
"Luka ini di sebabkan karena apa? Ini luka terparah yang aku lihat selama aku menjaga ruangan perawatan ini,"
"Beruntungnya sejak kecil selalu dilatih seperti ini kalau tidak kamu mungkin sudah mati," ucap Blake dengan tatapan Blake
"Hari ini aku mengikuti latihan dengan para kesatria lainnya karena aku tidak fokus aku terluka," ucap Albern dengan tatapan dingin
"Apa kamu telah makan siang?" ucap Blake dengan tatapan dingin dan mengambil semangkuk obat yang telah dibuatnya
"Albern belum makan siang, kenapa bertanya tentang makan siangnya Blake?" ucap Reina dengan tatapan kebingungan
"Tentu saja sebelum minum obat dia harus makan siang jadi Reina bisa tolong bantu aku belikan makan siang untuk pasien yang agak bodoh ini?" ucap Blake dengan tatapan dingin
"Oh begitu, baiklah aku akan segera membelikannya dan Albern kamu harus menurut dengan saudaramu,"
"Kalau tidak aku tidak ingin berbicara denganmu," ucap Reina sambil berjalan ke arah pintu kemudian keluar dari pintu itu
"Kamu dengar itu Albern,"
"Reina tidak akan peduli denganmu karena kamu tidak bersikap baik," ucap Blake sambil menyeringai
'Lebih baik mereka tidak berbicara sama sekali karena, aku yang akan membuatnya bahagia,' ucap Blake di dalam hatinya dengan perasaan yang senang
"Hah... baiklah sudah cukup bersikap pura-pura akrabnya," ucap Albern dengan tatapan dingin dan serius
"Seharusnya aku yang mengatakannya,"
"Jadi jelaskan yang terjadi sampai dirimu terluka begitu parah dan membohongi mantan tunanganmu,"
"Dan jelaskan kenapa kamu masih mendekati Reina ketika hubungan perjanjian pertunangan telah diakhiri oleh dirimu dan juga dia," ucap Blake dengan tatapan serius dan menatap luka yang begitu dalam
"Tau darimana kalau aku berbohong? Dan bisakah tidak membahas akhir dari pertunangan kami berdua,"
"Karena sekarang kami hanyalah teman," ucap Albern dengan tatapan dingin
"Teman tapi kamu mendekatinya dengan tatapan penuh perasaan?" ucap Blake dengan mengerutkan keningnya dan tatapan tajam
"Bukankah sama dengan dirimu Blake? jadi karena berada di posisi yang sama jangan suka menyinggung hal yang seperti itu," ucap Albern dengan tatapan dingin
__ADS_1
"Baiklah, aku tidak akan membahas masalah percintaan,"
"Tapi katakan padaku bagaimana bisa kamu mendapatkan luka ini karena di luar dari semua masalah yang ada, kita adalah saudara jadi jika ada sesuatu yang buruk terjadi kepadamu tentu saja aku akan membantumu," ucap Blake dengan tatapan serius dan sedikit khawatir
"Hohoh... entah kenapa dalam perkataanmu tadi kamu seperti orang yang takut kehilangan kakaknya,"
"Padahal di kerajaan timur tengah mereka saling membunuh untuk mendapatkan posisi takhta dan di kerajaan timur mereka menggunakan kemampuan berpolitik dan otak licik mereka untuk mendapatkan posisi takhta,"
"Tapi kamu malah khawatir denganku padahal kamu bisa mendapatkan takhta tanpa harus membunuhku," ucap Albern dengan senyuman pahit
"Kamu sendiri yang mengatakan pada saat kita masih kecil, kalau kamu ingin berusaha menjadi saudara yang baik tapi sekarang kamu yang mengatakan ingin menyerahkan semuanya kepadaku,"
"Setidaknya aku ingin menjadi saudara yang baik juga tapi kalau soal Reina aku tidak ingin mengalah kepadamu," ucap Blake sambil melipat kedua tangannya itu
'Sejak kapan dia menjadi sedikit lembut padahal di kehidupan sebelumnya bahkan dia bersikap kasar dan tidak peduli kepadaku,'
'Mungkin ini hal yang bisa aku manfaatkan,' ucap Albern di dalam hatinya dengan senyuman tipis
"Kalau aku mengatakan yang sebenarnya, bisakah kamu memberi tau siapa saja orang-orang yang berada di organisasi NHBNTA yang sering di bicarakan kalangan bangsawan,"
"Itu akan sangat membantuku," ucap Albern dengan tatapan serius
'Mungkinkah dia orang yang tertulis di dalam surat yang di berikan oleh pengantar pesan? Walaupun tidak tertulis siapa orang yang ingin masuk ke dalam NHBNTA tapi kejadian ini tidak mungkin kebetulan dengan yang dikatakan oleh Albern,'
'Haruskah aku menanyakan secara langsung? tapi aku merasa tidak mungkin orang seperti dia ingin bekerja sama dengan organisasi dibawah kaki gelap kekaisaran ini,' ucap Blake di dalam hatinya dengan penuh keraguan
"Karena ada hal yang harus aku lakukan dengan NHBNTA," ucap Albern dengan tatapan serius
"Hummm... kamu ingin melakukan apa? Dan aku harap kamu memberikan contoh yang jelas karena aku tidak ingin menggantikan posisimu secepat itu," ucap Blake dengan tatapan dinginnya
"Hah..."
