
Ruangan yang berisikan orang-orang yang berpengaruh dan menyeramkan di NHBNTA berkumpul untuk rapat secara besar-besaran.
"Bukankah mengadakan rapat yang besar-besaran seperti ini terlalu berlebihan?"
"Kita harusnya hanya memasukkan anggota inti saja tidak perlu sampai para asisten pribadi semua orang ikut," ucap Absyuri dengan tatapan kesal ke arah seorang laki-laki berkacamata
'Dia sepertinya menatap ke arahku,' ucap James di dalam hatinya sambil menatap Absyuri dengan sedikit merinding
"Absyuri, kamu terlihat sangat emosi,"
"Apa yang membuat dirimu emosi seperti itu?" ucap Derick sambil tersenyum
"Orang seperti dirimu mana mungkin mengerti perasaan yang aku rasakan," ucap Absyuri sambil menyipitkan matanya dengan kesal ke arah Derick
"Absyara, apa kamu tau kenapa alasan saudara kembarmu itu marah?" ucap Derick yang kemudian menoleh ke arah sebelah perempuan yang sedang tidak memiliki suasana hati yang baik dan kapan saja bisa meledakkan emosinya
"Kalaupun aku tau, aku tidak ingin ikut campur karena aku pasti akan menjadi bahan pelampiasan oleh dirinya,"
"Lebih baik aku diam dan menunggu tuan pemimpin datang ke dalam rapat," ucap Absyara dengan tatapan malas
"Tuan Derick, barusan kami mendapatkan laporan mengenai seluruh jumlah pasukan pemberontakan,"
"Dan semua jumlahnya telah tertulis di dalam surat ini dari masing-masing keluarga yang mengutus pasukan mereka," ucap seorang laki-laki yang merupakan mata-mata miliki NHBNTA
"Kerja bagus, jangan lupa untuk terus memantau seperti apa situasi yang terjadi kepada mereka," ucap Derick sambil tersenyum dingin ke arah mata-mata itu
"Jadi, apakah kita akan memburu para tikus itu secara langsung atau malah sebaliknya,"
"Tapi jika hanya memburu mereka secara diam-diam bukankah itu sama sekali tidak menyenangkan karena kita tidak bisa mendengarkan suara jeritan mereka minta di ampuni," ucap seorang laki-laki yang berada di belakang si kembar itu dengan tatapan dingin
"Kalian bukankah sudah terlalu haus darah? sampai menginginkan membunuh secara langsung? Apakah kalian masih tidak puas dengan kejadian perang yang kita lakukan empat tahun yang lalu? Dimana pada saat itu semua darah berhamburan menggenangi seluruh Padang pasir yang membuat orang-orang menyebutnya sebagai oasis kematian," ucap seorang laki-laki yang berada di belakang Blake dengan seringaian
"Azazel, dibandingkan kamu membicarakan perang lebih baik kamu pikirkan bagaimana bisa nantinya kita memenangkan pertarungan ini mengingat kita hanya memiliki delapan ribu sembilan ratus pasukan dan kemungkinan besar jika di jumlahkan dengan pasukan yang ada di akademi ini jumlahnya masih juga tidak memungkinkan untuk kita bisa memenangkannya," ucap Blake dengan tatapan yang dingin
__ADS_1
"Baiklah, aku mengerti," ucap Azazel dengan senyuman yang kaku
"Tuan pemimpin memasuki ruangan rapat semua anggota diharapkan untuk memberikan hormat kepada beliau," ucap seorang penjaga pintu besar itu sambil membuka pintunya yang ternyata sang pemimpin tidak datang seorang diri ke dalam rapat itu
'Aku tidak menyangka kalau dia akan ikut andil dalam melawan pemberontakan kali ini,' ucap Derick di dalam hatinya sambil menyeringai menatap sosok orang yang berada di belakang Dalbert
"Siapa perempuan yang ada di belakang tuan pemimpin?" bisik jendral A yang ada di belakang kursi para pemimpin
"Entah lah aku rasa beliau tidak pernah membawa seorang perempuan bahkan adiknya sendiri tidak pernah dibawah ke dalam rapat apalagi seorang perempuan,"
"Tapi apakah dia adalah tunangan tuan pemimpin? Karena bisa di lihat kalau mereka seperti orang yang sangat dekat dengan tuan pemimpin" bisik jendral B yang tidak jauh dari kursi jendral A
