Reinkarnasi Reina

Reinkarnasi Reina
Episode 54


__ADS_3

"Jadi kamu mau apa sebagai gantinya?" tanya Reina dengan tatapan kebingungan


"Panggil aku dengan panggilan sayang selama sehari," Gumam Albern dengan muka memerah


"Apa Albern?" ucap Reina dengan tatapan bingung


"Tidak lupakan saja, nanti aku pikirkan sebagai bayaran lainnya," ucap Albern sambil menoleh ke arah lain


'Kenapa telinganya merah?' ucap Reina di dalam hatinya sambil menatap kebingungan dan meminum jus yang di berikan


"Manis dan enak," ucap Reina sambil menatap jusnya


"Humm benarkah? baguslah," tanya Albern sambil tersenyum


"Albern, aku penasaran kenapa kamu begitu dekat dengan rakyat biasa? Padahal mereka hanya orang dengan kasta rendah mereka sama sekali tidak memiliki darah biru," ucap Reina dengan tatapan penasaran


"Ditambah lagi mereka yang memiliki darah biru tidak ingin sama sekali dekat dengan rakyat biasa," Timpalnya lagi sambil menatap orang-orang di alun-alun


"Humm... bagaimana aku mengatakannya ya? Tanpa gelar dan kekayaan kita sama dengan mereka yang hanya rakyat biasa kamu bisa lihat mereka yang berjuang untuk keluarga mereka dan untuk negara, tanpa mereka kita ini hanyalah orang yang tidak berguna, oleh karena itu aku ingin berhubungan baik dengan mereka walaupun hanya rakyat biasa," ucap Albern sambil tersenyum


'Aku tidak menyangka, dia sangat-sangat memahami rakyatnya' ucap Reina di dalam hatinya sambil menatap Albern


"Kenapa menatapku seperti itu? Kamu tidak setuju dengan pendapatku?" tanya Albern dengan tatapan kebingungan

__ADS_1


"Tidak bukan begitu, hanya saja aku berpikir kamu akan menjadi pemimpin yang bijaksana yang akan sangat memahami rakyat dan aku berharap kamu bisa membuat para bangsawan berpikir seperti itu," ucap Reina sambil beranjak berdiri


Angin yang kencang berhembus melewati Reina dengan senyuman lembutnya menatap Albern


"Albern, Ke mana kita selanjutnya?" tanya Reina


"Padahal aku baru duduk sebentar, kalau begitu sekarang kita makan siang dulu ya ada restoran langgananku di dekat sini," ucap Albern sambil menunjuk ke depan dan menggenggam tangan Reina


"Aku pegang tanganmu biar tidak tersesat," ucap Albern sambil berjalan


"Baiklah," ucap Reina sambil tersenyum kecil


Mereka berdua berjalan menuju keramaian sambil bergandengan tangan


'Aku tidak menyangka orang seperti dia bisa banyak tau berbagai macam hal," ucap Reina sambil menatap punggung Albern dari belakang


"Ayo kita masuk ke dalam Reina," ucap Albern sambil berjalan membuka pintu sedangkan Reina hanya mengangguk mendengarkan perkataan Albern


"Cling... Cling..." bunyi suara pintu yang dibuka


Sebuah ruangan yang begitu klasik dan sangat nyaman untuk beristirahat


"Albern, sudah sangat jarang kamu datang kemari," Ucap pelayan laki-laki itu sambil mengelap gelas

__ADS_1


"Wah, kamu membawa seorang gadis ya kemari, hum... pantesan sudah jarang kemari," ucap pelayan laki-laki itu lagi sambil menyeringai


"Gadis manis, apa Albern pacarmu?" tanya pelayan itu sambil menyeringai


"Eh... itu kami sama sekali tidak berpacaran," Ucap Reina sambil menggelengkan kepalanya


"Yah memang kami tidak berpacaran, tapi akan bertunangan," ucap Albern sambil tersenyum menatap Reina


"Hee... kalau begitu jangan lupa mengundangku untuk menjadi koki saat acara pernikahanmu nanti," ucap pelayan itu sambil tertawa kecil


"Tentu saja, aku akan mengundangmu," ucap Albern sambil tersenyum


'Perkataanku hanya angin yang lewat ya,' ucap Reina di dalam hatinya sambil memperhatikan pembicaraan Albern dan pelayan itu


"Jadi, kamu kesini untuk makan apa?" tanya pelayan itu


"Seperti biasa saja, Reina kamu mau apa?" tanya Albern sambil menoleh ke arah Reina


"Aku ikut saja apa yang kamu pesan," ucap Reina sambil melipat kedua tangannya


"Kalau begitu, tolong tambah satu ya," ucap Albern sambil menarik tangan Reina mengisyaratkan untuk mengikutinya


"Kita ke lantai dua ya," ucap Albern sambil menoleh ke arah Reina

__ADS_1


Bagaimanakah date mereka berdua? Akankah semua berjalan lancar? Apa yang akan terjadi selanjutnya?


REINKARNASI REINA


__ADS_2