"Baiklah aku akan mengatakan yang sebenarnya,"
"Luka yang aku dapatkan ini percaya atau tidak ini karena aku bertarung dengan salah satu anggota NHBNTA," ucap Albern sambil menatap lukanya
"Aku rasa aku tau sekarang siapa orang bodoh yang di jelaskan di dalam surat itu,"
__ADS_1
"Dan aku tidak menyangka orang bodoh itu memiliki nyali untuk berhadapan dengan orang yang duduk di sembilan kursi terhormat dan diminta untuk tidak membunuh orang itu adalah orang yang akan menyerahkan takhtanya ketika dia bisa langsung mati," ucap Blake dengan mengerutkan keningnya dan tajam ke arah Albern
"Surat? Surat apa yang kamu maksud?" ucap Albern dengan tatapan kebingungan
"Surat ini surat yang aku terima dari guruku,"
"Dia bilang kalau ada orang yang bodoh ingin bergabung meminta bantuan NHBNTA untuk membantunya membersihkan orang yang mengotori taman raja,"
"Kamu tau artinya kamu adalah orang yang berpikiran pendek karena ingin meminta orang yang tidak di senangi para bangsawan lainnya dan mengikuti tes kelayakan yang tidak di awasi oleh pemimpin organisasi langsung,"
"Mati hidupnya dirimu walaupun dikatakan kalau tidak boleh sampai mati artinya mereka akan membuat dirimu menderita dengan kesakitan melalui penyiksaan,"
"Kemudian mati dengan sendirinya,"
"Ketika kamu ingin membatalkan masuk ke dalam organisasi tanpa sampai selesai kemungkinan mereka akan menyiksa dirimu sampai posisi terakhir,"
"Kamu yakin ingin terus melanjutkan perjalanan ke tempat kematian?" ucap Blake dengan tatapan tajam dan dinginnya
"Kalau aku tetap bilang ingin lanjut dan tidak akan pemikiran bagiamana?" ucap Dalbert dengan tatapan dingin sambil menyeringai
"Maka kita akan menjadi lawan pada saat itu juga,"
"Untuk posisi aku tidak bisa mengatakan semuanya tapi aku berada di dekat posisi terakhir kursi NHBNTA,"
"Tapi bukan berati aku juga paling lemah dan paling kuat,"
"Orang yang harus kamu waspadai adalah si kembar dan pelayan setianya sang raja,"
"Mereka orang yang sangat kuat walaupun posisi mereka bukan di kursi yang bagus,"
"Jadi tadi siapa orang yang kamu lawan hingga kamu masih hidup?" ucap Blake dengan tatapan dingin
"Laki-laki itu di panggil Dezria, kekuatannya sangat luar biasa dan Untungnya dia tidak menggunakan semua kekuatan kalau tidak aku tidak akan bisa duduk di kursi itu," ucap Albern dengan tatapan yang datar
"Kalau begitu berarti ada orang yang mengawasi dirimu hingga kamu tidak mati di sana,"
"Baguslah, aku masih kebagian posisi untuk menyerang dirimu," ucap Blake dengan tatapan dingin dan tenang
__ADS_1
Kenapa Blake begitu tenang? Apa yang dimaksudkan oleh Blake tentang berhenti di tengah jalan? Apa yang akan terjadi selanjutnya?
REINKARNASI REINA