
"Emmm... apakah ada sesuatu di wajahku?" tanya gadis itu sambil menatap Reina dengan kebingungan
"Tidak ada apa-apa, ah sekali lagi aku minta maaf," ucap Reina sambil memberikan hormat kemudian pergi
'Aku tidak menyangka dia pemeran utama cerita yang ku buat, dia... dia sangat cantik,' gumam Reina
'Ah iya, aku mau ke perpustakaan untuk membuat tugas yang di berikan oleh kakak,' ucap gadis itu sambil berlari ke arah perpustakaan
"Brukkkkk..." Reina terjatuh dan menabrak seseorang lagi
"Kenapa aku hari ini sial sekali?" gumam Reina dengan tatapan muram
"Apa kamu tidak apa-apa?" ucap laki-laki itu sambil mengulurkan tangannya
"Yah aku tidak apa-apa, maafkan aku telah menabrak mu," ucap Reina sambil menegakkan kepalanya
"Kamu gadis yang berada di gerbang dan di aula sekolah itu kan?" ucap laki-laki itu sambil tersenyum
"Ah terima kasih telah membantuku pada saat itu," ucap Reina sambil tersenyum
"Apa boleh aku tau nama mu?" tanyanya lagi
"Sama-sama senang bisa membantu mu dan tentu saja kamu boleh mengetahui namaku, nama ku Blake Duarte saya hanya berasal dari keluarga pedagang yang mendapatkan beasiswa," ucap laki-laki itu sambil tersenyum lembut
'Wah dia ternyata dari keluarga pedagang, dan juga tampan aku mungkin bisa hidup tenang kalau menikah dengannya humm tapi, pertunangan ku dengan putra mahkota belum dibatalkan hingga sekarang' ucap Reina di dalam hati
"Ah iya, namaku Reina Halmiton apa boleh kita menjadi teman?" ucap Reina dengan mata berbinar binar
"Ah.." ucap Blake dengan gugup
'Dia gadis yang manis dan energik, walaupun dia pemeran tokoh antagonis di cerita ini dia sangat berbeda dari yang diceritakan di buku' ucap Blake dalam hati
'Aku pasti akan menyelamatkan dia dari Kematian,' ucap Blake dari dalam hati
"Maafkan aku, mungkin ini mengejutkanmu," ucap Reina sambil membungkuk
__ADS_1
"Ah tidak apa-apa, aku mau berteman denganmu tapi apa tidak masalah kedudukan kita berbeda," ucap Blake sambil menatap canggung
"Eh... tapi kita sedang berada di akademi, gelar dan kekuasaan keluarga tidak berlaku disini jadi aku harap kita bisa berteman," ucap Reina sambil tersenyum
'Yosh!!! bagus kamu Reina dengan ini kematian mungkin bisa terhindarkan,' ucap di dalam hati Reina dengan hati yang berbunga-bunga
"Kalau begitu, mau aku temani?" ucap Blake sambil tersenyum
"Kamu ada waktu?" tanya Reina
"Tentu saja, aku punya," ucap Blake dengan senyum tulus
"Kalau begitu hayo ke perpustakaan bersama-sama," ucap Reina sambil menggenggam tangan Blake dengan tersenyum
'Ah... aku baru sadar yang ternyata yang di tuliskan di buku tersebut berbeda dari kenyataan yang berada di depan mataku' ucap Blake sambil tersenyum kecil mengikuti Reina
'Ah.. mukanya yang tampan dan hatinya yang baik, aku tidak masalah jika aku menikah dengan dia', tangis Reina di dalam hati sambil berjalan
sesampainya di depan perpustakaan
"REINA..." teriak seseorang dari kejauhan sambil berlari
"A..aku ke..sini un..tuk bel..ajar" ucap Yuria dengan nafas tersengal-sengal
"Shun kamu juga ya," ucap Reina
"Aku di seret oleh perempuan kasar ini dan aku juga di ancam oleh dia," ucap shun dengan suram
