
Hari ini semuanya terlihat syok karena Aina, Bagaimana tidak Gadis itu terlihat sangat menikmati makanannya, yang di pesan yaitu ceker kecap itu.
Bahkan gadis itu sudah menghabiskan satu porsi ceker ya meski tadi sempat di minta si kembar juga.
juragan Baron tak percaya dengan apa yang dilihatnya juga, tapi ya semua memang sedikit berubah.
saat sedang santai menikmati makan siang mereka, tiba-tiba Ada sesosok wanita yang baru datang dan terlihat begitu senang saat melihat sosok juragan Baron.
Wanita itu tiba-tiba datang menghampiri meja mereka, "Wah, tumben sekali ada Mas Baron, sedang apa mas di sini, apa kita berjodoh ,dan aku tak sangka mas Baron mengatakan i love you padaku kemarin," kata gadis itu dengan santainya.
Semua orang melihat ke arah juragan Baron, "apa kamu gila, kenal saja tidak," bantah juragan Baron.
"kamu bohong, kita bertemu saat anda menolong ku di jalan saat motor ku mogok," tambah gadis itu dengan yakin.
semuanya syok mendengarnya, Bagaimana tidak Gadis itu mungkin seusia Ryan memiliki kedekatan dengan juragan Baron.
__ADS_1
"Siapa kamu berani memanggil Ayahku dengan panggilan semesra itu," tanya Ryan dengan dingin.
Dia tak suka ada wanita yang berusaha merusak rumah tangga orang tuanya.
"Kenapa bertanya padaku? coba tanyakan pada ayahmu. dan lagi, untukmu jangan suka ikut campur, Kamu itu cuma anak tiri ya, jadi tidak perlu ikut campur urusan ku dan mas Baron," ucapnya dengan percaya diri.
Mendengar apa yang diucapkan oleh Gadis itu, mama Wulan terlihat mulai tak senang dan tak nyaman, tapi juragan baron langsung menggebrak meja dan berdiri dengan tatapan marah.
"Tutup mulutmu, berani-beraninya kamu menghina putra ku, aku tak tertarik denganmu, dasar gadis gila!" ucapnya dengan jelas dan kasar.
"Apa Anda yakin, Bukankah Anda yang mengirimkan pesan padaku kemarin. Dengan mengucapkan cinta!" jawab wanita itu dengan tak tau malu.
"Anda berbohong, Aku punya buktinya," kata gadis itu dengan menunjukkan ponselnya.
Melihat Bagaimana cara pesan itu ditulis, semuanya mengarah kepada Bima.
__ADS_1
"ya bocah ini, apalagi yang kamu lakukan, dan mana ponsel ayah," kata Ryan dengan marah pada adiknya.
"ponsel ayah masuk kloset terus aku taruh di dalam karung kardus," jawab Bima.
"bocah ini," kata juragan Baron heran.
"habis isi pesannya mengajak ayah untuk tidur tidur bareng, terus ada dia juga dia menunjukkan foto gak pakai baju," jawab Bima jujur.
mendengar ucapan bima gadis itu pun malu, "wah ternyata wanita murahan ya, sekarang pilih mau pergi atau mau aku yang membuat mu cacat seumur hidup," ancam mama Wulan yang membuat gadis itu malu.
terlebih dia salah sangka, padahal mendapatkan nomor pria itu sangat sulit
Tapi ternyata dia di kerjai oleh anak pria itu, dan tak menyangka akan di permalukan seperti ini.
"ayah lakukan sesuatu, jangan membuat masalah lagi,"
__ADS_1
"tentu saja, dan ini membuktikan jika ayah mu ini masih tampan di usia tua, he-he-he," kata juragan Baron sudah mengirimkan pesan pada wawan.
Karena saat itu dia bersama pria itu, dan dengan bersih Wawan membereskannya tanpa jejak sedikitpun.