Reinkarnasi Reina

Reinkarnasi Reina
Bab 168 Yang kita temui adalah orang yang berbakat


__ADS_3

Mereka bertiga masuk ke dalam melalui gerbang itu tanpa memiliki masalah. Di depan mata mereka telah di suguhkan sebuah pemandangan yang tentu belum pernah mereka lihat sama sekali di kehilangan mereka karena ini adalah pertama kalinya mereka menginjakkan kaki mereka di timur tengah begitu banyak hal yang ada di alun-alun kota itu.


Dari penjual dan pembeli, para kesatria yang berkeliling kota, para turis asing, serta anak-anak yang berlari ke sana kemari untuk bermain di jalanan dari seluruh dunia berkumpul di kota berpasir itu menghidupkan suasana.


"Jadi sekarang kita harus mulai dari mana di kota yang luas ini?" ucap Azazel yang memulai pembicaraannya sambil menatap luasnya alun-alun itu


"Kita tentu saja akan mencari penginapan dulu, walaupun kota ini dikenal sebagai kota yang aman tapi tetap saja ada bandit yang berkeliaran untuk merampok turis asing seperti kita karena menurut mereka kita sangat mudah di kelabui," ucap Dalbert sambil berjalan menuju ke sebuah tempat yang mirip penginapan


"Apa kita tidak bisa menggunakan sihir kita untuk menangkap pelakunya itu?" ucap Derick dengan tatapan kebingungan


"Ini adalah wilayah yang ramai dengan orang-orang, ditambah lagi kita berada di negara yang jarang ada pengguna sihir,"


"Karena keterbatasan penyihir di sini mereka yang memiliki sihir harus membuat pelaporan kepada akademik sihir timur tengah atau yang dikenal sebagai middle east magic desert,"


"Mereka yang tidak melaporkan kalau mereka berasal dari penyihir luar dari negara ini maka mereka akan dianggap sebagai penjahat tidak peduli kondisi apapun seperti terjadi perampokan, pembelaan diri, dan lain sebagainya,"


"Itulah kenapa penginapan adalah hal yang sangat utama untuk kita cari ditambah timur tengah hanya memiliki penyihir yang sangat berbakat jadi sangat mudah untuk mengetahui apakah mereka menyalahgunakan sihir mereka atau mereka membela diri,"


"Menurutmu Derick di timur tengah ini kita akan mencari orang seperti apa untuk mencapai tujuan kita?" ucap Azazel sambil berjalan masuk ke dalam penginapan mengikuti Dalbert


"Orang yang kita perlukan untuk mencapai tujuan dalam organisasi kita? aku tidak tau seperti apa orang yang diperlukan tapi aku rasa dia haruslah orang yang memiliki berpengetahuan yang luas atau orang yang disebut sebagai ahli informasi karena jika dia adalah orang yang sangat suka dengan informasi dan pengetahuan maka kita akan dengan mudah melakukan pekerjaan organisasi nantinya," ucap Derick dengan tatapan yang serius


"Ah, tentu saja tadi hanya pendapatku saja, bukan berati pendapatku berharga," ucap Derick dengan senyuman kaku

__ADS_1


"Yang kamu pikirkan memang benar itu tidak salah, oleh karena itu kita pergi ke timur tengah,"


"Disini adalah negeri orang berbakat terpilih dan orang yang ingin kita cari adalah orang yang memiliki latar belakang yang hebat,"


"Jadi Derick, aku harap kamu mengingat semua yang aku katakan selama perjalanan karena nantinya kamu sendiri yang akan pergi ke timur tengah dan aku tidak akan mau turun tangan untuk berurusan dengan timur tengah," ucap Dalbert dengan senyuman dingin


"Siapa orang yang ingin kita temui atau kita cari?" ucap Azazel dengan tatapan penasaran


"Kamu penasaran? Setelah sampai di kamar akan aku beri tau orangnya," ucap Dalbert sambil menyeringai


"Sesampainya di dalam ruangan kamar itu...


