
"Kakak sendiri tidak pergi mengajar, kelas kan sebentar lagi dimulai," ucap Reina sambil menoleh ke arah kakaknya
"Kakak harus kembali kerumah, ada urusan mendadak kakak titip kamu pada James dan Derick kalau ada masalah ceritakan kepada mereka, mengerti?" ucap Dalbert sambil menatap adiknya
"Untuk kelas, nanti ada guru yang akan menggantikan kakak mengajar jadi jangan bolos ya," ucapnya lagi sambil mengelus kepala adiknya
"Kalau begitu kakak hati-hati aku titip salam untuk seluruh kediaman Marques," ucap Reina sambil tersenyum-senyum
"Baiklah akan kakak sampaikan nanti kepada mereka, sekarang segeralah ke kelasmu," ucap Dalbert dengan tatapan serius
Setelah mendengar perkataan kakaknya, Reina langsung pergi ke kelasnya.
"Derick, kamu sudah menguping ucapan yang aku katakan semuanya," ucap Dalbert dengan nada yang dingin
"Tenang saja, aku akan menjaga adikmu kita sudah lama berteman jadi pasti adikmu aman tapi sopan santun milikmu kemana? Padahal aku seorang Duke tapi aku tidak dianggap," ucap Derick sambil menyeringai ke arah Dalbert
"Kamu juga belum benar-benar dinobatkan di posisi Duke," ucap Dalbert dengan tatapan datar
"Tapi kenapa mendadak kamu ingin pulang? Sepertinya ada masalah yang berhubungan dengan para tikus kotor apa aku benar?" ucap Derick sambil menyeringai
"Tenang saja, di akademi semuanya di dalam kendaliku aku akan menjaga adikmu jadi pergilah lama-lama kalau bisa sampai adikmu menjadi memiliki perasaannya kepadaku," ucap Derick dengan lantang sampai mengecilkan suaranya
__ADS_1
"Tidak akan aku izinkan jangan coba-coba, adikku takut denganmu," ucap Dalbert dengan tatapan tajam
"Ish... kasarnya, kalau ada orang nanti mereka akan berpikir kamu menindas pewaris keluarga Duke selanjutnya dan juga itu kan dulu adikmu takut kepadaku sekarang tidak jadi bisa saja aku dekat dengannya," ucap Derick sambil menatap ke arah lain
'Sepertinya ada masalah yang tidak ingin di bicarakan oleh Dalbert secara langsung, kalaupun aku memancingnya berbicara dia akan langsung tau kalau aku sedang mencoba membuatnya berbicara,' ucap Derick di dalam hatinya sambil menatap Dalbert dengan tatapan serius
"Jangan coba-coba memancingku berbicara ya, dan jika kamu ingin tau masalah yang membuatku pulang nanti akan aku bicarakan setelah urusanku selesai, dan juga aku tidak akan melakukan hal yang tidak menguntungkan atau berkhianat di antara hubungan kita yang terikat sebuah sumpah," ucap Dalbert sambil tersenyum sinis
"Bisakah kamu tersenyum dengan cara biasa saja?" tanya Derick dengan tatapan kesal
"Yah aku memang begini, sudahlah aku pergi dulu," ucap Dalbert sambil mengaktifkan sihir teleportasinya
"Deus, kenapa kamu ikut menguping disini? Apa ada hal yang menarik?" tanya Derick dengan tatapan tajam
"Kamu ingin tau? jawabannya adalah R.A.H.A.S.I.A," ucap Derick sambil tersenyum dingin
"Lebih baik kamu kurangi bolosmu, dan kembali ke kelasmu sekarang jangan mencemari nama aku dan nama dewan kesiswaan," ucap Derick sambil berjalan menjauh
"Ck, yang benar saja Derick tidak ingin memberi tauku satu kata pun tentang Keluarga Halmiton," Gumam Asmodeus dengan tatapan dingin
Setelah selesai kelas Reina berjalan ke perpustakaan...
__ADS_1
"Ke perpustakaan seru nih, aku juga telah memesan ruangan khusus untuk belajar di perpustakaan awalnya sangat sulit mendapatkan ruangan khusus ini tapi karena aku sering berkunjung ke perpustakaan dan sering sekali membantu mereka akhirnya aku mendapatkan ruangan khusus," Gumam Reina sambil tersenyum kecil
"Bukankah anda adalah nona Reina?" tanya Elena yang berpapasan dengannya di lorong
"Iya ada perlu apa?" tanya Reina dengan kebingungan
"Terimakasih karena telah membantuku menyelesaikan kesalahpahaman terhadap Albern," ucap Elena sambil tersenyum
"Tidak masalah, hanya saja aku sebagai tunangannya tidak nyaman melihat ada seorang perempuan yang mendekat ke arah dirinya, bukankah nona Elena sudah tau itu karena nona Elena kan seorang bangsawan," ucap Reina dengan tatapan polos
'Aku tidak seperti menyindir atau mengatakan hal yang kasar kan kepada dirinya,' ucap Reina di dalam hati dengan perasaan ragu
'Perempuan ini menyindirku,' ucap Elena di dalam hatinya sambil menggigit bibirnya
"Aku tau itu kok, dan karena aku memiliki sihir suci aku di jauhi semua orang jadi ketika aku mendengar kalau salah satu dewan kesiswaan ingin berteman denganku aku sangat senang tanpa tau aku ternyata telah menyebabkan hal yang tidak menyenangkan untukmu, maafkan aku," ucap Elena dengan polos dan mengusap air matanya
"Ah tidak apa-apa dan memang rumor yang menyebar itu sangat tidak menyenangkan untukku jadi aku berharap kamu tidak terlalu dekat dengannya," ucap Reina sambil tersenyum kecil
"Kenapa ribut-ribut disini?" tanya seorang laki-laki dari kejauhan
Siapakah orang yang datang dari kejauhan itu? Kenapa Albern pulang ke kediaman Marques? Apakah akan terjadi pertengkaran antara Reina dan Elena? Bagaimanakah kisah mereka selanjutnya?
__ADS_1
REINKARNASI REINA