Reinkarnasi Reina

Reinkarnasi Reina
Bab 30 Ternyata lebih kejam dibandingkan para iblis


__ADS_3

Keesokan harinya...


"Buka pintunya cepat, ada orang yang tertarik dengan nomor 47 itu untuk di jadikan budak dan pastinya dia memiliki banyak uang," ucap bos yang menindas anak laki-laki itu


"Dengan begini aku tidak akan mendapatkan rugi mengurus anak sialan itu," ucap bos itu sambil berjalan masuk ke dalam ruangan


"HEI NOMOR 47 CEPAT BERDIRI, ADA ORANG YANG MAU MEMBELI BUDAK SEPERTIMU," teriak bos itu dengan tatapan tajam


"HEI NOMOR 47 APA KAMU TIDAK DENGAR? BOS MEMANGGILMU UNTUK BERDIRI," ucap bawahan bos itu sambil menendang-nendang anak itu


"CK, MASIH TIDAK BERDIRI JUGA?" teriak bawahan bos itu sambil memukul anak laki-laki itu


'Apa dia berbohong kepadaku? Dia tidak datang di saat mereka menindasku?' ucap anak laki-laki itu dengan tatapan kosong


"KHU... KHU... KHU... wah seperti inikah cara perdagangan manusia memperlakukan manusia seperti hewan? ternyata lebih kejam dibandingkan para iblis,"


'Suara itu, suara raja iblis dia benar-benar datang untuk menolongku,' ucap anak laki-laki itu di dalam hati dengan tatapan mata yang kosong sambil menatap asal sumber suara


"SIAPA KAMU?" tanya sang bos dengan emosi


"Hee... kamu penasaran siapa aku?" ucap sang raja iblis itu sambil tersenyum dingin


"Ah... tapi sebelum kamu mengetahui siapa aku lebih baik mati terlebih dulu kalian," ucap sang raja iblis sambil menjentikkan jari tangannya


"AKH..." teriak mereka dengan darah yang berhamburan dari mulut mereka


"Aku adalah raja iblis namaku adalah Asmodeus, toh kalian sudah berada di ambang kematian," ucap Asmodeus sambil tersenyum dingin


"Apa kamu baik-baik saja?" tanya Asmodeus sambil menggendong anak laki-laki itu


Anak laki-laki tersebut ingin mengeluarkan suaranya namun suara tersebut tidaklah keluar


"Mengangguklah kalau sakit dan menggelenglah kalau tidak jika kamu belum mau berbicara denganku," ucap Asmodeus sambil tersenyum


"Apa kamu kesakitan?" tanya lagi Asmodeus


Anak tersebut menganggukkan kepalanya


"Baiklah, aku akan menghilangkan rasa sakitmu," ucap Asmodeus sambil menjentikkan jari tangannya seketika sakit dan luka yang dimiliki oleh anak laki-laki itu hilang


"Mari kita pulang," ucap Asmodeus sambil mengaktifkan sihir teleportasi

__ADS_1


Sesampainya di istana iblis...


'Dia tertidur pulas, imut,' ucap Asmodeus di dalam hatinya sambil tersenyum melihat keponakan kecilnya


"Tuan akhirnya anda kembali, saya mencari anda ke mana-mana," ucap sang pelayan sambil berjalan ke arah tuannya


"Saya berpikir anda diculik atau bagaimana?" ucap


"Ah... tuan siapa yang ada di tangan anda?" tanya sang pelayan yang melihat anak laki-laki yang tertidur ditangannya


"Dia adalah keponakanku perlakukan dia dengan baik kalau tidak tau akibatnya bukan?" ucap Asmodeus sambil menatap pelayannya


"Baik tuan, serahkan saja kepadaku," ucap sang pelayan sambil menggendong anak kecil itu dari tangan Asmodeus


"Tuan, apa boleh saya tau nama anak ini?" tanya sang pelayan sambil menatap anak kecil itu


"Nama ya, setahuku dia belum memiliki nama, untuk nama nanti akan aku sampaikan sendiri kepadanya," ucap Asmodeus sambil berjalan ke ruang kerjanya


"Panggil aku jika dia terbangun dan berikan semua makanan dan minuman yang bernutrisi kepadanya," ucap Asmodeus tanpa membalikkan badannya


"ORANG TUAMU BAHKAN TIDAK PEDULI KEPADAMU, KAMU PIKIR SIAPA KAMU DISINI?"


