Reinkarnasi Reina

Reinkarnasi Reina
Bab 185 Aku akan melindungi dirimu


__ADS_3

"Luke, bagaimana denganmu? Apa kamu ingin mencoba menjadi yang selanjutnya?"


"Kamu sejak awal hanya diam dan mendengarkan saja, itu membuat kami sedikit khawatir," ucap Dezria dengan tatapan dingin


"Aku tidak suka membicarakan tentang kelemahan orang dan...."


"Aku belum tertarik untuk bertarung dengan orang lemah," ucap Luke dengan tatapan tajam ke arah Dezria


"Humm... jika tidak ada yang ingin maju maka tesnya akan segera berakhir,"


"Apa kalian serius ingin menerimanya dengan mudah sedangkan kalian harus berlatih dengan susah payah untuk mendapatkan pengakuan yang pantas untuk duduk di kursi ini?" ucap Derick yang tiba-tiba sambil menyeringai


'Derick, kamu baru saja ingin melemparkan dirimu ke perangkap yang kamu buat sendiri, aku yakin itu,' ucap Dezria di dalam hatinya dengan menoleh ke arah lain


"Karena Derick yang bicarakan masuk akal, aku rasa kita memang harus memilih orang untuk mengetes mereka, oleh karena itu kami memilihmu Derick,"


"Tentu saja kamu tidak akan pergi sendiri, karena Dezria yang kamu temani di awal pertarungan maka sekarang Dezria yang akan menemanimu lagi sebagai seorang penonton,"


"Semuanya tidak keberatan kan dengan perkataanku?" ucap Absyuri sambil tersenyum dan menoleh ke arah semua orang, dengan cepat semuanya menganggukkan kepalanya sedangkan Dezria hanya diam dan pasrah


"Nah semuanya sudah setuju jadi, kami menantikan kabar kematian milikmu Derick,"


"Kalau kamu tidak bisa kembali dengan selamat," ucap Absyara yang duduk di sebelah adik perempuannya dengan senyuman malaikat


"Kenapa kalian semua bersikap tidak adil seperti itu?" ucap Derick dengan tatapan kesal


"Siapa bilang ini tidak adil? ini sangat-sangat adil karena kamu yang lebih banyak berkomentar kami pikir kamu memiliki banyak waktu," ucap Blake dengan tatapan dingin


"Sudahlah, Derick jalankan saja daripada nantinya kamu menyesal," ucap Dezria sambil menepuk pundak Derick dengan tatapan pasrah


"Baiklah... kalau begitu akan aku lakukan, jadi jika aku telah selesai aku harap kalian menutup mulut kalian semua yang banyak bicara itu.


Di sisi lain sebuah jembatan yang menghubungkan taman dan kelas lain begitu ramai di kunjungi oleh siswa-siswa untuk beristirahat tapi siapa sangka kalau itu akan menjadi sebuah peristiwa...

__ADS_1


"Taman ini tidak heran menjadi tempat yang romantis untuk di kunjungi oleh para siswa lain karena banyak sekali bunga wisteria yang tumbuh di dekat sini dan terlihat seperti kalau bunga ini sedang memberikan berkat kepada orang kamu cintai," Gumam Reina sambil menatap aliran air yang mengalir melewati jembatan itu


"Reina, kebetulan sekali kita bertemu di taman ini," ucap seorang perempuan yang tidak asing berjalan menuju ke arah tengah jembatan itu menghampiri Reina


"Elena, kenapa kamu di sini?" ucap Reina dengan tatapan kebingungan dan firasat yang tidak enak


"Aku bukankah bilang kalau ini adalah pertemuan yang kebetulan, aku tidak menyangka kalau ini adalah salah satu tempat favorit semua siswa-siswi akademi,"


"Tempat yang indah seperti ini memang sangat cocok dan ramai untuk tempat orang-orang yang menginginkan hal-hal romantis," ucap Elena sambil berjalan ke arah Reina sampai ke posisi yang sangat dekat dengan pegangan jembatan


"Reina, kamu ada di sini ternyata," ucap seorang laki-laki dari kejauhan


Dengan cepat ditariknya tangan Reina kemudian terjatuh dari atas jembatan itu ke air sungai yang mengalir di bawah jembatan.


