Reinkarnasi Reina

Reinkarnasi Reina
Episode 47


__ADS_3

"Aku ingin membalaskan kematian adikku, bantu membalasnya James," ucap Albern sambil menggigit bibir nya dan mengepalkan tangannya sampai tetesan darah mengalir


"Woah... Woah... Perasaan benci mu sangat luar biasa dalam," ucap Asmodeus sambil menyeringai


"Aku tidak masalah sih, tapi bukankah kami sudah tau siapa yang membunuhnya," ucap James sambil menatap Asmodeus


"Kalau benar, kejadian yang terjadi dulu itu bukan karena kecelakaan, aku juga akan ikut menyelidikinya karena musuh di balik kabut begitu menyesatkan menghabisinya haruslah sampai ke akar-akarnya," ucap Dalbert dengan tatapan serius


"Tentu saja, bukan berarti aku akan berada di Faksi milikmu, aku titip adikku James kepadamu," Timpalnya lagi dengan tatapan tajam menatap James


"Jangan sampai adikku lecet sedikitpun, apa kamu paham?" ucap Dalbert sambil menatap James kemudian menatap Albern dan Asmodeus


"Dalbert, sebelum kamu pergi apa kamu tidak ingin memberi tahu siapa dirimu kepadamu? keluargamu begitu tertutup bahkan mungkin tidak percaya kepada Katedral apa kamu juga iblis?" tanya Asmodeus sambil berjalan ke arah Dalbert


"Siapapun keluargaku bukannya tidak penting? Kenapa iblis sepertimu begitu penasaran dengan keluargaku?" tanya Dalbert dengan tatapan waspada


"Karena aku rasa kamu bisa merasakan sihir gelap milikku tentu saja aku penasaran padahal aku telah memasang peredam suara dan menyamarkan sihirku, bukankah itu sangat aneh?" ucap Asmodeus sambil memiringkan kepalanya


James yang mendengarkannya pun ikut penasaran

__ADS_1


"Paman, apa itu benar? Mana mungkin ada orang yang setara dengan paman kan?" tanya James sambil mengerutkan keningnya


"Itu memang benar, tunggu... aku bukannya memintamu memanggilku dengan nama," ucap Asmodeus dengan tatapan kesal


"Yah, namanya juga kebiasaan paman, identitas kita juga paman dan keponakan apa yang perlu di sembunyikan?" tanya James dengan tatapan polos dan tanpa rasa bersalah


"Jika kalian bisa menemukan titik terang dari semua masalah ini maka akan memberi tau kebenaran keluargaku, itupun kalau kalian benar-benar bisa memecahkan semua kasus ini sampai ke akarnya," ucap Dalbert sambil tersenyum kecil di bawah rembulan matanya yang berwarna biru itu berubah menjadi berwarna ungu kehitaman dan kemudian kembali lagi menjadi warna biru


"Kalau begitu aku akan menganggap kejadian hari ini tidak ada," ucap Dalbert kemudian menghilang


"Dalbert dan Reina pasti bukan dari keluarga yang biasa-biasa saja, jika aku tebak mereka mungkin memiliki kemampuan sihir melebihi diriku," Gumam Asmodeus sambil menyeringai


"Paman, kenapa kamu berbicara sendiri? Apakah keluarga Halmiton berbahaya?" tanya James dengan penuh kebingungan


"Yah intinya, sepertinya aku tertarik dengan Reina Elice Halmiton, yang mulia jika anda ingin segera melepaskannya bilang kepadaku tapi aku juga seorang pangeran sekarang mungkin aku akan membuat Reina berpaling kepada diriku tapi bukan berarti aku menyukainya," ucap Asmodeus dengan tatapan serius


"Paman, kurangilah sifatmu yang begitu memalukan," ucap James dengan tatapan datar


"Walaupun dirimu sekarang adalah seorang pangeran dan kamu yang memiliki perjanjian dengan adikku, aku tetap tidak akan membiarkan Reina bersamaku," ucap Albern dengan tatapan dingin dan tajam

__ADS_1


"Ah sudah kembali ke sifat awalmu ya dingin dan tidak ramah," ucap Asmodeus sambil menatap Albern


"Karena kesalahpahaman telah selesai, pada saat kita bertemu lagi aku harap kita bisa berkenalan seperti orang yang pertama kali bertemu, aku titipkan keponakanku kepadamu jangan sekali-kali kamu melukai dirinya," ucap Asmodeus dengan tatapan dingin mencengkam


"Aku tau dia orang yang sangat dapat di percaya dan James maafkan aku meragukan kepercayaan yang kamu berikan sepenuhnya kepadaku karena dirimu yang terus mengatakan kalau keluarga Halmiton yang netral bisa berkhianat kapan saja, aku pikir kamu ingin mengadu domba keluarga Halmiton dengan kekaisaran karena kamu berada di pihak adikku, ternyata aku tidak sesempurna dan se jenius itu dalam mengambil sebuah keputusan," ucap Albern sambil menundukkan kepalanya dan tersenyum pahit


"Tidak apa, aku sudah bilang bukan aku akan berada di sisimu sampai akhir hayat nanti, jadi aku akan menyerahkan nyawaku jika kamu menginginkannya, aku sudah menganggapmu seperti kakakku sendiri, dan aku juga minta maaf kalau aku terlalu membuat asumsi yang buruk tentang keluarga Halmiton tapi aku pikir mereka adalah dalang di balik masalah tapi ternyata dia datang kesini secara terang-terangan dan mengatakan akan menemukan pelakunya," ucap James sambil mencari-cari ramuan untuk menyembuhkan luka di tangan Albern


Asmodeus yang melihat keponakannya begitu akrab kembali dengan Albern membuatnya yakin kalau tidak ada lagi kesalahpahaman yang terjadi di antara mereka.


'Baguslah kalau begitu, masa lalu yang disimpan sejak dulu telah tersampaikan dengan begini tidak akan ada lagi masalah diantara mereka,' ucap Asmodeus kemudian menghilang tanpa satu katapun


Keesokan paginya


"Albern dan James terlihat lebih dekat dari sebelumnya mereka jadi seperti lebih terbuka layaknya saudara, apa aku tidak salah lihat? biasanya Albern tidak menjawab omong kosong James," Gumam Reina yang menatap James dan Albern dari jauh


"Reina apa yang kamu bicarakan disini sendirian? masih pagi sudah melamun dan berbicara tidak jelas, masuk kelas sana," ucap Dalbert sambil mengacak rambut adiknya


Siapakah keluarga Halmiton sebenarnya? Apakah kisah yang akan terjadi selanjutnya? Bagaimanakah takdir Reina selanjutnya?

__ADS_1


REINKARNASI REINA


__ADS_2