
'Kenapa dia mau mengantar ku pulang? Kenapa dia menegaskan kalau kami bertunangan?' tanya Reina di dalam hati sambil berjalan menunduk
'Kenapa Reina begitu diam? Apa dia tidak suka diantar olehku? Apa jangan-jangan dia menyukai si bodoh itu? James sialan tunggu kamu, aku pastikan memberikanmu hukuman yang berat,' ucap Albern di dalam hati dengan tatapan dingin
'Kenapa tatapannya begitu dingin? Apa karena James mau mengantar ku pulang ke asrama dan dia pikir aku akan bermain dengan laki-laki lain? aku harus mengatakan sesuatu,' Ucap Reina di dalam hati dengan gelisah
"umm... Albern aku sudah sampai di asrama, terima kasih telah mengantarku dan juga aku berharap kita bisa bekerja sama untuk dewan kesiswaan," ucap Reina sambil tersenyum lembut ke arah Albern
"cepatlah masuk ke asrama dan aku akan menjemputmu berangkat ke sekolah besok pagi," ucap Albern sambil membalikkan badannya dengan telinga yang memerah
Kemudian Reina masuk ke dalam asrama dan berbaring di kasurnya.
"Hahhhhhh... lelahnya semua badan ku rasanya pegel," ucap Reina sambil menutup matanya
"Aku tidak menyangka kalau hari perayaannya saja sudah diminta untuk membantu mengerjakan dokumen,"ucap Reina dengan murung
"Tapi aku tidak menyangka kalau Duke Derick lumayan hangat kepada orang, tunggu bukannya di novel ku tulis sebagai karakter yang kejam,dingin dan hawa membunuhnya membuatnya tidak dapat di dekati siapapun bahkan dalam 7 meter saja sudah bisa merasakan hawa membunuhnya," gumam Reina sambil berbaring telungkup
"Sepertinya takdirku juga berubah ya, hummm tapi pemeran utamanya belum datang kemungkin untuk ku mati masih ada kalau begitu," ucap Reina sambil melihat kearah luar jendela
__ADS_1
"Aku pikir, aku akan mendapatkan kehidupan yang lebih baik setelah kematian ku, ternyata malah lebih buruk, bukan berarti aku mengeluh akan takdir ini..."
"TAPI..."
"APA WAJAR JIKA SEORANG PENULIS MASUK KE DALAM NOVELNYA SENDIRI," teriak Reina sambil menggulingkan tubuhnya di atas kasur
"Aku tidak bisa menggunakan sihir seperti pemeran utama karena dia adalah seorang saint gadis suci yang di berkati oleh dewa dan juga gadis yang lemah lembut, penyayang pasti akan disukai oleh siapapun termasuk laki-laki yang di targetkan, itu berarti aku memang harus menjauh sejauh-jauhnya dari hadapan mereka," ucap Reina sambil mencatat rencananya
"Hummm... itu rencana yang tidak buruk untuk orang sepertiku," ucap Reina dengan tersenyum bangga
Keesokkan harinya Reina berangkat lebih pagi dari siswa yang lain dengan tujuan tidak di jemput oleh putra mahkota yang sekaligus tunangan walaupun dia berhasil menghindari tunangannya...
"SELAMAT PAGI ADIKKU TERSAYANG," teriak seorang laki-laki dari kejauhan
'Kenapa aku mendengar suara yang tidak asing? dan kenapa hari ini aku punya firasat buruk? lebih baik aku menjauh dari suara panggilan itu,' ucap reina di dalam hatinya sambil berjalan dengan cepat menjauh dari suara yah memanggilnya
Di sisi lain...
"Apa Reina tidak mendengarkan teriakan ku?" tanya dalbert dengan kebingungan
__ADS_1
Reina berhasil menghindari semua laki-laki yang mencarinya namun masalah baru datang.....
"Akhirnya aku bisa menghindari mereka, setelah kelas aku harus langsung ke ruangan kesiswaan jadi mereka akan mengajak ku berbicara omong kosong," ucapnya sambil berjalan dengan suasana hati yang ceria
"BRUK..." tumpukan buku yang jatuh berserakan di hadapannya karena dia tidak melihat langkahnya saat berjalan
"Maafkan aku, aku tidak melihat jalan dengan benar dan menabrak mu aku akan membantumu," ucap Reina sambil mengumpulkan buku buku yang jatuh berserakan itu
"Tidak aku yang harusnya meminta maaf karena tidak melihat jalan dengan benar," ucap seorang gadis yang ikut memungut buku yang berserakan
"Ini bukumu," ucap Reina sambil menyerahkan buku yang telah di ambilnya
"Terima kasih, telah membantuku," ucap seorang perempuan yang mengambil buku tersebut
'Tunggu, kenapa aku seperti mengenal mukanya,' ucap Reina di dalam hati dengan terkejut melihat wajah perempuan itu
Siapakah perempuan yang di hadapan Reina? Apa yang terjadi kepada Albern yang telah menunggu lama? Apakah Reina akan bisa menghindari laki-laki itu sesuai dengan rencana yang dia buat? Apakah takdirnya benar benar berubah?
REINKARNASI REINA
__ADS_1