Seluruh siswa yang berada di tempat itu langsung menoleh ke arah kejadian dengan suara yang begitu ribut itu.


"Apa kamu lihat barusan?" ucap siswa A dengan tatapan terkejut


"Gadis yang terjatuh itu bukankah siswa baru itu ya?"


"Bukankah moralnya itu tidak kelihatan ya?" ucap siswa B kepada siswa C


"Bukankah baru kemarin terjadi keributan antara mereka berdua sekarang terjadi lagi sebuah keributan?" ucap siswa C kepada siswa A


"Aku rasa nona dari keluarga Halmiton ini tidak suka dengan Elena karena kejadian yang menimpanya kemarin," ucap siswa B kepada siswa C


"Dia pikir dia sudah sangat-sangat hebat hingga dia bisa mendorong orang atau menindas orang semudah itu," ucap siswa D kepada siswa C


"Tolong... tolong..." ucap Elena yang berada di sungai dengan tatapan ketakutan


Tiba-tiba seorang laki-laki loncat ke dalam sungai dan menyelamatkan Elena.


'Albern, menyelamatkan Elena, ini sangat mirip dengan salah satu alur di dalam novel,'

__ADS_1


'Aku tidak melakukan apapun untuk menjatuhkan Elena tapi mungkin saja Albern bisa membunuhku karena kejadian ini terjadi,' ucap Reina di dalam hatinya dengan tangan yang gemetaran dan kepala tertunduk


"Aku sama sekali tidak mendorongnya," Gumam Reina dengan tangan yang gemetaran dan keringat dingin dengan kepala yang tertunduk


"Putra mahkota sampai turun untuk menyelamatkan nona Elena mungkin saja mereka cocok jadi pasangan," ucap seorang siswa A kepada siswa C


"Kamu ada benarnya tapi alasan tentang pemutusan pertunangan itu aku pikir ini memang adalah hal yang berhubungan dengan kelakuan nona keluarga Halmiton ini," ucap siswa C kepada siswa B


"Memang sangat unik kalau kita lihat kelakuan nona dari keluarga Halmiton ini karena dia sangat bermeani mendorong orang secara terang-terangan," ucap siswa B kepada siswa A


"Kalian daripada banyak berbicara yang tidak-tidak,"


"Bukankah lebih baik kalian membawa gadis ini keruangan perawatan?" ucap suara yang tidak asing yang tiba-tiba menyela dan meninggalkan Elena yang telah di selamatkan olehnya berjalan ke arah depan Reina untuk melindungi dirinya yang ketakutan


'Eh? Albern?' ucap Reina di dalam hatinya dengan tatapan terkejut melihat sosok laki-laki yang ada di depannya


"Reina, kamu tenang saja,"


"Aku akan melindungi dirimu," ucap Albern dengan suara pelan sambil menoleh ke arah perempuan yang ketakutan itu kemudian menarik tangan Reina dan berlari dari semua orang yang berada di tempat itu.


'Kenapa Albern percaya kepadaku? Bukankah dia seharusnya berada di sisi Elena dan melindungi Elena? Kenapa dia memperhatikan aku?'


'Aku tidak mengerti sama sekali tentang yang dia lihat dari diriku,' ucap Reina di dalam hatinya sambil menatap punggung laki-laki yang ada di depannya itu dengan perasaan yang campur aduk tidak tau harus melakukan apa dan apa yang dirasakan tentang yang telah terjadi kepadanya


Dari ujung taman...


"Dia seperti biasa tidak memperhatikan keadaan dan bertindak semaunya," ucap James sambil menaikkan kacamatanya


"Aku tidak menyangka kalau kamu akan berada di sini dan malah hanya melihat kesulitan orang lain," ucap seorang perempuan yang berjalan dari arah belakang mendekati dirinya


'Suara ini sepertinya tidak asing,' ucap James di dalam hatinya kemudian menoleh ke asal suara


Apakah yang akan terjadi selanjutnya antara kedua belah pihak? Siapa orang yang berbicara di belakang James? Apakah yang akan terjadi selanjutnya?

__ADS_1


REINKARNASI REINA


__ADS_2