
Cahaya dari balik pintu sebuah ruangan yang menyilaukan untuk merubah takdir sang antagonis dari kematian di mulai....
"Selamat datang Reina Halmiton," ucap seluruh murid dewan kesiswaan
"Eh.... iya," ucap Reina dengan bingung dan gugup
"Reina terima kasih telah bergabung ke dewan kesiswaan," ucap Derick sambil tersenyum
"Aku juga berterima kasih kepada semua yang ada di sini karena telah mengajak ku bergabung ke dewan kesiswaan," ucap Reina sambil memberikan hormat
"Sudah ku duga tunangan putra mahkota adalah orang yang luar biasa," ucap seorang perempuan sambil memegang tangan Reina
"Eh....." ucap Reina dengan kebingungan
"Maafkan aku, langsung memegang tangan mu secara langsung perkenalkan aku Yuria Agatha," ucap yuria sambil tersenyum
"Tidak masalah nona Yuria Agatha," ucap Reina sambil tersenyum
"Panggil aku yuria saja Reina Halmiton," ucap Yuria sambil memegang tangan nya
"Tapi...it-" ucap Reina namun di potong oleh Yuria
"Jangan menolaknya ok," ucap Yuria sambil menatap dengan tatapan serius
'Apa yang harus aku katakan dia sangat dekat,' ucap Reina di dalam hati dengan senyum kaku
"Yuria cukup dia ketakutan melihatmu yang menatapnya dengan begitu serius," ucap seorang laki-laki sambil menarik seragam yuria
"Maafkan atas kelakuan Yuria yang tidak ada sopan santun, dia memang selalu seperti ini," ucap laki-laki itu sambil membukuk
"Eh tidak masalah nona Yuria seperti sangat bersemangat," ucap Reina sambil tersenyum
__ADS_1
"Itu caramu meminta maaf, apa kamu berasal dari timur?" tanya Reina dengan kebingungan
"Ah itu benar, seperti nona Reina halmiton banyak tau tentang timur," ucap laki-laki itu dengan terkejut
"Nona Reina Halmiton, tidak perlu memanggil ku dengan kata nona," ucap yuria menyela pembicaraan Reina dan laki-laki tersebut
"Yuria, kamu tidak boleh menyela pembicaraan seperti itu," ucap laki-laki tersebut
"Hump... memangnya siapa yang menyela terlebih dahulu dan juga kamu tidak memperkenalkan dirimu itu tidak sopan," ucap Yuria sambil melipat kedua tangannnya
"Huh....aku baru mau memperkenalkan diriku," ucap laki laki tersebut sambil menghela nafas
"Itu... apa tidak masalah memanggil anda langsung?" tanya Reina dengan kebingungan
"Tentu saja tidak masalah, mulai sekarang kita kan teman," ucap yuria sambil memegang tangan Reina
"Kalau gitu yuria panggil aku Reina," ucap Reina sambil tersenyum
'Mereka terlihat akrab,' ucap Derick di dalam hati sambil melihat ketiga anggotanya
"Nona Reina halmiton, perkenalkan nama saya Shun Yuuto, senang berkenalan dengan mu dan mohon kerjasamanya," ucap Shun sambil memberi hormat
"Senang bertemu dengan mu Shun Yuuto," ucap Reina sambil memberikan hormat
"Nona Reina Halmiton, anda boleh memanggil saya Shun atau Yutto," ucap Shun sambil tersenyum
"Apa tidak masalah?" tanya Reina dengan kebingungan
"tidak masalah, seperti Yuria aku juga ingin berteman dengan mu," ucap Shun sambil tersenyum
'Bukankah senyumnya terlalu menyilaukan,' ucap Reina sambil menatap Shun
__ADS_1
"Kalau begitu panggil aku Reina saja Shun," ucap Reina sambil tersenyum
"Tentu saja Reina," ucap Shun sambil tersenyum
"Kamu ikut-ikutan saja memanggil Reina dengan langsung," ucap Yuria dengan tatapan tajam ke arah Shun
"Reina tidak masalah tuh, aku memanggil nya langsung kenapa kamu yang bermasalah?" ucap Shun dengan tatapan kesal ke arah Yuria
"Aku tau kalian berdua ingin bertengkar tapi bisakah tidak di depan anggota baru kita," ucap Derick dengan tatapan tajam
"Maafkan aku Derick," ucap Yuria
"Maafkan aku ketua," ucap Shun dengan serentak
"Reina, maafkan kelakuan dua orang ini," ucap Derick sambil menatap tajam Yuria dan Shun
"Tidak masalah ini sangat menyenangkan," ucap Reina sambil tersenyum
"Baguslah kalau begitu dan juga masih ada beberapa anggota yang ingin saya kenalkan kepadamu Reina," ucap Derick sambil tersenyum
'Aku mungkin bisa akrab dengan mereka semua dan menghindari kehancuran ku,' ucap Reina dalam hati
'tok..tok...tok...' suara ketukan pintu yang terdengar dari balik ruangan
"Permisi..." ucap seorang laki-laki yang masuk ke dalam ruangan
'Tunggu suara ini terdengar tidak asing,' ucap Reina didalam hati dengan muram
Siapakah yang tidak asing bagi Reina? Apakah pertemanan Reina berjalan lancar? Apa yang akan terjadi selanjutnya? Apakah roda waktu akan berputar ke arah yang berlawanan?
REINKARNASI REINA
__ADS_1