"Yah, bersemangatlah Shun," gumam Reina sambil tersenyum kaku
"Reina yang di sebelah mu siapa?" tanya Yuria sambil berjalan mendekat ke arah Blake
"Dia adalah Blake Duarte siswa yang mendapatkan beasiswa," ucap Reina sambil tersenyum
"Apa kamu bilang barusan Reina?" tanya Yuria dengan kebingungan
__ADS_1
"Dia adalah Blake Duarte siswa yang mendapatkan beasiswa, apa ada masalah Yuria?" tanyaku dengan keheranan
"EH BENARKAH KELUARGA DUARTE PEDAGANG YANG TERKENAL AKAN PERDAGANGANNYA YANG TELAH SAMPAI KE SELURUH DUNIA ITU DAN KEKAYAAN KELUARGA MEREKA ????" tanya Yuria sambil berteriak terkejut
"Ah nona keluargaku tidak sehebat itu dan sekaya itu kok," ucap Blake sambil tersenyum
"Eh bukankah hanya pedagang biasa?"tanya Reina dengan polos
"Shun coba kamu yang jelaskan kepada Reina," ucap Yuria sambil menepuk bahu Shun
"Kenapa harus aku?" tanya Shun dengan muka masam
"Karena kamu tinggal di timur dan masalah perdagangan tidak ada seahlimu dalam menjelaskan," ucap Yuria sambil menepuk bahu Shun lagi
"Haish.... baiklah aku akan menjelaskannya jadi dengarkan perdagangan keluarga Duarte adalah perdagangan yang telah secara turun-temurun, mereka berkeliling dunia untuk melakukan perdagangan dan membuat kerja sama dengan para pedagang di sana. karena kerja sama yang dilakukan lancar dan kompeten bahkan menguntungkan, mereka di panggil oleh raja-raja tiap negara yang mereka kunjungi untuk bekerja sama membahas perdagangan yang akan dilakukan dan perdagangan keluarga Duarte menyetujui kerja sama tersebut dan kerja sama yang dilakukan sampai ke timur. Perdagangan keluarga Duarte sampai saat ini bekerja sama langsung kepada raja-raja," ucap Shun dengan tatapan datar
"Yah, singkatnya seperti itu dan juga suatu kehormatan bisa bertemu dengan keluarga Duarte di akademi," ucap Shun memberi hormat dan sambil tersenyum
"Memang benar kalau keluargaku adalah keluarga yang bisa melebihi bangsawan karena keluargaku dekat dengan raja-raja tiap negara, namun di luar dari itu kami hanyalah pedagang biasa," ucap Blake sambil tersenyum
"Hee... karena Duarte adalah teman Reina kalau begitu panggil aku dengan Yuria saja dan panggil dia dengan Shun jangan takut diakademi status tidak berharga," ucap Yuria sambil tersenyum
"Terima kasih, kalian juga bisa memanggilku Blake," ucap Blake sambil tersenyum
"Kamu selalu seenaknya saja ya Yuria," ucap Shun dengan datar
"Aku baru tau ternyata Blake dari keluarga yang hebat," ucap Reina dengan mata berbinar-binar
"Bukankah sudah kubilang itu karena keluargaku terdahulu, jadi tidak perlu merasa terbebani," ucap Blake
"Bukankah sebaiknya kita masuk ke dalam perpustakaan? aku akan meleleh disini," ucap Shun dengan muram
"Humm, benar juga, ayo kita masuk," ucap Yuria sambil menarik Reina
"Bukankah takdir yang ada di mereka berdua menarik, aku sangat menantikan kisah mereka," ucap orang yang melihat mereka dari sebuah cermin
__ADS_1
Apa yang akan mereka pelajari di perpustakaan? Apakah mereka berdua bisa merubah takdir bersama? Apa yang akan terjadi selanjutnya? Siapa sosok misterius yang menatap mereka di balik cermin?
REINKARNASI REINA