
"Dalbert, ini masalah yang serius," ucap seseorang yang tiba-tiba muncul entah dari mana
"Derick, ada apa kamu datang tiba-tiba dan mengatakan ini masalah serius?"
"Kenapa kamu tidak mengetuk pintu?" ucap Dalbert dengan tatapan kebingungan karena tidak tau apa yang terjadi dengan sekitarnya
"Mana sempat aku berpikir untuk mengetuk pintu,"
"Adik perempuanmu akan dilakukan di adili di meja hijau karena melukai seorang putri Baron dan merupakan seorang saint yang berharga bagi katedral,"
"Dan hal ini di tuntut langsung oleh para siswa yang menjadi saksi di taman,"
"Dan karena ini merupakan masalah yang menyangkut dewan kesiswaan maka sidang ini akan di lakukan besok dan Reina kemungkinan akan di amankan," ucap Derick dengan tatapan pasrah
"Jika dia dibuktikan bersalah maka tidak ada yang bisa kita lakukan tapi jika dia dibuktikan tidak bersalah melalui bukti-bukti atau saksi yang kuat maka kita bisa memenangkannya tapi kalau di dorong itu tidak ada bukti yang kuat jika Reina tidak bersalah,"
"Apa yang akan kamu lakukan Dalbert?" ucap Derick sambil melipat kedua tangannya
"Kenapa dia bisa terlibat dalam masalah seperti ini ketika dia baru masuk dan menjalankan kehidupan akademinya," Gumam Dalbert dengan tatapan yang khawatir
"Jika kamu tidak ingin melakukan hal yang sama terjadi di masa depan, tolong jaga Reina sebaik-baiknya karena di masa depan dia akan mati meninggalkan diri kita sendiri,"
'Jika memang takdir kematian Reina bisa lebih cepat penentuan kematian di kehidupan sebelumnya mungkin,'
'Apakah aku harus membuka pintu itu lagi? Jika aku melakukannya mungkin takdir-takdir akan berubah,'
'Tapi surat itu tertulis kalau aku tidak bisa membuat sebuah penyesalan yang sama,' ucap Dalbert di dalam hatinya dengan penuh kecemasan dan kebimbangan
"Hah..."
"Baiklah, aku mempunyai rencana yang melibatkan nama keluargamu Derick, apa kamu bersedia?" ucap Dalbert dengan helaan nafas panjang
"Apa kamu lupa aku adalah orang yang bersumpah kepada dirimu jadi nyawaku adalah milikmu,"
"Karena sampai kamu mengatakan masalah ini artinya kamu serius untuk melakukan sesuatu yang menantang batasan ya,"
__ADS_1
"Aku harap kamu tidak mengecewakan aku Dalbert karena aku yang melakukan pekerjaan kotor ini," ucap Derick sambil tersenyum kecil
"Humm... tapi Dalbert bolehkah aku mengajukan satu orang lagi untuk terlibat masalah ini?" ucapnya lagi sambil berjalan ke arah jendela
"Humm... katakan siapa orangnya baru aku pikirkan lagi?" ucap Dalbert dengan tatapan dingin dan kebingungan
"Aku ingin mengajak mantan tunangan adik perempuanmu untuk terlibat dalam hal ini karena dia sepertinya masih memiliki perasaan kepada adikmu dengan tulus,"
"Aku yakin dia akan melakukan hal ini demi adik perempuanmu, walaupun dirinya harus ternodai dengan hal-hal yang kotor,"
"Ditambah lagi dia yang melindungi adik perempuanmu tadi dari pembicaraan orang-orang jadi aku cukup yakin ini akan menjadi tantangan yang menarik untuk dirinya lolos duduk di kursi NHBNTA,"
"Kamu setuju kan Dalbert?" ucap Derick sambil menyeringai
"Baiklah, aku setuju tapi jika ingin melibatkan putra mahkota jangan sampai Reina mengetahui masalah ini,"
"Dia akan menjadi orang yang paling bersalah atas kejadian yang terjadi kepada orang-orang sekitarnya,"
"Jika itu terjadi maka aku tidak akan memasukkan dirinya ke dalam NHBNTA," ucap Dalbert sambil menatap foto kecil di atas mejanya
"Kenapa aku harus percaya dengan rencanamu? apalagi ini masalah yang menyangkut adikku," ucap Dalbert dengan mengerutkan keningnya
"Karena kamu telah setuju untuk menganggap ini adalah ujian tes NHBNTA, yang berarti kamu tidak akan terlibat dalam tes apapun itu adalah kesepakatan yang kita buat,"
"Tenang saja, yakin kepadaku kalau ini akan berhasil," ucap Derick sambil tersenyum kemudian keluar dari ruangan itu meninggalkan Dalbert yang sangat cemas terhadap adik perempuannya
"Aku penasaran apa yang membuat dia ingin mengorbankan nyawanya untuk Reina padahal dia hanya terikat kontrak yang seolah-olah dia rela menjadi bonekaku," Gumam Dalbert sambil menatap foto kecil itu
Di tepi sungai itu...
