
"Kenapa tidak diminum tehnya?"
"Kalian tidak menghargai penyambutan kami?" ucap Absyara dengan mengerutkan keningnya
"Kami..." ucap James dengan senyuman yang kaku dan tidak lagi bisa melakukan alasan apapun
"Aku yakin kalian sejak tadi hanya mengulur-ulur waktu kami, karena kalian tidak puas dengan teh yang kami sajikan dan berbohong kepada kami tentang jamuan teh kami yang unik,"
"Maka kalian mengurangi poin kalian dalam penilaian kami tentang pesta teh yang diadakan," ucap Absyuri dengan tatapan dingin
"Tapi kalian masih bisa menambah nilai kepuasan kami dengan yang kami inginkan yaitu bertemu dengan gerbang neraka," ucap Absyara sambil menyeringai dan tatapan merendahkan setelah mendengarkan ucapan itu semua tengkorak itu langsung bergerak mengerumuni kedua orang itu yang menyebabkan mereka tidak bisa membuat jalan keluar atau melawan dari tengkorak itu
Di sisi lain di sebuah ruangan yang besar dan tertutup...
"Hummm... aku dengar hari ini ada acara yang bisa kita tonton, dan itu sangat menarik untuk di lihat," ucap Derick sambil menggoyangkan gelas wine
"Maksudnya pertarungan si kembar itu? Mereka bilang mereka hanya akan mengadakan pesta teh memangnya ada yang menyenangkan dari pesta teh itu?" ucap Ernest sambil memainkan belati perak yang bercahaya
"Tentu saja ada, hanya kamu saja yang tidak mengetahuinya karena sudah lama berada di dalam katedral,"
"Jadilah seperti orang tua yang menyebalkan dan tidak mengetahui tentang dunia yang menyenangkan," sela Dezria dengan tatapan yang meledek
"KAMU BILANG AKU APA?" teriak Ernest dengan tatapan yang tajam dan kepalan tangan yang siap untuk dilayangkan di muka laki-laki yang berbaring santai di kursi itu
"Ernest, perhatikan sikap yang kamu miliki,"
__ADS_1
"Kamu adalah salah satu dari NHBNTA,"
"Dezria masih kecil jadi wajar saja kalau dia bersikap kekanak-kanakan," ucap seorang laki-laki yang berjalan masuk ke dalam ruangan itu dengan dingin
"Kami memberikan hormat kepada tuan pemimpin," ucap semuanya dengan serentak dan dengan sikap yang menghormat
"Tidak perlu formalitasnya hari ini kita tidak akan rapat, karena anggota yang tidak lengkap,"
"Aku tidak ingin rapat dengan anggota yang tidak lengkap karena tidak sepenuhnya pendapat yang kalian sampaikan sempurna," ucap Dalbert sambil duduk di kursi yang baru saja di di tiduri oleh Dezria
"Jadi ada apa sampai tuan pemimpin ke sini?" ucap Dezria dengan tatapan penasaran
"Aku datang ke sini untuk memutuskan siapa yang berhak untuk langsung menjaga adik perempuanku karena baru saja aku mendapat kabar kalau perempuan yang baru saja masuk akademi hari ini telah membuat nama keluarga kami menjadi buruk,"
"Derick, aku dengar kalau kamu datang dan menyetujui tentang tantangan yang dikatakan oleh Reina,"
"Apa itu benar?" ucapnya lagi dengan tatapan dingin sambil mengeluarkan pedang dari sarung pedangnya
'Aku lupa kalau Dalbert pasti selalu mengawasi adiknya bahkan sampai aku yang terlibat dia mengetahuinya,'
'Nyawaku sekarang sudah ada di ujung pedangnya, aku yakin dia dengan sengaja mengeluarkan pedangnya itu karena ingin menggoreskan pedang itu ke leherku yang tidak bersalah ini,' ucap Derick di dalam hatinya dengan pikiran yang campur aduk
"Ah iya, tuan pemimpin terkait dengan gadis yang datang ke akademi hari,"
"Entah kenapa aku merasa kalau keluarganya pernah terlibat dalam beberapa rencana pemberontakan, namun semua pemberontakan yang kita habisi selalu menghilangkan beberapa jejak yang memang sengaja di hilangkan,"
__ADS_1
"Sampai kamu sendiri berpikir kalau tidak mungkin mereka terlibat dalam pemberontakan namun mereka hampir terlihat tidak asing dalam setiap kali kami melakukan penyelidikan,"
"Jadi kami ingin tau apakah penyelidikan ini akan dilanjutkan atau tidak? Karena aku sendiri penasaran apakah tikus itu benar-benar bisa kabur dengan mudah atau memang hanya perasaanku saja yang menganggapnya mirip," ucap Dezria yang berada di sebelahnya dengan tatapan serius
'Kalau aku pikirkan memang benar dia lebih banyak terlibat dengan Reina hari ini langsung terjadi masalah yang serius melibatkan nama keluarga, seolah-olah dia memang sengaja melakukannya untuk menjatuhkan keluarga Marques Halmiton yang memiliki kekuatan politik yang netral,' ucap Dalbert di dalam hatinya dengan penuh kecurigaan
"Jika kamu ingin menyelidiki masalah itu maka akan aku serahkan kepadamu secara sukarela Dezria," ucap Dalbert dengan senyuman tipis
"Tentu saja akan aku lakukan terima kasih tuan pemimpin," ucap Dezria sambil tersenyum lembut
Di kamar asrama...
"Humm... mulai hari ini aku harus belajar lebih giat lagi karena aku yang baru saja menuangkan minyak ke dalam api supaya apinya bertambah besar dan mengakibatkan panasnya,"
"Walaupun aku baru pertama kali bertemu dengan dirinya di ruangan dewan kesiswaan tapi rasanya wajah dan tatapan itu sangat tidak asing,"
"Kapan aku melihatnya ya? ditambah lagi mungkin hampir semua orang yang ada di sekitarku terlihat sangat-sangat tidak asing,"
"Mimpi atau kenyataan aku bahkan tidak mengetahui kebenaran dari perasaan tidak asing ini," Gumam Reina yang berbaring di atas tempat tidur itu dengan memandang langit-langit kamar yang ditemani oleh suasana yang sunyi
"Intinya, Albern pasti suatu hari nanti akan menikahi dirinya karena dia adalah pemeran utama novel ini dan aku pastikan mereka adalah pasangan yang sangat serasi," ucap Reina yang kemudian terlelap dalam tidurnya dengan mata yang terpejam
Apakah Albern dan James bisa terbebas dari tengkorak itu? Apakah Reina bisa mendapatkan hasil yang diinginkannya? Apakah yang akan terjadi selanjutnya?
REINKARNASI REINA
__ADS_1