Reinkarnasi Reina

Reinkarnasi Reina
Bab 24 Hentikan niatmu itu, jangan membuatku susah juga


__ADS_3

Di dalam akademi atas balkon ruang guru


tak..tak.. tak suara langkah kaki yang mendekat


"Aku tidak menyangka kamu memanggilku kesini," ucap Derick sambil berjalan ke arah Dalbern


"Benarkah?" ucap Dalbert sambil menoleh ke arah Derick


"Humm, bukankah begitu ditambah lagi kamu memanggilku biasanya ada sesuatu," ucap Derick sambil menyeringai


"Derick aku dengar rapat tadi sore dibatalkan karena acara penyambutan pangeran kedua ke kesiswaan," ucap Dalbert


"Iya, awalnya aku juga ingin membahas program rencana yang akan dilakukan tapi karena pertengkaran antar anggota aku memutuskan untuk mengundurnya," ucap Derick sambil menghela nafas


"Apa adik perempuanku terluka?" ucap Dalbert dengan khawatir


"Tenang saja pertengkaran mereka, tidak ada yang membuat korban jiwa dan hentikan sikap sisconmu itu," ucap Derick dengan tatapan datar


"Siapa yang kamu katakan siscon?" ucap Dalbert dengan tatapan kesal

__ADS_1


"Tentu saja dirimu," ucap Dalbert dengan datar


"Kamu memanggilku pasti karena rumor yang beredar tentang tunangan adikmu dengan putra Mahkota atau masalah keracunan pangeran ketiga yang baru terjadi?" ucap Derick dengan tatapan serius


"Palingan juga karena perebutan takhta pangeran ketiga sangat menonjol dan juga dia laki-laki yang lembut, aku ingin menjadikan tunangan adik perempuanku tapi melihat para faksi yang bertindak seperti ini, mereka benar-benar orang yang haus akan kekuasaan mereka tersingkirkan dan juga masalah pertunangan adikku dengan rumor putra mahkota yang berjalan-jalan dengan seorang gadis dari keluarga baron karena dia siswa baru yang memiliki kekuatan suci itu, pasti membuat adikku sedih dan merasa terabaikan," ucap Dalbert dengan tatapan tajam


"Yah mereka sedang gila akan harta dan kekuasaan yang mereka miliki dan juga adikmu sepertinya sangat senang dengan gadis tersebut bersama dengan putra mahkota," ucap Derick dengan datar


"Aku berharap mereka segera melakukan pemutusan pertunangan dan kekuatan suci yang dibanggakan oleh orang-orang itu adalah racun yang membahayakan orang karena kekuatan suci mampu mencuci otak manusia bahkan membuat manusia lupa diri mereka sendiri dan kekuatan kegelapan ada untuk mengembalikan kesadaran dari kekuatan suci yang mereka anggap sebagai kekuatan terlarang dan harus di jauhi," ucap Dalbert dengan tatapan dingin


"Dari mana kamu mengetahui informasi tersebut aku tidak pernah menemukannya di mana pun," ucap Derick sambil menatap Dalbert


"Kenapa kamu menceritakan hal ini kepadaku? bukankah aku orang asing dan bagaimana jika aku menceritakan hal ini kepada sang raja?" ucap Derick sambil menyeringai


"Aku yakin kamu tidak akan melakukannya dan kalau kamu melakukannya nyawamu bisa hilang karena kemampuan kekuatan kegelapan," ucap Dalbert dengan dingin


"Aku juga tidak ingin adikku mengemban tanggung jawab ini dan aku hanya berharap dia bahagia bersama bangsawan normal lainnya bahkan sejak kecil aku cuma berharap dapat melindungi senyumannya tapi gara-gara putra mahkota si**an itu yang ingin bertunangan dengan adikku dia selalu terlihat stress," ucap Dalbert dengan suram


"Bukankah kamu yang terlalu mencintai adikmu dan juga Reina menyembunyikan fakta bahwa dia memiliki kekuatan kegelapannya," ucap Derick dengan tatapan datar

__ADS_1


"Dibandingkan itu lebih baik jangan berkata kasar kepada putra mahkota bagaimana kalau didengar oleh dia," ucap  Derick dengan tatapan datar


"Tidak apa-apa aku memang ingin dia mendengarnya, kalau bisa aku yang membunuhnya," ucap Dalbert dengan tatapan dingin dan hawa membunuh


"Hentikan niatmu itu, jangan membuatku susah juga," ucap Derick dengan kesal


"Aku akan kembali ke kamarku sekarang, lain kali kita bicara bersama lagi," ucap Derick sambil membalikan badan dan keluar melalui pintu


"Humm baiklah," ucap Dalbert dengan tatapan dingin


Disisi lain angin malam bertiup dan memandangi bulan.


"Reina mungkin akan salah paham dengan kejadian yang terjadi hari ini dia bahkan diam dan tidak marah," ucap Albern sambil mengacak rambut


"Aku harus menemuinya besok," ucap Albern dengan datar


Bagaimanakah hubungan mereka? Apakah akan bertahan selamanya? Apakah yang akan dilakukan Reina lakukan selanjutnya? Bagaimana takdir mereka selanjutnya?


REINKARNASI REINA

__ADS_1


__ADS_2