Reinkarnasi Reina

Reinkarnasi Reina
Bab 141 End season 2 life and death destiny book


__ADS_3

"Tolong putar kembali ke waktu sembilan tahun yang lalu sebelum aku bertemu dengan Reina,"


"Aku ingin memperbaiki semuanya termasuk Kematiannya, untuk jaminannya sendiri aku tau jiwa yang aku miliki tidak cukup berharga tapi aku akan memberikan seluruh yang aku miliki kecuali Reina," ucap Albern dengan tatapan dingin dan tajam


'Bagaimana bisa ada orang yang tidak peduli kepada kehidupannya sendiri? Apakah ini yang dinamakan ikatan takdir, dan dia terpikirkan untuk membalikkan waktu,' ucap sang raja neraka di dalam hatinya sambil menatap tatapan Albern


"Bagaimana kalau aku bilang tidak bisa melakukan hal itu?"


"Apa yang akan kamu lakukan?" ucap sang raja dengan menyipitkan matanya


"Aku akan melakukan apapun walaupun aku dan jiwaku sendiri taruhan hasil dari hal yang impas dari pertukaran itu, oleh karena itu aku mohon," ucap Albern dengan tatapan serius kemudian berlutut di hadapan sang raja neraka untuk memohon


"Puff..."


"HAHAHA..."


"Aku pikir hanya Dalbert saja yang sangat menarik tapi tidak aku sangka ada orang yang lebih menarik dari anak angkat milikku,"


"Dalbert, kamu saja yang putuskan untuk masalah ini, bagaimana cara menanganinya karena dia adalah orang yang sangat suka menangani para Morai itu," ucap sang raja neraka sambil tersenyum tipis


"Yang mulia, anda tidak bisakah tidak bersikap sepele seperti itu apalagi meminta para Moirai untuk memutar waktu," ucap sang penasehat itu dengan tatapan suram


"Hah..."


"Aku tidak ingin ikut campur dalam masalah Moirai ini tapi kalau bukan karena adikku yang mati aku juga tidak ingin mengatakan ini,"


"Albern, Moirai adalah makhluk yang mengatur jam pasir setiap buku kehidupan tugas mereka menjaga waktu hidup dan mati, itu tidak termasuk dengan nasib dan perbuatan yang dilakukan oleh manusia,"


"Mereka tidak berada di pihak dunia atas maupun pihak dunia bawah, bisa dibilang mereka ada di dunia tengah,"


"Yang berarti dunia manusia itu, mereka secara turun-temurun memberikan kemampuan kepada salah satu manusia dan hanya ditugaskan untuk mengawasi takdir hidup dan mati aku rasa kamu tau yang dimaksud dari perkataannya tadi,"


"Bakat khusus ku adalah pembalik waktu buku takdir atau the life and death destiny book ,"


"Untuk membalikkan waktu aku harus dengan sebuah perjanjian yang setimpal maka bisa mengulang kembali waktu karena bayaran untuk mengembalikan waktu sangat mahal,"


"Seperti yang dikatakan waktu adalah emas, semua waktu adalah hal yang berharga, jadi aku tidak bisa melakukannya tanpa perjanjian,"


"Dan aku awalnya ingin melakukan ini tapi aku tidak bisa membuat perjanjian kepada diri sendiri,"

__ADS_1


"Apa kamu yakin ingin membuat kontrak denganku karena yang aku inginkan bukan harta dan gelar,"


"Berbeda dengan keinginan diriku yang ingin menemui adik perempuanku, ini adalah keinginan dari kemampuanku, jadi aku harap kamu menyiapkan hal setimpal,"


"Raja neraka dan Derick akan menjadi saksi dari perjanjian ini," ucap Dalbert dengan tatapan serius dan tajam


"Aku bersedia melakukan apapun bahkan jika jiwaku harus menghilang sebagai taruhannya," ucap Albern dengan tatapan percaya diri


'Jika dia benar-benar menginginkan Reina, aku rasa tidak masalah membuat kontrak yang tidak terlalu berat, lagipula setelah Reina meninggalkan dirinya dia benar-benar menunjukkan ketulusannya walaupun dalam penyesalan,' ucap Dalbert di dalam hatinya dengan tatapan yang tajam


"Aku mengerti, untuk bayaran dari kontrak ini yang aku inginkan adalah kamu harus membantuku mengawasi setiap takdir kematian di dunia manusia ini dengan adil, tanpa harus ikut campur tangan kematian dan kehidupannya,"


"Ini adalah bayaran yang aku inginkan sampai ke turunan selanjutnya dan selanjutnya, apa kamu setuju dengan bayaran isi kontrak yang aku inginkan dengan dirimu itu?" ucap Dalbert dengan tatapan dingin dan menyerahkan kertas dengan isi perjanjian kontrak tersebut


'Derick kerasukan apa dia biasanya meminta lebih atas semua yang dia berikan kepada orang yang membuat kontrak bahkan biasanya dia meminta lebih dan itu benar-benar tidak sebanding dengan isi kontrak yang tertulis,' ucap Derick sam


"Karena kamu telah menandatangani kontrak maka sudah tugasku untuk memenuhi isi kontrak," ucap Dalbert kemudian membakar isi kontrak itu sebagai bukti perjanjiannya


