Reinkarnasi Reina

Reinkarnasi Reina
Episode 36


__ADS_3

Semua orang melihat ke asal suara itu dan kembali ribut


"Dia bukannya anak yang dekat dengan Derick ya?" Gumam Reina sambil melihat anak yang berada di belakang James


"Bukankah dia bukan anggota dewan kesiswaan, kenapa dia bisa berada di sini?" ucap anak A dengan tatapan tajam


"Dia adalah salah satu anggota dewan kesiswaan, tapi aku tidak pernah mengenalkannya kepada kalian karena dia adalah anggota khusus untuk mengawasi siswa secara diam-diam," ucap Derick sambil menatap Asmodeus yang menatap dingin


"Apabila kalian tidak mempercayainya tanyakan saja kepada wakil kepala akademi," ucap Derick sambil melirik ke arah Dalbert


"Yang dikatakan oleh Derick semuanya benar, apa kalian memiliki masalah atau keberatan dengan yang aku tentukan?" Tanya Dalbert  dengan tatapan dan senyuman dingin


" Aku tidak keberatan pak wakil kepala akademi, aku hanya penasaran saja karena tidak pernah melihat anak itu di dewan akademi," ucap anak A sambil menundukkan kepalanya


"Asmodeus, segera carilah anak itu dan untuk yang lain kalian sebarkan berita untuk persidangan terbuka yang akan di adakan nanti sore setelah sekolah selesai," ucap Dalbert denga tatapan yang tegas kepada seluruh murid


"Untuk masing-masing pemimpin setiap bidang akademi tetap disini untuk menyusun dan merapikan ruangan sidang kecuali Shun karena dia harus beristirahat," timpal Dalbert lagi


"Baik pak akan kami laksanakan," ucap seluruh siswa dewan akademi

__ADS_1


"Haish, beres-beres malasnya," Gumam Reina dengan tatapan lesu


Dalbert yang melihat adiknya dengan tatapan lesu itu langsung mendekatinya "Reina kamu harus melakukannya dengan benar ya, nanti kalau selesai sidang kakak ajak kamu keliling alun-alun kota."


"Kakak, bolehkah aku tidak beres-beres?" tanya Reina dengan tatapan memelas


"Reina, kita sedang di akademi pemberlakukan semua siswa dengan adil adalah tanggung jawab kakak sebagai seorang guru dan wakil kepala akademi jadi, kakak tidak akan memberikan keringanan semuanya adil," ucap Dalbert dengan senyuman kecil dan tatapan yang dingin


"Baiklah, aku paham dengan tanggung jawab kakak aku juga akan mengerjakannya dengan baik untuk tidak memberikan malu kepada kakak," ucap Reina sambil tersenyum dan mulai memegang sapunya untuk membersihkan ruangan sidang itu


"Shun, kamu belum pergi istirahat ke ruangan perawatan?" tanya Albern dengan tatapan bingung


"Kamu suka dengan Yuria?" Tanya Albern sambil melihat Yuria dan kemudian menatap Shun


"Emmm... Ma... na... mungkin, dia gadis begitu liar dan tidak punya sopan santun," ucap Shun dengan gugup dan muka memerah


"Kenapa gugup kalau bukan?" ucap James sambil menyeringai


"Jangan-jangan benar ya, kalau aku jadi kamu ya aku mungkin akan memilih perempuan seperti Yuria supaya tidak sepi," Goda James sambil tersenyum ke arah Shun

__ADS_1


"Aku bilang tidak yah tidak, dan James lebih baik cari perempuan yang lebih baik dari dia," ucap Shun dengan tatapan agak kesal


"Humm, tapi yah bagaimana ya? aku itu sukanya seperti Yuria menarik saja gitu," Ucap James sambil menyeringai


"Yang di katakan James benar, aku juga merasa Yuria memiliki daya tarik," Timpal Blake sambil tersenyum kecil


"Bukankah kalian sudah cukup menggoda Shun," ucap Derick sambil tersenyum melihat tingkah temannya


"Ehehe... kami hanya sedang menguji hatinya kok," ucap James sambil tersenyum tanpa dosa


"bukankah sudah jelas kalau dia melindunginya karena menyukai gadis itu?" tanya Derick dengan tatapan serius


"Gadis mana yang kalian bahas?" tanya seseorang yang mendekat ke arah mereka


Tiba-tiba suasana di sekitar mereka menjadi sunyi


Siapakah gadis yang mendekat? Kenapa suasana mereka menjadi sunyi? apa yang akan terjadi selanjutnya?


Rengkernasi Reina

__ADS_1


__ADS_2