
Kini mereka semua mulai melakukan hal yang sudah di bagi oleh Ryan.
Nella yang awalnya bersikap kurang sopan pada Ryan, kini malah berbalik bersikap dengan sangat manis.
Ya dia tau jika keluarga juragan Baron ini tak bisa di sentuh, atau di ganggu jadi mereka harus berubah.
"apa ini benar? Aku sudah memotongnya sesuai dengan tulisan yang ada di sini," tanya Nella.
"ya itu bagus, sekarang mulai sambungkan dengan yang lain juga," perintah Ryan.
"baiklah," jawab Nella yang memancing ekspresi kaget dari Luna dan juga Della.
Pasalnya mereka selama ini taunya jika sahabatnya itu tak menyukai Ryan karena seldlu jadi kebanggaan sekolah.
Tapi kenapa sikapnya berubah begitu cepat, tapi mereka memang sulit menebak isi hati wanita itu.
__ADS_1
"Monggo mbak-mbak dan mas-mas di makan dulu, ini Mak Yem buatkan es oyen, berhenti dulu, kata Bu juragan katanya harus ada jeda istirahat sebentar," kata Mak Yem
"iya, mama tadi juga mengingatkan aku untuk tidak terlalu serius dalam bekerja kelompok, tapi jika tidak begitu pasti tak akan selesai, karena batas waktunya hanya beberapa hari lagi," kata Ryan dengan santai.
"aku tau Ryan, tapi bolehkah aku memakannya, aku rasanya begitu ingin menikmati es yang di bawa nak Yem," mohon Ivan.
"baiklah kita istirahat dua puluh menit dan kalian bisa mengambil kue yang ada di lemari kaca yang ada di samping lemari pendingin itu," kata Ryan yang mengambil es buatan asisten rumah tangganya.
Sedang di tempat lain, Wulan sedang tertawa bersama ibu-ibu PKK karena mereka sedang membuat jamu sari rapet.
"tapi Bu Wulan, saya tanya apa ini tak masalah jika di minum gadis yang belum menikah," tanya salah satu ibu PKK.
"ibu kalau masih gadis tak perlu jamu ini, kan masih rapet belum di bobol, ini hanya saya anjurkan untuk ibu yang sudah punya anak atau para ibu yang tak ingin punya anak lagi, karena takutnya jamu ini bisa membuat kesuburan menurun," kata Wulan menjelaskan dengan baik.
"kalau jamu untuk gadis itu apa Bu, karena putriku ini sedikit mengeluarkan aroma kalau berkeringat," tanya ibu yang lain.
__ADS_1
"berarti putri ibu mengalami gangguan bau badan, sebaiknya melakukan luluran setidaknya seminggu dua kali, dan untuk jamu saya anjurkan jamu kunyit asam, itu juga bisa menetralkan bau badan, tapi beningnya saja," jawab Wulan yang sibuk membantu para ibu.
juragan Baron hanya mengawasi dari jauh bersama pak lurah yang kebetulan juga mengajak putrinya yang begitu cantik.
"aduh ini gadis cantiknya usia berapa?" tanya pria itu melihat gadis kecil itu
"sudah empat tahun, juragan juga punya dua putri kembar,dan saya tak menyangka jika keduanya begitu cantik," kata pak lurah dengan sopan.
"ya mereka benar-benar seperti ibunya," jawab juragan Baron yang tak memungkirinya.
"berarti tinggal nambah satu lagi ya,biar pas," kata pak lurah lagi.
"sudah punya, putra pertama ku," jawab juragan Baron tegas.
Pasalnya dia tak masalah anak laki-laki Atau perempuan karena semuanya sama.
__ADS_1
Mendengar jawaban dari pria itu membuat pak lurah terdiam, pasalnya putus itu benar-benar tak bisa di usik terutama tentang anak-anaknya.