Reinkarnasi Reina

Reinkarnasi Reina
Bab 28 kamu adalah calon penasehat dan asisten pribadiku


__ADS_3

Beberapa hari kemudian...


"Reina, sudah lama tidak melihatmu kemana saja kamu akhir-akhir ini?" tanya Yuria sambil tersenyum ke arah Reina


"Ah... itu ya, aku sedang menghindari Albern dan juga kakakku, karena rasanya aku tidak mendapatkan ketenangan ketika mereka berada di dekatku" ucap Reina dengan muram


"Kemana Shun aku tidak melihatnya bersamamu? Bukannya kalian biasa berdua bersama-sama ya?" tanya Reina dengan kebingungan


"Itu ya... dia... itu... mengajakku bertunangan kemudian aku mela...rikan diri dari..nya dan tiap bertemu entah kenapa pipiku terasa panas," ucap Yuria sambil memalingkan mukanya yang memerah


"Bukannya itu cinta?" tanya Reina dengan muka kebingungan


"Jangan mengada-ada deh Reina," ucap Yuria sambil tersenyum kaku


"Bukankah lebih baik kita belajar bersama sebentar lagi ujian," ucap Yuria sambil tersenyum kaku


"Ah kamu ada benarnya, baiklah kita ke perpustakaan saja," ucap Reina sambil tersenyum kecil


Di sisi lain...


"James, menurutmu aku membuat Reina marah ya? Reina selalu menghindari ku dan anak perempuan dari keluarga Baron selalu mendekatiku," ucap Albern sambil menghela nafas

__ADS_1


"Kenapa Bertanya kepadaku? Kenapa kamu menjadi lembut seperti ini? Kemana sifat dinginmu itu? sebentar lagi perebutan tahta kerajaan kamu harus waspada terutama kepada bangsawan keluarga Halmiton berada di netral tetapi kamu bertunangan dengannya kemungkinan dia jadinya berada di pihakmu dan karena itu posisi Reina juga berada dalam hal yang membahayakan seandainya kamu benar-benar memiliki perasaan dengannya, bermain tarik ulur juga tidak baik," ucap James sambil mengambil buku dari rak buku


"Menurutmu begitu? kalau begitu aku serahkan para pemberontak kepadamu James," ucap Albern sambil menulis surat


"Kenapa semuanya di serahkan kepadaku?" ucap James dengan sinis


"Karena kamu adalah calon penasehat dan asisten pribadiku," ucap Albern sambil tersenyum


'Kurasa ada baiknya aku mencari informasi di serikat dagang tentang yang terjadi dan di rencanakan oleh para pemberontak,' ucap Albern di dalam hati


"Kalau begitu aku mau pergi dulu, James selesaikan semuanya ya," ucap Albern sambil melompat keluar jendela


"HEII ALBERN, KAMU JANGAN GILA INI LANTAI 5 KALAU KAMU MATI AKU BAGAIMANA HEH!!" teriak James dengan marah dan kesal


kepadaku sedangkan dia pergi berjalan-jalan," ucap James sambil memejamkan matanya


"tok...tok...tok..." suara ketukan pintu


"Masuk," ucap James sambil membaca dokumen yang di tinggalkan


"Anu... permisi apa Albern ada di dalam?" tanya Elena sambil berjalan masuk dengan polos

__ADS_1


"Ah, nona Elena ada yang bisa dibantu?" tanya James sambil menaikkan kacamata dengan tatapan dingin


"Itu aku ingin mengajak Albern untuk belajar bersama di perpustakaan," ucap Elena dengan lembut


"Maaf nona Elena, aku bukannya ingin mencampuri urusan pribadimu dengan Albern tapi, bisakah kamu mengurangi waktumu untuk mencari Albern, Albern sudah memiliki tunangan dan kalau sampai gosip buruk tersebar tentang hubunganmu dengannya maka, akan ada hal mengerikan yang terjadi," ucap James dengan tatapan dingin


"Maafkan aku, tapi aku adalah siswa baru disini dan aku tidak mengerti pembelajaran disini aku hanya ingin mengajaknya belajar bersama lagipula pertunangan itu bisa di batalkan kapan saja," ucap Elena dengan raut wajah yang sedih


'Harusnya ini berhasilkan?' ucap Elena di dalam hatinya


'Perempuan ini, benar-benar berwajah dua aku tidak tau apa Albern menyadarinya atau tidak tapi sebagai asisten pribadinya dan lebih baik menjauhkannya sebelum terjadi lebih buruk,' ucap James di dalam hatinya


"Hah... aku mengerti nona Elena tapi bukankah banyak murid lain yang bisa membantumu dalam belajar dan pertunangan adalah tradisi keluarga kerajaan tidak semudah itu bisa di batalkan, pertunangan ini bukan lah seperti kamu membuat kue yang mudah di coba-coba, daripada membuang waktu disini bukankah lebih baik sekarang nona Elena pergi untuk belajar," ucap James dengan tatapan dingin


"Baiklah, aku tahu aku mengganggumu maaf," ucap Elena sambil keluar dari ruangan dan meneteskan air mata


"Dasar perempuan bermuka dua, hadeh kepalaku sakit dibuat orang-orang yang tidak jelas ini, aku harap aku mendapatkan bayaran yang setimpal," gumam James sambil memegang dahinya


Bagaimana James tau kalau Elena bermuka dua? Kenapa Yuria begitu tidak ingin membahas percakapannya dengan Shun?


Apa yang akan di lakukan oleh Albern? bagaimanakah hubungan mereka selanjutnya?

__ADS_1


REINKARNASI REINA


__ADS_2