Dalbert sambil menatap mereka dengan tatapan tajam
"Kami mengerti pemimpin," ucap mereka dengan serentak
"Tambahan untuk kalian bulan depan ada acara di akademi yang paling ditunggu para bangsawan aku ingin menempatkan pengawal untuk mengamankan para siswa jadi aku akan menugaskan dua dari kalian," ucapnya lagi sambil menatap ketiga siswa akademi itu
"Absyara dan Absyuri kalian berdua akan menjadi siswa akademi mulai besok aku tugaskan kalian supaya tidak ada masalah yang terjadi saat berada di sana bulan depan dan tentu saja kalian harus melindungi nona kalian jadi buatlah pertemuan kalian secara alami kalau bisa Derick, buat mereka masuk kedalam organisasi dewan kesiswaan agar mereka mudah untuk bergerak," ucap Dalbert sambil menatap Derick
"Baik tuan pemimpin," ucap mereka bertiga dengan serentak dan saling menatap
"Terakhir, awasi para bangsawan yang memberikan penderitaan kepada rakyatnya dan sebarkan rumor itu sampai terdengar ke telinga raja kalau bisa jangan hanya rumor tidak berdasar kalau bisa dengan bukti yang di sebarkan," ucap Dalbert sambil mengangkat cangkir tehnya
"Terutama untuk perdana menteri yang sangat dekat dengan raja, carilah siapa saja yang berada di faksinya hancurkan cabangnya dengan perlahan," timpalnya lagi
"Itu saja yang ingin aku rapatkan dengan kalian, jika kalian memiliki pendapat atau apapun itu sampaikan kepada Derick atau Luke, aku pergi dulu karena ada kerjaan yang harus aku kerjakan dan jangan lupa sampai apa yang dibahas rapat tadi, jika kalian ingin mengadakan pesta penyambutan lakukanlah tanpa aku," ucap Dalbert sambil beranjak dari kursinya dan keluar dari pintu
"Haish... beliau mau dilihat kapanpun sangat menyeramkan," ucap Ernest dengan tatapan suram
"Master sama sekali tidak menyeramkan tapi berwibawa dan sangat pantas di hormati bahkan pantas menjadi pemimpin negara ini tapi master tidak akan mau berkhianat karena master tidak ingin hal sulit," ucap Luke dengan tatapan tajam
"Baiklah, selamat atas bergabungnya kalian setelah sekian lama tidak melihat kalian, jika ada pertanyaan yang ingin kalian tanyakan langsung saja tanyakan kepadaku," ucap Derick sambil menyeringai
"Kenapa kamu bisa bergabung ke dalam NHBNTA?" tanya Asmodeus dengan tatapan tajam
"Kamu tertarik dengan latar belakangku? bagaimana aku mengatakannya ya? aku terikat kontrak dengan Dalbert dan sihir ku bisa seperti sekarang berkat dirinya walaupun ini sangat menyimpan dari keluargaku tapi keluargaku juga sudah tiada dan aku pewaris satu-satunya, singkatnya aku adalah tangan kanannya," ucap Derick sambil menyeringai
'Itu berarti, dia mengetahui tentang sihir yang dimiliki oleh Dalbert, mungkin ini kesempatanku untuk bertanya tentang siapakah keluarga Halmiton sebenarnya,' ucap Asmodeus didalam hatinya
"Kenapa Asmodeus begitu penasaran dengan latar belakang keluarga Halmiton? Apakah kisah yang akan terjadi selanjutnya? Mungkinkah takdir Reina akan membaik?
__ADS_1
REINKARNASI REINA