
Disisi lain akademi setelah pelajaran berpedang selesai.
"Albern apa kamu sudah dengar?" ucap James sambil tersenyum
"Apa? kalau kamu mengatakan hal yang tidak penting aku pasti akan memberikan hukuman kepadamu, sebuah hukuman yang tidak akan kamu lupakan," ucap Albern dengan tatapan dingin
"Bisakah kamu berbicara seperti itu? itu sangat menyeramkan, ada seorang perempuan cantik dan sangat manis berasal dari keluarga baron Elsdon. Menurut rumor yang aku dengar, dia memiliki kekuatan sihir yang luar biasa," ucap James sambil tersenyum
"Baguslah, dia bisa menjadi penyihir kerajaan," ucap Albern dengan dingin
'Aku heran kenapa aku harus menjadi orang yang di sampingnya untuk melayani dia, aku selalu saja di ancam, di buat kerja lebur, diberikan kerjaan yang berat. Kapan ini akan berakhir?' teriak James di dalam hatinya
"Ah aku baru ingat, Reina tadi berlari ke arah perpustakaan apa kamu mau mengunjunginya?" tanya James sambil tersenyum
"Yah, kurasa tidak ada salahnya mengecek perempuan bodoh itu lakukan," ucap Albern sambil berjalan keluar ruangan
'Ah kurasa dia akan menjadi seorang laki-laki stun dare,' ucap James di dalam hati sambil menatap datar
Di ruangan yang penuh dengan buku...
"Blake ada sesuatu yang ingin aku tanyakan, apa boleh?" ucap Reina sambil menatap Blake
"Tentu saja boleh," ucap Blake sambil tersenyum
"Apa kamu ingin bergabung ke dalam ke kesiswaan?" tanya Reina dengan tatapan penasaran
"Aku ingin bergabung tetapi sepertinya mereka tidak menerima anggota baru, kenapa kamu bertanya?" ucap Blake sambil mengambil sebuah buku di rak
"Ah begitukah? Padahal aku berharap kalau kita bisa bersama," ucap Reina dengan tatapan murung
__ADS_1
"Tidak apa-apa, kita bisa pulang bersama sama setelah kegiatanmu selesai," ucap Blake sambil mengelus-elus rambut Reina
'Padahal kita baru bertemu, dia sudah mengajakku pulang bersama, dia gadis yang blak-blakan,' ucap Blake di dalam hati sambil tersenyum kecil
'Aku pikir bisa bersama Blake untuk menghindari dua orang itu,' ucap Reina di dalam hati
'Bagaimana kalau aku menanyakan kepada ketua kesiswaan?" tanya Reina sambil tersenyum
"Humm, apa tidak menyusahkanmu?" tanya Blake
"Tentu saja tidak," ucap Reina dengan mata berbinar-binar sambil tersenyum
"Baiklah kalau begitu aku serahkan kepada mu," ucap Blake sambil tersenyum kecil
'Eh.. buku itu, buku yang aku cari kenapa tempatnya tinggi,' gumam Reina sambil menggapai buku yang berada di rak paling atas
"Sini biar aku yang mengambilkan untukmu," ucap Blake yang berada di belakang Reina sambil mengambil buku di rak
"Ini Reina buku yang kamu inginkan," ucap Blake sambil menyerahkan bukunya
"Reina... Reina... apa kamu baik-baik saja?" tanya Blake dengan tatapan khawatir
"Aku tidak apa-apa kok," ucap Reina sambil mengambil buku dan berlari ke arah Yuria dan Shun
"Reina di perpustakaan tidak boleh lari-lari," ucap Yuria dengan tatapan tajam
"Maafkan aku," ucap Reina sambil berjalan ke arah kursi
'Apa benar takdir seseorang bisa di rubah ya? padahal tertulis di novel tersebut dia gadis yang jahat dibunuh oleh sang duke, sedangkan kedua tokoh utama berakhir bahagia. Yah aku tidak peduli dengan hal tersebut yang ingin ku lakukan di sini adalah merubah takdir Reina agar bisa lebih bahagia,' ucap Blake di dalam hati sambil tersenyum
__ADS_1
"Kamu yakin sekali, bisa melakukan itu tuan muda?" ucap seorang laki-laki bertudung
"Kenapa kamu yang berkomentar," ucap Blake sambil menatap sinis
"Bagaimana dengan kakak-kakakku di akademi?" tanya Blake dengan tatapan tajam
"Mereka melakukan aktivitas seperti biasa," ucap laki-laki bertudung itu
"Awasi apa pun yang mereka lakukan," gumam Blake sambil berjalan ke arah Reina
"Baik" ucap laki-laki bertudung itu kemudian menghilang
"Blake, aku dengar kamu berada di posisi kedua saat pendaftaran," ucap Shun sambil menatap Blake
"Apa kalian berdua pasangan ya?" tanya Yuria Sambil tersenyum kecil
"Jangan bicara yang mengada-ada Reina tunangan putra mahkota kerajaan ini," ucap Shun menghela nafas
"Memangnya kenapa? pertunangan bisa di batalkan, cinta itu adalah hal yang sangat berharga dan itu harus di perjuangkan," ucap Yuria dengan tatapan tajam
"Kamu lebih sayang kepada nyawamu bilang seperti tadi atau tidak? kalau terdengar putra mahkota bagaimana?" ucap Shun sambil menatap tajam
"Jadi apa kalian berdua telah selesai bertengkar?" tanya Albern dengan tersenyum
"BELUM," ucap Yuria dan Shun secara serempak
"Eh.. yang mulia?" ucap Yuria dan Shun dengan terkejut
Apa yang akan terjadi kepada Yuria dan Shun? Bisakah Blake bergabung dengan kesiswaan? Apa yang akan dilakukan Albern? Bagaimana takdir Reina selanjutnya?
__ADS_1
REINKARNASI REINA