"Derick, apa kamu masih menyimpan jam saku yang aku berikan dulu?" ucap Dalbert menatap ke arah Derick


"Tentu saja, aku menyimpannya mana berani aku membuang barang yang kamu titipkan," ucap Derick sambil tersenyum kaku kemudian menyerahkan jam saku dengan motif roda-roda waktu yang transparan


"Semoga kamu berhasil mengubah takdir kematian Reina dengan cara yang berbeda atau memberikan dia kehidupan yang lebih baik lagi," ucap raja neraka sambil melambaikan tangannya


"Baiklah sekarang sudah ada tiga jam saku,"


"Destiny library," ucap Dalbert yang tiba-tiba merubah ruangan itu menjadi roda-roda jam yang besar dan sebuah pintu dengan mekanisme roda-roda waktu yang terlihat tua namun terawat


'Sepertinya sudah lama sejak aku ke sini,' ucap Dalbert di dalam hatinya kemudian memasukkan ketiga jam saku itu serta sihirnya ke dalam mekanisme pintu dan kemudian pintu besar dengan mekanisme roda-roda itu berputar sampai roda-roda yang dibelakangnya ikut berbunyi


"Kretek.... kretek..." suara pintu yang terbuka lebar dengan sendirinya membuat mereka tercengang dengan isi di balik pintu itu


"Selamat datang di Destiny library, dimana semua takdir kehidupan dan kematian tertulis seperti buku novel," ucap Dalbert sambil tersenyum kecil


"Woah... Dalbert, kenapa kamu tidak pernah mengajakku ke sini?" tanya Derick dengan tatapan tajuk karena sebuah mekanisme yang rumit tidak pernah dia lihat sebelumnya


"Karena kamu tidak akan paham juga dengan yang aku kerjakan, jadi buat apa aku mengajakmu ke sini," ucap Dalbert dengan tatapan dingin


"Untuk membalikkan waktu ke masa lalu aku harus mencari buku milik Albern di perpustakaan ini, jadi karena jumlah yang banyak ini aku ingin kalian tidak banyak berjalan-jalan dan mencari tau hal yang bukan seharusnya kalian ketahui,"

__ADS_1


"Apa kalian berdua mengerti?" ucap Dalbert dengan senyuman mengancam


"Kami mengerti," ucap keduanya dengan serentak dan tatapan sedikit takut


"Kalau begitu aku pergi dulu," ucap Dalbert kemudian mulai mencari buku milik Albern dengan cara mencari sesuai abjadnya


'Aku tidak menyangka, kalau ada orang yang bertugas mengatur hidup dan mati manusia bukan dewa atau iblis tapi seorang manusia yang mendapatkan hak istimewa,'


'Perpustakaan yang dibangun begitu megah dengan atap transparan hingga memperlihatkan bintang-bintang dan roda waktu yang berputar tanpa berhenti, mungkin akan membuat orang betah dengan ini namun pastinya akan begitu kesepian karena hidupnya hanya mengurus mati dan hidup manusia sendirian,'


'Mungkin karena itulah Dalbert begitu menyayangi adik perempuannya dan keluarganya melebihi siapapun,' ucap Albern di dalam hatinya sambil memandangi semua mekanisme yang tidak pernah di lihat itu


"Aku telah menemukan buku milik Albern sekarang saatnya aku memutar waktu-waktu ini,"


"Alam semesta yang memberikan aku waktu dan ruang untuk mengatur setiap kehidupan, tolong bantu aku merajut roda waktu kembali ke masa lalu untuk laki-laki yang berada dalam penyesalan kehidupannya ini,"


"Berikan kesempatan kedua untuknya merubah takdir yang telah disia-siakan olehnya," ucap Dalbert sambil membuka buku takdir milik Albern


'Kenapa kepalaku sakit dan pandanganku jadi buram seperti ini?' ucap Albern di dalam hatinya dengan pandangan yang tiba-tiba telah menjadi kegelapan


"Derick, sekarang kita hanya bisa berada di ruangan ini untuk menunggu saja," ucap Dalbert sambil menatap roda-roda yang berputar ke arah yang berlawanan


"Apakah dia akan tau dimana ini?" ucap Derick dengan tatapan kebingungan


"Entahlah, dia bisa meminta tolong kepadaku untuk memutar waktu apa dia bisa menemukan diriku dan membuat diriku di sana tertarik atau tidaknya tergantung dirinya," ucap Dalbert kemudian meletakkan buku itu ke tempat sebelumnya


Di istana kekaisaran...


"Yang mulia, anda harus bangun,"


"Anda hari ini harus pergi ke kediaman Halmiton untuk mengurus pertunangan," ucap seorang pelayan sambil membereskan ruangan kamarnya


'Sepertinya aku benar-benar kembali ke masa lalu,'


'Kali ini gantikan aku yang melindungi dirimu,' ucap Albern di dalam hatinya sambil tersenyum tipis dengan tatapan tidak percaya


Apakah yang akan dilakukan olehnya setelah dia berhasil kembali ke masa lalu? Akankah Reina setuju dengan pertunangan ini? Apakah Albern akan berhasil di merubah takdir Reina?


REINKARNASI REINA

__ADS_1


__ADS_2