"Jadi bisakah kamu memberi tau apa alasannya?"
"Aku berjanji akan membantumu memahami semua perasaan yang tidak kamu ketahui dan membantu dirimu untuk merasakan semua perasaan yang belum pernah kamu rasakan," ucap Absyuri dengan tatapan serius dan penuh dengan tatapan kepercayaan yang dalam
"Apa kamu serius kamu ingin membantuku? dan kamu yakin kamu tidak akan menyesalinya?" ucap James dengan kepala yang tertunduk
__ADS_1
"Tentu saja, kamu telah menolong kakakku saat dia terluka,"
"Aku juga akan menolong dirimu," ucap Absyuri dengan tatapan yang begitu percaya diri
"Kamu serius mengatakannya seperti itu?" ucap James sambil menaikkan kacamatanya dengan tatapan yang dingin
"Iya aku sangat-sangat serius, kalau bisa kita boleh membuat kontrak untuk membuktikannya," ucap Absyuri sambil menganggukkan kepalanya
"Kamu yakin tidak menyesali ucapan yang kamu katakan Absyuri? Kamu adalah anggota dewan NHBNTA,"
"Orang yang berada di organisasi yang paling besar ingin membuat kontrak denganku yang rendahan ini sungguh lucu rasanya mendengarkan ini langsung," ucap James dengan senyuman dingin
"Aku serius dengan perkataanku, jadi ayo kita buat kontrak ini," ucap Absyuri tanpa berpikir panjang tentang apa yang akan terjadi kepadanya nanti setelah membuat kontrak dengan laki-laki yang hanya bisa tersenyum dingin seperti boneka itu
"Baiklah, aku masih punya kertas untuk kontrak, jadi gunakanlah kertas ini," ucap James sambil mengeluarkan selembar kertas
Setelah kertas yang diberikan oleh James diambil oleh Absyuri, dia langsung membuat kontrak pada umumnya dengan memasukkan persyaratan yang terbilang saling menguntungkan. Setelah selesai dibuat kontrak.
"Karena kamu telah menandatangani kontrak ini, maka aku akan mengatakannya yang sebenarnya,"
"Aku harap kamu tidak bercerita dengan siapapun tentang yang aku katakan sesuai dengan kontrak," ucap James sambil tersenyum dengan senyuman yang tipis
"Alasannya karena aku tidak ingin merasakan sebuah perasaan adalah itu sangat-sangat menggangguku setiap kali aku melihat orang yang di sekitarku mereka selalu tersenyum, menangis, dan berharap kalau suatu saat nanti akan ada kebaikan perasaan yang terbalaskan,"
"Mereka sangat naif, oleh karena itu aku hanya diam dan tidak pernah merasakannya," ucap James sambil menatap sungai yang dalam itu
"Tapi aku ingin merubah itu semua, karena kamu sendiri yang mengatakannya ingin mengajariku bukan?" ucapnya lagi sambil tersenyum lebih hangat dari senyumannya yang sebelumnya
"Tentu saja, akan aku akan memberi tau dirimu semua perasaan yang ingin kamu rasakan itu," ucap Absyuri dengan senyuman yang lembut
"Kalau begitu bisakah kamu memberitahu dan mengajariku aku apa itu perasan cinta, Absyuri?" ucap James sambil tersenyum dan melepaskan kacamatanya
Apakah Absyuri menyesal dengan kontrak yang dibuat? Apakah mereka berdua bisa bersama? Apakah Reina berhasil bebas dari tuduhan itu? Apakah yang akan terjadi pada roda takdir yang berputar maju tidak berubah sedikitpun ke arah yang lain?
REINKARNASI REINA
__ADS_1