
"Aku ambil yang ini saja deh," ucap Reina sambil menunjuk kipas yang akan di belinya
"Baik, nona akan aku siapkan," ucap pelayan toko sambil mengambil barang yang dipilih oleh Reina
Di depan Pintu restoran...
"Tidak biasanya aku melihat seorang guru yang teladan keluar dari akademi saat malam hari," ucap Asmodeus sambil menyeringai berjalan ke arah Dalbert
"Apa aku terlihat seperti itu? Yang seharusnya bertanya itu aku Asmodeus, Kenapa kamu berada di luar akademi?" tanya Albern sambil tersenyum dingin
"Jangan bilang kamu berniat melakukan sesuatu yang buruk, mengingat penggantimu di istana teracuni dan sekarang terbaring lemah di kasur hingga orang-orang mengatakan bahwa pangeran ke-tiga adalah yang terlemah dan memiliki waktu hidup yang singkat," ucap Dalbert dengan tatapan dingin
"Jika kamu menginginkan takhta kerajaan, aku sarankan kamu tidak melibatkan adik perempuanku dalam hal ini aku dan keluargaku tidak ingin berurusan dengan Keluarga kerajaan lebih jauh, aku hanya ingin keluargaku hidup dalam kedamaian jadi jangan menjadikan keluarga kami ancaman untuk putra mahkota, dia sama sekali tidak tertarik dengan keluargaku terutama adik perempuanku, dia hanya ingin melakukan pertunangan politik," Timpalnya dengan tatapan dingin dan tajam
'Aku tidak menyangka, dia mengatakan secara langsung kalau keluarga Marques Halmiton tidak memiliki hubungan dalam hal menguntungkan, tapi sesuai dengan rumor yang beredar kalau keluarga Marques sangatlah netral dan mereka juga tidak memiliki hubungan dengan para pendeta yang memiliki dua muka itu, tapi pertanyaannya kenapa keluarga Halmiton tidak pernah pergi ke Katedral? secara turun-temurun keluarganya sangat tertutup dan tidak pernah pergi ke Katedral untuk berdoa, semua bangsawan saja berbondong-bondong untuk berdoa ke sana,' ucap Asmodeus didalam hatinya sambil menatap Dalbert
__ADS_1
"Kenapa menatapku seperti itu, membuatku merinding saja," ucap Dalbert dengan tatapan datar
Tersadar dari lamunannya "Tidak apa, aku hanya merasa kalau seorang pewaris keluarga Marques yang di kenal sebagai laki-laki yang berhati dingin ternyata sangat lembut kepada sang adik," ucapnya sambil menyeringai
"Intinya jangan sampai aku menemukanmu melibatkan adikku dan keluargaku," ucap Dalbert sambil menodongkan belati seukuran jarinya agar tidak menarik perhatian orang-orang yang lewat
Tiba-tiba suara yang tidak asing datang kemudian Albern menurunkan tangannya dan menyembunyikan belatinya
"Kakak aku telah selesai berbelanja, aku membelikan beberapa hadiah kecil untukmu," ucap Reina sambil berjalan ke arah kakaknya
"Laki-laki pohon?" tanya sang kakak dengan kebingungan
"Ah iya kakak aku pernah bertemu dengan dia bersama Derick saat aku berjalan melalui taman," ucap Reina sambil tersenyum
"Oh, seperti itu," ucap Dalbert dengan datar
__ADS_1
"Apa kamu mau ikut makan malam bersama kami?" tanya Reina sambil tersenyum
Mendengar ucapan sang adik, Albern mengerutkan keningnya dengan tatapan mencekam ke arah Asmodeus.
"Aku tidak mau, karena aku sedang sangat sibuk dan juga kamu sedang berjalan dengan kakakmu jadi aku tidak mau mengganggu waktu kalian," ucap Asmodeus sambil menatap Dalbert yang tidak senang dengannya
"Aku pergi duluan kalau begitu," ucap Asmodeus sambil berjalan dan menyeringai ke arah Reina
"Ah, sayang sekali kalau begitu aku akan mengundangmu kapan-kapan," ucap Reina sambil tersenyum sambil melambaikan tangannya ke arah Asmodeus
"Aku jadi sedikit penasaran tentang keluarga Halmiton, kenapa sampai mereka sangat tertutup dan begitu terkenal hebat dalam perdagangan dan taktik perang, ditambah kakaknya memiliki dua wajah yang sangat berbeda," Gumam Asmodeus sambil menatap langit malam
"Dan gadis ini sepertinya memiliki banyak rahasia yang sangat menarik, aku sangat menantikan pertemuan dengannya di masa yang akan datang," Gumam Asmodeus sambil menyeringai
Kenapa Dalbert sangat tidak menyukai Asmodeus? Kenapa Asmodeus sangat tertarik dengan Keluarga Halmiton? Dan Kenapa dia mengatakan Reina memiliki banyak rahasia yang menarik? Bagaimanakah kisah mereka selanjutnya?
__ADS_1
REINKARNASI REINA