"Tapi kalau memang benar juga kenapa baru di perlihatkan sekarang di saat kita akan pergi berperang? Apakah jangan-jangan kita akan mati di sana jadinya beliau ingin mengenalkan kita kepada tunangannya itu?" bisik jendral C yang menyambung pembicaraan yang dilakukan oleh kedua jenderal itu
"Kalian yang berada di belakang bisakah kalian diam sebentar? kalau kalian tidak bisa diam maka kalian akan tau hadiah yang akan aku berikan setelah rapat ini," ucap Derick dengan tatapan tajam ke arah belakang sambil tersenyum dingin
"Maafkan kami tuan Derick," ucap para jenderal itu dengan serentak dan kepala tertunduk
"Aku tidak ingin bertele-tele dan langsung kepada intinya,"
"Jadi kali ini para prajurit bayaran akan ikut turun membantu kita dalam menyelesaikan perang ini,"
"Syarat yang mereka ajukan adalah syarat-syarat yang terbilang merupakan penawaran yang sangat-sangat memudahkan dan menguntungkan pihak kita dibandingkan oleh sisi mereka,"
"Jadi aku harap nanti setelah selesai rapat Dezria dan Derick ikut aku membahas masalah ini kedepannya," ucap Dalbert dengan dingin sambil menatap kedua orang yang saling berhadapan itu
"Baik, saya mengerti dan akan kamu lakukan," ucap keduanya dengan serentak dan kepala tertunduk menghormat
"Aku juga akan menjelaskan tentang perempuan yang ada di belakangku karena kalian sepertinya salah paham mengenai orang yang ada dibelakang ku ini,"
"Aku sangat kurang suka rumor tentangku bersama seorang perempuan tersebar dengan tidak jelas oleh karena itu Olivia,"
"Jelaskan identitas yang kamu miliki dan alasan kenapa kamu berada di sini,"
__ADS_1
"Jangan sampai nantinya aku tidak memperkenalkan kamu kepada organisasi padahal kamu sudah lama berada di organisasi," ucap Dalbert dengan tatapan dinginnya menatap ke arah belakangnya
"Baiklah, biarkan aku memperkenalkan diriku,"
"Namaku adalah Olivia aku bertugas sebagai seorang pelayan pribadi nona muda Reina Elice Halmiton dan aku telah berada di NHBNTA sejak nonaku masih belum bisa berjalan dengan kedua kakinya,"
"Hanya karena aku dipindah tugaskan menjadi seorang pelayan dan hampir tidak pernah lagi melakukan hal-hal yang melibatkan banyak orang, aku bukan anggota NHBNTA,"
"Aku selalu membantu dari balik layar karena aku bukan anggota inti ataupun anggota NHBNTA yang benar-benar harus sering melakukan pembunuhan yang kalian lakukan,"
"Maka aku hanyalah tenaga tambahan di dalam organisasi,"
"Dan karena kali ini adalah perang pemberontakan yang sangat besar,"
"Aku akan ikut turun ke dalam lapangan secara langsung,"
"Jadi aku harap kita semua bisa bekerja sama dengan baik," ucap Olivia sambil tersenyum dengan lembut
"Jadi sudah jelaskan kenapa perempuan yang ada di belakang Master adalah orang yang penting?"
"Aku harap nantinya kalian benar-benar melihat situasi yang terjadi dengan baik baru membuat sebuah kesimpulan,"
"Jika tidak maka semua yang ada di organisasi bisa runtuh karena perbuatan seperti kalian," ucap Luke dengan tatapan yang dingin dan merendahkan ke arah para jenderal itu
"Baiklah, kita sudahi membahas masalah identitas,"
"Dalbert, ini adalah surat laporan yang baru di sampaikan oleh mata-mata kita," ucap Derick sambil menyerahkan surat itu kepada Dalbert
"Ini? Bukankah mereka terlihat seperti orang yang tidak menghormati yang duduk di kursi takhta?" ucap Dalbert sambil menatap isi surat itu
Apakah isi surat itu? Apakah benar-benar hal yang gawat? Mungkinkah rapat ini berjalan dengan lancar? Apakah yang akan terjadi selanjutnya?
REINKARNASI REINA
__ADS_1