"Dari sini kita akan membicarakan tujuan perjalanan kita ke timur tengah," ucap Dalbert sambil menjentikkan jarinya untuk membuat peredam suara yang membuat orang-orang yang berada di luar ruangan tidak bisa mendengarkan pembicaraan mereka dan duduk di atas kursi yang ada di depannya


"Orang yang akan kita temui adalah seorang anak dari keluarga kerajaan timur tengah yang terbuang atau orang yang tersingkirkan dari posisi takhta karena tidak memiliki kemampuan atau lebih tepatnya dia adalah orang yang berada di posisi terendah dalam kehidupan kekaisaran ini karena tidak memiliki pendukung sejak dia masih kecil,"


"Oleh karena itu kita akan membuat kerja sama dengan anak laki-laki itu," ucap Dalbert sambil tersenyum dingin


"Apa kamu serius? Bukan orang yang kita temui adalah orang yang berbakat bagaimana bisa kamu mengatakan kalau dia adalah orang yang berbakat," ucap Azazel dengan tatapan tidak percaya dengan ucapan Dalbert


"Apa aku terlihat sedang bermain-main? Tentu saja tidak aku di sini benar-benar serius dengan tujuan ini, jika kamu tidak mempercayai aku maka carilah orang lain yang akan dengan hebat menilai kemampuan orang lain hanya dengan melihat," ucap Dalbert dengan tatapan kesal


"Aku percaya dengan yang dikatakan oleh Tuan Dalbert, karena mungkin saja jika kita membantunya dalam ikut merebutkan posisi takhta dia akan bisa membalas budinya nanti kepada kita," ucap Derick dengan tatapan yang serius

__ADS_1


'Dia baru saja menghasut anak kecil dengan tindakan yang masuk akal,' ucap Azazel di dalam hatinya dengan tatapan tidak percaya


"Jadi bagiamana caranya kita menemui pangeran yang terbuang itu? Aku harap kamu memiliki alasan yang bagus untuk masuk dan bertemu dengan keluarga kerajaan," ucap Azazel sambil melipat kedua tangannya


"Siapa yang bilang kita akan masuk secara resmi? kita akan masuk dengan cara menyelinap,"


"Aku menggunakan sihirku untuk menyelinap untuk menyelidiki struktur istana di sana dan posisi pangeran yang terbuang,"


"Nanti malam kita akan pergi ke sana untuk menemuinya untuk merubah dirinya menjadi seorang boneka yang akan menusuk dari belakang," ucap Dalbert dengan tatapan kemenangan


"Karena malam masih lama, kalian boleh bersenang-senang dulu," ucap Dalbert sambil menjentikkan jarinya untuk menonaktifkan sihirnya


'Aku tidak menyangka kalau dia adalah orang yang diam-diam memiliki pemikiran untuk merubah tatanan pemerintahan dari bawah tanpa menunjukkan kekuatannya langsung kepada para bangsawan yang duduk di kursi dewan,'


'Untungnya aku berada di pihaknya jadi kemungkinan aku akan mati sangatlah kecil," ucap Derick di dalam hatinya sambil memegang dadanya dengan perasaan lega


Azazel dan Derick menghabiskan waktu mereka untuk berjalan-jalan di kota berpasir itu sedangkan Dalbert mengawasi istana negeri berpasir itu hingga malam hari tiba.


"Sekarang saatnya kita bermain ketempat itu," ucap Dalbert sambil menjentikkan jarinya seketika mereka berhasil melakukan teleportasi di dekat hutan.


"Dalbert, bukankah kamu bilang kalau kita akan berada di tempat tidak jauh dengan wilayah pangeran terbuang itu tapi kenapa kamu malah melakukan teleportasi di hutan?" ucap Azazel dengan tatapan kebingungan


"Kamu pikir dengan kita yang datang tiba-tiba ke istana anak kecil itu, anak kecil itu tidak akan menodongkan senjatanya dengan waspada kepada kita?" ucap Dalbert dengan tatapan yang dingin

__ADS_1


Siapa pangeran yang terbuang itu? Mungkinkah mereka berhasil melakukan kerja sama dengan pangeran terbuang? Apakah yang akan terjadi selanjutnya di negeri berpasir seribu mimpi itu?


REINKARNASI REINA


__ADS_2