"GARA-GARAMU KELUARGAKU BANGKRUT, DASAR PEMBAWA SIAL"


"ANAK KOTOR SEPERTIMU, MERUSAK PEMANDANGAN SAJA,"


"Aku...a..ku," ucap anak laki-laki itu kemudian terbangun dari mimpinya


"Ini di mana?" ucap anak laki-laki itu sambil melihat sekitarnya


"Kamu sudah bangun?" ucap Asmodeus sambil mengelus kepala anak laki-laki itu


"Kamu ada di rumah sekarang jadi tenang saja mimpi burukmu tidak akan datang lagi," ucap Asmodeus sambil tersenyum lembut


'Tuan sangat menyayangi keponakannya,' ucap sang pelayan dengan perasaan bangga


Asmodeus yang melihat pelayan memperhatikannya...


"Itu... itu... bukan berarti aku benar-benar khawatir kepadamu," ucap Asmodeus dengan menoleh ke arah lain


'Apa dia seorang Tsun dare?' ucap anak laki-laki itu sambil tersenyum

__ADS_1


Melihat keponakannya yang tersenyum melihat tingkahnya dia merasa lega.


"Kamu belum punya nama kan?" tanya Asmodeus sambil menatap anak itu


"Nama ? bukankah namaku nomor 47?" Tanya anak laki-laki itu dengan kebingungan


"Sudahku duga kamu belum memiliki nama dan itu angka bukan nama," ucap Asmodeus sambil memberikan sebuah bros yang terbuat dari batu ruby


"Namamu sekarang James Clover dan batu ruby ini adalah bukti kamu salah satu dari kerajaan iblis," ucap Asmodeus sambil tersenyum dingin


"Namaku... James... Clover," ucap James dengan air mata yang mengalir dari matanya


"Ada apa? apa kamu tidak suka?" tanya Asmodeus dengan perasaan panik


"Tidak aku suka terima kasih, tuan," ucap James sambil tersenyum lembut sambil menggenggam bros batu ruby itu


"Panggil aku paman, aku pamanmu," ucap Asmodeus sambil menatap dengan datar


Kembali ke masa sekarang...


"Kenapa kamu melamun seperti itu?" tanya seseorang dari atas pohon


"Eh... paman kenapa ada di sini?" tanya James dengan kebingungan


"Panggil aku dengan nama kalau di akademi Untung cuma kita berdua, kalau ada yang dengar bagaimana?" tanya Asmodeus sambil menatap James


"Iya baiklah, jadi kenapa paman di sini?" tanya James dengan kebingungan


"Aku kesini bukan untuk melihatmu ataupun khawatir denganmu aku hanya ingin melihat kamu masih hidup atau sudah mati," ucap Asmodeus sambil menoleh kearah lain


"Hoh begitu, paman lebih baik jujur jika ingin bertemu denganku dibandingkan stun dare tidak jelas," ucap James sambil menyeringai


"HUMP!!" ucap Asmodeus sambil melompat masuk ke dalam ruangan


"Ah iya paman tadi ada anak perempuan dengan kekuatan suci menurutmu apa kita harus membunuhnya dan membuat para pendeta itu ribut?" tanya James sambil menjentikkan jarinya untuk memasang sihir pengedap suara


"Apa atasanmu tidak curiga kamu akur denganku?" tanya Asmodeus sambil menatap James


Apakah yang akan terjadi selanjutnya? Apakah James dan Asmodeus akan membunuh gadis kekuatan suci itu? Bagaimanakah kisah mereka selanjutnya?


REINKARNASI REINA

__ADS_1


__ADS_2